Riontan

Riontan
Episode 199


__ADS_3

Siang berganti malam


Cio sedang berada di markas keluarga nya dia duduk di bangku panjang tempat latihan tembak sambil melamun


2 Bodyguard Cio datang untuk membawakan informasi tentunya


"Malam tuan muda" Sapanya dan Cio menatap mereka


"Langsung saja" Suruh Cio


"Hari ini Nona mendapatkan makanan cukup banyak dari seseorang dan dia juga akan kembali berkerja di restoran tempatnya dulu" Ujar Bodyguard nya membuat Cio langsung menghela nafasnya


"Bukannya restoran itu sudah bangkrut Bagaimana ada lagi? " Tanya Cio heran


"Kami sudah mencari tahu Tuan ternyata restoran itu memang sudah tutup" Jawab Nya


"Apa mereka membuat cabang baru? " Tanya Cio


"Kemungkinan seperti itu" Jawab Bodyguard nya


"Lalu siapa yang mengirim makanan ke Nuna? " Tanya Cio


"Kami masih belum tahu Tuan" Jawab Bodyguard nya lalu Cio langsung berdiri dan memberikan bogeman pada kedua anak buahnya itu


"Apa kerja kalian hah? sampai-sampai kalian tidak tahu ini semuanya? " Ucap Cio dengan tinggi karena dia sangat marah mendengar informasi yang hanya setengah


"Kalian cari tahu jika kalian tidak menemukan apapun! habis kalian" Ancam Cio lalu mereka berdiri dan pergi


"Siapa dia Nuna? apa sebenarnya kamu bukan mengejar Jordi apa ada laki-laki lain? " Tanya Cio dan dia duduk lagi sambil mengusap wajahnya


"Gua harus bawa Nuna secepatnya pulang" Ucap Cio dan dia berdiri lalu pergi


Cio sudah ada mobil menuju kos-kosannya Nuna untuk menjemputnya tapi ponselnya berdering yang menelpon adalah Serena dia mengangkatnya dengan menyambung kannya ke headset


"Kaka pulang dong" Suruh Serena dengan nada lemah membuat Cio heran


"Kamu kenapa Serena? " Tanya Cio


"Aku terkena diare ka" Jawab Serena


"Hah? kok bisa? kamu makan apa sampai kena diare Serena? " Tanya Cio


"Aku juga gak tau ka, kaka kesini dong aku ngomong sama kaka" Jawab Serena


"Iyah-iyah kaka kesana yah" Ucap Cio dan dia mematikan ponsel nya lalu putar arah menuju mansion Mommy dan Daddynya


45 menit Cio sampai di mansion Mommy dan Daddy nya, dia langsung berlari menuju kamar Serena ketika dia masuk, dia melihat jika Serena sedang memeluk tangan Daddy nya dengan erat bahkan wajahnya pucat


"Serena kenapa kok bisa sampai terkena diare? " Tanya Cio dengan ekspresi khawatir nya

__ADS_1


"Mommy juga gak tau sayang, katanya dia juga gak tau habis makan apa" Jawab Intan


"Kaka kalau bukan Serena gak sakit pasti gak bakal kesini" Ucap Serena dengan lemah dan Cio duduk disisi kasur dekat dengan kaki nya Serena


"Maafin kaka yah!" Ucap Cio dan Serena mengangguk-anggukkan kepalanya


"Kamu sudah mendingan? " Tanya Cio dan Serena mengangguk-anggukkan kepalanya


"Ka nginep yah! jangan terlalu banyak ngelamun apalagi stress" Suruh Serena


"Iyah Serena kaka nginep" Jawab Cio


Intan mendekati Cio dan memegang pundak putranya sambil tersenyum menatapnya


"Kamu darimana? " Tanya Intan


"Aku habis di luar Mom terus menuju pulang dan aku ditelpon sama Serena lalu buru-buru kesini" Jawab Cio bohong


"Kamu sudah makan! " Tanya Mommy Intan


"Sudah Mom" Jawab Cio


"Mommy! Daddy tidur disini yah jangan tinggalin Serena" Ucap Serena dengan manja


"Iyah Serena Daddy tidur disini kok" Jawab Daddy Rio


"Kaka? " Tanya Serena


"Mommy tidur di kasur sama Serena yah" Pinta nya dan Intan mengangguk-anggukkan kepalanya


"Padahal aku sudah punya istri tapi entah kenapa pelukan, dan senyuman hangat hanya ku dapat dari keluarga ku sendiri" Batin Cio


Pagi berganti siang


Disisi Nuna


Nuna sudah pergi dengan Hendra dengan mobil tentunya menuju tempat kerjanya


Nuna sangat senang sejak tadi dia hanya tersenyum, dengan baju pegawai restoran dulu dia sesekali menatap namanya yang ada di dadanya


"Pak apa masih lama sampainya? " Tanya Nuna


"Sebentar lagi! " Jawab Hendra


Hendra menghentikan mobilnya tanpa berbicara apapun pada Nuna tapi Nuna mengira jika Hendra ingin membeli sesuatu karena tidak jauh dari mobil ada warung


5 Menit Nuna menunggu Hendra tapi dia tidak kunjung kembali dan tiba-tiba saja mobil Nuna mengeluarkan asam yang lumayan tebal dan asap itu membuat Nuna sangat mengantuk dan dia tertidur pulas di mobil


Ketika asapnya sudah hilang Hendra datang lagi dan langsung membawa Nuna pergi

__ADS_1


Nuna dibawa menuju bandara internasional karena memang dia akan di bawa pergi oleh seseorang


30 menit perjalanan menuju bandara akhirnya Hendra berhasil membawa Nuna dengan lancar lalu Nuna di pindahkan lagi menuju mobil yang menang sudah di siapkan di dalam mobil ada 2 wanita yang di suruh untuk mengganti baju Nuna dan juga meriasnya


Nuna tertidur dengan pulasnya karena asap tidur itu yang membuat tertidur pulas


Setelah selesai mengganti pakaian Nuna pun dibawa oleh seseorang dengan kursi roda dan mata Nuna ditutup dengan kaca mata


"Kita akan pergi Nuna ketempat membuatku sukses dan kita akan bahagia disana" Ucapnya di telinga Nuna dan dia pun masuk kedalam pesawat


Disisi Cio


Nuna yang dibawa pergi oleh orang misterius pun diketahui oleh Cio dia pergi tapi tidak sendirian melainkan dengan King karena dia meminta bantuan King untuk ini


Cio sudah sampai disana karena dia melajukan mobilnya dengan sangat cepat membuat King sedikit khawatir tadi


Cio langsung menyuruh semua anak buahnya mencari Nuna dan dia dengan King


"Aku mohon jangan sampai ketinggalan" Ucap Cio dengan penuh harap


"Kita tanya ke bagian jadwal penebangan aja Cio pasti kita tahu dari sana" Saran King yang berpikir dengan logika ketimbang dengan cara panik


Cio menurut dan mereka ke sana untuk menanyakan semuanya


"Maaf ka boleh tanya jadwal penerbangan apa aja yang baru berangkat? " Tanya King


"Kalau boleh tau? kamu tanya ini buat apa? " Tanya nya dengan sopan


"Disalah satu penerbangan yang baru saja lepas landas ada keluarga kami" Jawab King


"Aku mohon beritahu kami" Sambung King dan dia langsung membuka komputer untuk mencari tahu penerbangan kemana saja


"Di penerbangan tadi hanya ada 5 pesawat lepas landas" Jawab nya


"Carikan nama atas Nuna Brisia" Ucap Cio dia pun mengikuti ucapan Cio


"Maaf atas nama Nuna Brisia tidak ada tapi yang ada hanya Nuna Samudera" Jawab Nya


"Dan sisanya tidak ada lagi nama Nuna" Sambungnya


"Apa mereka belum pergi? apa mereka masih disini? " Tanya King pada Cio


"Kemana dia pergi? " Tanya Cio dengan serius


"Ke negera K! " Jawabnya


"Kita berangkat sekarang" Jawab Cio


"Woy lu gila? Nuna samudera itu siapa? Tanya King heran pada Cio

__ADS_1


" Gunakan kepintaran lu King! Bisa aja kan itu memang istriku dan dia samarkan"Jawab Cio dan King baru sadar dan dia mangguk-mangguk


King lalu menelpon pilot pribadinya untuk segera berangkat menuju negara K


__ADS_2