
Rio lalu berdiri dia pergi menuju ruang kerjanya dia berniat akan tidur disana intan melihat Rio pergi dia hanya diam membiarkannya pergi
Rio masuk kedalam ruang kerjanya dia berjalan menuju ruang rahasia nya yang disana dimana didalamnya penuh dengan wine-wine mahal dari berbagai negara yang dia koleksi setelah dia datang kembali ke mansion nya
Rio mengambil satu Wine kesukaannya asal Jerman bahkan itu Wine yang paling mahal
Dia lalu duduk dikursi kebesarannya dia menatap botol Wine itu dengan tatapan kosong
"Gua sudah lama gak minum ini tapi gara-gara intan cuekin gua rasanya pikiran gua kalut"Ucap Rio
Rio membuka tutup botol itu tapi sebelum dia meminumnya dia berfoto dulu lalu mengirimkannya pada Intan
"Ay aku minum yah🥰"Tulis Rio pada fotonya
Setelah terkirim lalu Rio langsung meminum Wine nya dari botolnya langsung
Isi botolnya langsung tersisa setengah dia lalu meletakkan diatas meja kerjanya lalu dia bersandar dibelakang kursi nya sambil melamun
Pintu ruangan Rio terbuka yang masuk adalah Intan dengan wajah panik dan khawatir karena Rio mabuk lagi
Intan berlari ketempat Rio tapi Rio seperti nya sudah lumayan mabuk
Intan menggoyang-goyangkan tubuh Rio
"Ayyyyyy!"Panggil Intan sambil terus menggoyang-goyangkan tubuh Rio
Rio tersenyum sambil membuka matanya sebelah lalu menutupnya lagi
"Kamu istri ku yah?"Tanya Rio sambil tersenyum dengan mata terpejam
Intan menampar wajah Rio karena dia sangat benci jika Rio minum lagi
"Ayyyyy!"Panggil Intan
Rio malah tertawa sambil mengelus wajah Intan tapi Rio sudah mabuk karena wine yang Rio minum alkohol nya sangat tinggi
"Kenapa kamu minum?kamu sudah janji kan kalau kamu gak bakal minum lagi"Ucap Intan
"Minum sirup?"Tanya Rio ngelantur intan langsung memeluk suaminya dan Rio membalas pelukan hangat Intan
"Kenapa kamu malah minum lagi Ay?"Ucap Intan
"Aku sayang istriku"Ucap Rio lalu dia tersenyum
"Aku juga sayang kamu Ay"Ucap Intan tapi Rio mendorong tubuh intan
"Suara itu sama dengan suara istriku"Ucap Rio
__ADS_1
"Ayyy sadar!"Ucap Intan sambil terus menangkup wajah Rio
"Cuma gara-gara aku ngambek kamu minum gini apalagi aku tinggalin kamu"Ucap Intan
"Kalau istriku tinggalin aku,aku bakal naik helikopter kemanapun yang aku mau sampai aku bosan dan akhirnya aku loncat kebawah dengan bebasnya"Ucap Rio lagi-lagi dia tersenyum tapi matanya masih terpejam
Intan lalu memeluk Rio lagi menyandarkan kepalanya didada bidang suaminya sambil meneteskan air matanya mendengar kan perkataan Rio tadi
"Aku gak bakal tinggalin kamu Ay"Ucap Intan lirih
Rio mendorong intan lagi dia ingin mengambil minuman wine nya tadi lagi tapi intan buru-buru membuangnya ke sembarang arah
Rio yang mabuk langsung marah karena intan membuang minumannya
"Brengsek!"Teriak Rio didepan wajah intan membuat intan ketakutan
"Lu siapa hah?kenapa lu buang minuman gua!"Bentak Rio sambil mengebrak meja
"Ayyyyyy"Panggil Intan dengan lirih Rio lalu membuka matanya menatap intan dengan mata merah efek mabuk
Tiba-tiba saja Rio jatuh dipelukan intan kepalanya Rio ada di bahu nya intan
"Ayyy jangan Ngambek lagi aku"Ucap Rio lalu intan mengelus rambut Rio dan dia mendudukan Rio lagi di kursinya
Intan keluar untuk mengambil kan susu steril untuk Rio agar efek alkohol nya hilang
Intan terpaksa meminumkan pada Rio dengan paksa susu yang dibawa nya tadi sudah habis dan dia sekarang menunggu kesadaran Rio saja
Intan berdiri sambil mengelus rambut Rio yang duduk didepannya
"Kenapa bisa sih Ay kamu malah minum gini lagi?"Tanya Intan
"Aku benci kamu jadi pemabuk seperti ini,ini semua gara-gara wanita sialan itu"Ucap Intan
"Liat saja apa yang akan ku lakukan padanya nanti"Ucap Intan
Malam berganti pagi tapi hari masih gelap
Rio terbangun tapi kepalanya terasa pusing tapi badannya terasa berat dia baru sadar ternyata Intan tertidur dipangkuan sambil memeluk Rio
"Ayyy?"Ucap Rio dan intan menggeliat dia ingin terjatuh dengan sigap Rio memeluknya karena mereka tidur dikursi kerja Rio
Intan melongak menatap Rio dia tersenyum
"Kamu sadar Ay?"Tanya Intan
"Memangnya aku kenapa?"Tanya Rio
Intan langsung memukul wajah Rio karena pertanyaannya tadi
__ADS_1
"Kamu mabuk tadi malam!"Ucap Intan
"Kamu kan udah janji gak bakal gitu lagi?"Omel Intan
Rio hanya diam tak menjawab ucapan Intan bahkan ekspresi seperti anak kecil yang sedang dimarahi ibu nya
"Biar apa coba kaya gitu?itu gak sehat Ayy"Ucap Intan dan intan ingin turun dari pangkuan Rio tapi Rio langsung menahan nya
"Jangan pergi Ay"Ucap Rio
"Kalau kamu kayagini lagi buat aku marah Ay aku bakal tinggalin kamu"Ancam intan agar Rio benar-benar takut
"Aku marah karena aku perhatian ke kamu ,aku gak mau kamu kenapa-kenapa,aku gak mau kamu sakit Ay"Ucap Intan
"Kamu paham gak sih?aku marah bukan karena aku pemarah tapi aku takut kamu kenapa-napa"Ucap Intan
"Perpisahan yang menyakitkan itu ketika dia ditinggalkan selamanya"Ucap Intan
"Maafin aku"Ucap Rio
"Buat apa kata Maaf kalau nanti di lakuin lagi?"Tanya intan
"DP Ay"Ucap Rio dengan nada takut pada intan
"Aku serius Ay!"Ucap Intan
"Aku gak mau kamu minum alkohol lagi ingat itu!"Ucap Intan lalu dia berontak lalu pergi meninggalkan Rio menuju kamarnya
Rio terdiam sambil menatap ruangan kerjanya di lantai ada botol wine pecah dan dia atas meja ada beberapa kaleng susu
"Aku cuma cari perhatian kamu Ay"Ucap Rio lirih dia berdiri lalu pergi menuju kamarnya
Dikamar Rio melihat intan yang sedang sibuk menyiapkan air panas untuk Rio
Rio duduk disisi Ranjang sambil memijat-mijat pangkal hidungnya
"Kamu gak usah kerja yah?"Suruh Intan Rio menganggukan kepalanya
"Tapi aku hari ini harus ketemu Prince mau ada yang dibahas kamu kan juga pergi kan?"Tanya Rio
"Aku bisa batalin janji aku Ay biar aku bisa rawat kamu"Ucap Intan
"Aku gak papa kok Ay"Ucap Rio
"Kamu yakin gak papa?"Ucap Intan lalu dia duduk disampingnya Rio dia memijat-mijat Kepalanya Rio
"Aku gak papa Ay,dan aku minta maaf yah pas aku mabuk mungkin aku gak terkontrol tadi malam tapi aku sumpah gak tau apa-apa"Ucap Rio
"Iyah gak papa kok,tapi kamu gak kaya gitu lagi yah"Ucap Intan dan Rio menganggukan kepalanya
__ADS_1