
Pagi tiba
Rio hanya menekuk wajahnya saat sarapan di meja makan di mansion Prince dia sangat kesal pada Prince karena prince tadi malam tidak ada datang untuk menepati janji nya
"Maaf yah tadi malam Hellen rewel gak bisa gua tinggal"Ucap Prince
"Lu yang rewel atau lu rengek minta anak lagi ke Tiara"Jawab Rio sambil menyuap makanan
Rio mengambilkan cumi untuk intan dan syukurnya intan menerima nya
"Emang tadi malam mau ngapain?"Tanya Intan membuat Rio tersenyum
"Gak ada kok Ay"Jawab Rio
"Oh"Jawab Intan cuek membuat Rio ingin menggigit intan karena gemasnya
"Om Rio hari ini anterin Hellen dan King sekolah dong soalnya banyak tante-tante yang tanyain om loh"Ucap Hellen
"Emang iyah?"Tanya Rio
"Papah ditanyain gak?"Tanya Prince dan Tiara langsung memukul tangan Prince dengan sendok
"Yah om yah anterin kami dong"Ucap Hellen
"Hellen tangan om kan masih sakit gak bisa nyetir dia"Ucap Prince
"Tapi Hellen mau om Rio anterin ke sekolah pah"Rengek Hellen
"Mulai deh kaya Papah nya"Ucap Tiara
"Oke Iyah Om anterin yah"Ucap Rio lembut pada keponakan nya
"Aku ikut!"Ucap intan tiba-tiba
"Ikut?"Tanya Rio tidak percaya hampir 1 bulan intan mencueki bahkan terkadang semobil dengan Rio karena terpaksa sekarang intan mau naik mobil dengan nya tanpa diminta
Hellen turun lalu dia menarik tangan Rio agar segera pergi sedangkan king hanya diam mengikuti kakanya karena mereka satu sekolah
"Ayook Om"Ucap Hellen sambil menarik tangan Rio
"Iyah-iyah"Ucap Rio lalu Hellen sangat senang bahkan dia meloncat-loncat karena senang
Hellen juga menggandeng tangan Rio sampai masuk mobil
Hellen duduk dibelakang dengan Intan sedangkan Rio duduk dengan King didepan
Mereka pun pergi didalam mobil intan hanya berbicara dengan Hellen membicarakan tentang sekolah nya Hellen
__ADS_1
"Aku dipanggil princess loh ty disekolah katanya aku penerus aunty Riel"Ucap Hellen
"Emang Iyah kan Hellen cantik anak dari Papah Prince seharusnya senang dong dipanggil princess"Ucap Intan
"Kan cocok tuh,Udah ada King nama Papah Hellen Prince,nama Mamah nya Hellen Queen jadi pas kan kalau Hellen jadi Princess nya"Ucap Intan
"Bener juga yah"Ucap Hellen lalu dia memeluk intan sambil tersenyum
"Hellen om cemburu sama Hellen"Ucap Rio
"Cemburu kenapa Om?"Tanya Hellen
"Hellen enak bisa peluk istri om tapi om gak bisa"Ucap Rio
"Kenapa?"Tanya Hellen dengan polosnya sambil menatap wajah intan
"Kenapa ty?kan om sama aunty Intan suami istri sama kaya Papah dan Mamah kan?masa gak bisa pelukan?"Tanya Hellen
"Om kamu jelek"Jawab intan
"Om Rio jelek?gak kok ty malah om ganteng banget"Jawab Hellen
"Mata aunty intan sehat kan?"Tanya Hellen
"Ka Hellen diam dong berisik tau"Ucap king yang sejak tadi hanya diam saja
Tapi intan langsung menarik tangan Rio kembali ke parkiran mobil sekalian menghindari ibu-ibu muda itu
Intan mendorong Rio masuk mobil lalu menyuruh Rio tancap gas dan pergi meninggalkan sekolah Hellen dan King
Rio menyetir mobil sambil tersenyum karena intan seperti panik melihatnya ingin didekati ibu-ibu muda yang cantik-cantik tadi
"Ayyyy"Panggil Rio lalu dia mengelus pahanya intan karena intan duduk disampingnya Rio
"Ihh jangan pegang-pegang"Ucap Intan sambil memukul-mukul tangan Rio
"Aku kira udah gak lagi ternyata masih"Ucap Rio pelan
Rio menepikan mobilnya dipinggir jalan lalu dia mengunci pintu mobilnya agar intan tidak kabur dia lalu melepaskan selfbel nya lalu mendekati intan yang ada disampingnya tapi intan menahannya
"Kamu mau ngapain?"Tanya Intan sambil mendorong dada Rio
"Ay aku mau cium kamu sekali aja yah"Ucap Rio dengan penuh permohonan
"Jelek banget"Ucap Intan dengan ekspresi wajah ketakutan melihat Rio
Rio lalu menempelkan bibirnya ke bibir intan dia juga menahan tengkuk intan agar intan tidak melepaskan ciumannya
__ADS_1
Siapa sangka intan malah mengalungkan tangannya dileher Rio dan malah membalas ciuman Rio membuat Rio sangat senang dengan sikap intan
15 menit berciuman sampai Rio melepaskan ciumannya dia tersenyum menatap wajah intan lalu mencium bibir intan sekilas
"Kamu boleh minta apapun Ay tapi aku mohon jangan cuekin aku"Pinta Rio dengan penuh permohonan
"Aku gak bisa rasanya sulit banget Ay gak tau kenapa,misal aku mau peluk kamu cium kamu pasti setelahnya kesel mau nangis gitu"Ucap Intan
"Sekarang mau nangis?"Tanya Rio dan intan menganggukan kepalanya
"Ini anak kita kayanya udah cemburuan dari orok keturunan siapa?"Tanya Rio
"Kayanya dia gak mau kamu didekatin siapapun bahkan aku Ay"Ucap Rio
Mata intan berkaca-kaca menbuat Rio langsung menjauhkan diri nya dia duduk diposisinya semula
Rio lalu mengelus perut intan sambil berbicara pada calon anaknya
"Aku ini calon papi kamu kenapa malah bikin mommy kalian nangis kalau lagi sama papi sih?"Tanya Rio
"Kamu cemburu papi mesra ke Mami kalian?"Tanya Rio lagi
"Kamu ngidam yang lain aja nak jangan buat papi stres gini"Ucap Rio tapi intan malah menangis sesenggukan
"Lama-lama aku juga ikut nangis kalau gini"Ucap Rio sambil mengacak-acak rambutnya
Rio lalu membawa intan pulang ke mansionnya tapi didepan mansion Rio ada Gema yang sudah menunggu intan sejak tadi
Ketika Rio masuk Gema juga masuk tapi di tahan oleh anak buah nya Rio
Intan lalu turun mobil dan masuk kedalam mansion meninggalnya Rio dengan Gema
Rio lalu mendekati gema dan dia memukul perut Gema dengan kuatnya
"Lu kenapa sih hah selalu kesini?jangan buat kesabaran gua habis dan nyesal udah biarin lu hidup"Ucap Rio
"Gua mau ketemu intan please ini penting Mamah gua sakit dia pengen ketemu intan"Ucap Gema
Rio langsung mengeluarkan pistol nya dan mengarahkan ke perut gema
"Lu pergi atau gua buat perut berlubang atau lebih parah lagi gua bakal bikin lu jadi makan siangnya anjing gila gua"Ucap Rio
"Gua kesini cuma mau bilang itu ke intan gua mohon ini demi Mamah gua yang ada dirumah sakit"Ucap Gema
"Dia pengen banget ketemu intan"Ucap Gema dengan penuh permohonan tapi Rio tidak menggubrisnya dan malah mengusirnya
Gema menatap penuh kebencian kearah Rio tapi Rio tidak perduli dan malah masuk ke dalam mansion nya
__ADS_1