Riontan

Riontan
Episode 145


__ADS_3

Pagi tiba


Kebiasaan intan dan Rio masih sama yaitu menyiapkan perlengkapan anak-anak mereka dan juga memberikan sarapan pada keduanya


Setelah selesai dengan Cio dan Serena lalu mereka membawa anak-anak mereka kekamar Rio untuk intan menyiapkan perlengkapan kerja Rio lagi


Rio sudah selesai mandi dan sekarang dia sedang dipakaikan kemeja oleh intan


"Didi Omy"Ucap Cio dengan ekspresi marah karena Rio dekat intan


"Omyyyyyyyy"Panggil Cio dia bahkan menghentakkan kakinya karena tidak suka melihat Rio dekat-dekat dengan Mommy nya


Intan melepaskan tangannya dari baju Rio dan Cio merentangkan tangannya meminta digendong oleh Intan


"Kenapa sih sayang Mommy lagi pakaikan baju ke Daddy kamu"Ucap Intan sambil menggendong Cio


Rio ingin mendekati intan tapi Cio melarangnya bahkan Cio berteriak pada Rio


"Didiiiiii"Teriak Cio membuat intan dan Rio tertawa dengan tingkah putranya lalu Rio mendekati Serena hanya diam memainkan mainan nya


"Serena coba liat Kaka kamu dia larang-larang Daddy dekatin Mommy kamu,padahalkan Daddy juga berhak buat dapatin kasih sayang Mommy kan sayang"Ucap Rio pada Serena


Serena menatap Rio lalu dia malah memukul mainannya ke wajah Rio membuat Rio pura-pura pingsan didepan Serena


Tapi Serena makin memukul-mukul kepala Rio dan dia langsung menghindari Serena


"Kamu kenapa sih gak sayang yah ke Daddy?"Tanya Rio pada Serena


Serena kembali memukul wajah Rio membuat Rio memanyunkan bibirnya dia juga langsung berdiri sambil mengelus bekas pukulan Serena


"Ay Atit"Adu Rio sambil mengelus bekas pukulan Serena tadi


"Cio liat Daddy kamu masa gitu aja nangis"Ucap Intan sambil menunjuk Rio


"Didiiiii"Ucap Cio sambil menunjuk Rio yang berpura-pura menangis


Rio lalu memasang jas nya dia ingin pergi tapi intan buru-buru menghalangi nya karena Rio ingin pergi dengan wajah masam


"Ay jangan gitu mukanya"Ucap Intan sambil mengelus pipi Rio


"Cium Ay"Rengek Rio dan intan berjinjit dia mencium pipi Rio dan Rio mencium pipi intan, Cio dan Serena


"Aku pergi yah,kalau ada apa-apa telpon aku jangan gak"Ucap Rio

__ADS_1


"Iyah Ay"Ucap Intan lalu Rio lagi-lagi mencium intan lalu dia pergi meninggalkan intan dengan anak-anak nya


Cio tidak mau turun dari gendongan intan sedangkan Serena malah hanya diam sambil memainkan mainannya dia juga mengoceh bahasa bayi dengan posisi duduk ditengah-tengah kasur intan


"Cio sayang Mommy mau tinggal sebentar yah"Ucap Intan


"Omyyyy"Rengek Cio sambil menarik baju intan dan Serena merangkak mendekati intan dia juga berdiri sambil menarik baju intan


"Astaga kalian ini,kalau gini Mommy gak bisa gerak"Ucap Intan sambil memegangi kedua anaknya


"Ay tolong aku"Rengek intan memanggil Rio yang sudah pergi


Disisi Rio


Rio hari ini menyetir sendiri karena keinginan nya sendiri karena biasanya dia pergi dengan Indra atau Frans


Rio menyetir dengan kecepatan sedang agar cepat sampai tapi dia jalan dia malah ingin tabrak oleh orang yang melawan arus jalan dia menggunakan motor matic hitam tapi Rio menghindarinya sampai mobilnya langsung terhalang ditengah-tengah jalan sedangkan yang mengendarai motor intan menabrak tiang listrik


Rio menatap orang itu didalam mobil nya lalu dia buru-buru turun dan menghampiri orang itu berniat ingin memarahi nya


Rio berjalan cepat menghampiri orang itu ketika dia sudah dekat dia langsung menarik baju orang itu dengan kuat


"Mau mati?kalau mau mati jangan bawa-bawa gua"Ucap Rio dengan nada tinggi


"Lu Rio?gua minta maaf karena gua lawan arus karena gua telat masuk kerja"Jawab Rio ramah tapi Rio masih sangat kesal pada Tio tapi dia melepaskan tangannya dari baju Tio


"kalaupun lu dalam keadaan mendesak tapi setidaknya lu jangan gini,ini bisa buat lu dalam bahaya"Tegur Rio tapi wajahnya masih datar menatap Tio


"Iyah sekali lagi gua minta maaf dan terimakasih atas tegurannya"Ucap Tio tapi Rio hanya diam lalu dia pergi meninggalkan Tio menuju mobil nya


Disisi Intan


Intan sedang mencoba menidurkan anak-anak nya karena mereka sudah makan dan sekarang waktunya mereka tidur,Serena sudah tertidur sedangkan Cio masih belum tidur bahkan dia mengoceh-oceh bahasa bayi sampai intan yang malah mengantuk menunggu Cio tidur


30 menit Cio berbicara sendiri sampai suaranya hilang dan ternyata dia juga tertidur intan dari tadi manggut-manggut menahan kantuknya sambil berdiri disampingnya ranjangnya Cio


Tapi ada yang menepuk pundaknya intan membuat intan terkejut dia juga berteriak tapi dia buru-buru menutup mulutnya karena takut anak-anak nya bangun


Intan berbalik yang menepuk pundaknya adalah Indra dan Frans sambil tersenyum


"Hay Nona"Sapa Indra dengan senyum terbaiknya


"Nona"Sapa Frans juga

__ADS_1


"Ingat kami?"Tanya Indra tapi tangannya menunjuk wajah Frans dan Frans memukul tangan Indra


"Anak buah suami ku kan?"Jawab Intan karena dia juga lupa dengan Indra dan Frans bahkan sejak dia kembali interaksi mereka juga jarang


"Aku Indra nona si pemilik kumis manis"Ucap Indra dia menangkup wajah nya bergaya imut didepan intan


"Aku Frans nona Pemiliki gingsul yang mempesona"Ucap Frans dia juga membentuk love dengan kedua tangannya


"Dia juga punya bisul Nona"Ucap Indra sambil tersenyum membuat Frans memukul kepala Indra tapi Indra masih tetap tersenyum


intan tertawa kecil melihat tingkah laku kedua anak nya itu


"Kayanya nona masih belum ingat aku dan Frans"Batin Indra


"Aku mau pergi kalian bisa temanin aku gak?"Tanya Intan


"Pergi kemana nona?"Tanya Indra


"Aku mau beli buah-buahan"Jawab intan


"Buat apa nona?bukannya itu tugas pelayan kenapa nona harus lakukan itu sih?"Tanya Indra


"Aku mau jalan-jalan sekalian tapi aman gak yah tinggalin Cio dan Serena dirumah?"Tanya Intan


"Aman nona tenang aja ,soalnya mereka kalau nona yang tidurin pasti pulas"Jawab Frans


"Temanin aku sebentar yah"Ucap Intan lagi Mereka menganggukkan kepalanya lalu mereka pergi tapi intan sebelum pergi dia mencium satu persatu anak-anak nya berpamitan


Didalam mobil intan hanya menatap layar ponselnya dia memantau anak-anak nya dari sana


Indra dan Frans sama-sama diam tapi mereka sesekali menatap intan


"Nona"Panggil Frans dan intan menatap mereka berdua


"Nona ingat gak dulu kita pernah terdampar ke pulau dan kita tinggal disana selama seminggu"Tanya Frans


"Benarkah?"Tanya intan tersenyum pada Frans


"Senyum masih sama oranngnya masih orang yang sama tapi karena ingatan nya hilang dia bukan seperti nona yang kami rindukan"Ucap Indra membuat intan terdiam menatap Indra


"Aku berjanji nona akan secepatnya menemukan orang yang melakukan ini, karena dia harus membayar mahal ingatan nona kami"Ucap Frans


"Aku akan berusaha mengingat semuanya tapi aku butuh waktu tapi setelah dari toko ini bisa kita ke rumah sewaan ku dulu?"Tanya Intan mereka menganggukan kepalanya

__ADS_1


__ADS_2