Riontan

Riontan
Episode 97


__ADS_3

Didalam mansion yang mewah terdengar suara teriakan wanita baru baya yang sedang kesakitan,dia menjerit keras karena dia baru saja mengalami beberapa penyiksaan yang begitu mengerikan bahkan dia mengalami tikaman dibagian leher dan juga belakangnya


Wanita paruh baya itu adalah Mamah tirinya Alice dia habisi oleh Alice sendiri dibantu oleh anak buah bayaran nya


Mamah Alice tewas dengan sangat mengenaskan bersimbak darah terbaring dilantai dan Alice tersenyum melihat kematian Mamahnya tewas


"Dan sekarang harta Papah jadi milikku lagi bukan milik kamu"Ucap Alice dan dia menendang kepala Mamahnya yang sudah tak bernyawa itu


"Bersihkan ini semuanya dan kuburkan dia,layak atau tidak aku tidak perduli"Ucap Alice dan mereka menganggukkan


Flashback on


Alice pulang ke negara ayahnya berkerja yaitu Korea Selatan tapi nasib nya sangat buruk dia tidak diterima oleh ibu tirinya bahkan ibu tirinya mengusir nya dan mengambil semua kekayaan ayahnya dan juga warisan untuk Alice


Alice sekarang berada di apartemen milik ayahnya yang tidak diketahui ibu nya karena itu sudah diberikan ayah dulu waktu dia masih berumur 25 tahun


Alice benar-benar sangat marah pada ibu tirinya yang begitu tega padanya karena sudah mengambil hak nya


Alice lalu menelpon beberapa orang untuk menghabisi ibu tiri nya


"Milik Papah adalah milikku bukan milik kamu wanita licik"Ucap Alice


Flashback off


Alice berdiri dibalkon kamarnya dulu sejak dia masih remaja


"Dengan kekayaan Papah aku yakin bisa membalaskan dendamku pada kamu Intan lihat saja"Ucap Alice


"Apalagi kalian sudah menghabisi nyawa Matthew yang calon ayah dari anak yang ku kandung"Ucap Alice


"Aku gak bakal maafin kamu ntan,Mata dibalas dengan mata,gigi dibalas dengan gigi begitupun nyawa akan dibalas nyawa"Ucap Alice dengan mata berkaca-kaca dengan ekspresi wajah marah


"Apapun yang terjadi aku bakal terus ganggu kalian kalau bisa aku bakal bunuh calon anak kalian berserta intan"Ucap Alice


1 Bulan berlalu


Disisi Intan dan Rio


Rio daritadi hanya terdiam sambil menatap intan diatas ranjang yang terus merengek meminta di adopsikan paus orca dan dipelihara di mansion nya padahal garasi mobil yang dia mau sudah selesai sejak 1 Minggu lalu


"Ayo Ay aku mau Paus orca"Rengek Intan sambil sambil menangkup tangannya didepan Rio

__ADS_1


"Ay adopsi paus orca itu susah apalagi itu hewan yang di lindungi"Ucap Rio lembut


"Tapi aku mau pelihara paus orca"Ucap Intan dengan ekspresi wajah sedih agar Rio luluh pada nya


"Paus orca itu dilindungi bukan sembarang orang yang bisa adopsi mereka"Ucap Rio sambil mengelus rambut intan


"Tapi aku pengen pengen pengen bangeeeeet pelihara mereka Ay, please kabulin"Rengek Intan sambil menggoyang-goyangkan tangan Rio


"Boleh yah"Ucap Intan dengan ekspresi wajah memelas dia juga memeluk pinggang Rio sambil melongak menatap Rio


"Ayaanggggg"Panggil Intan lagi agar Rio mengiyakan permintaan nya istri hamil nya itu


"Paus orca nya kita peliharanya gimana sayang?"Tanya Rio sambil mengelus rambut istrinya yang ada dihadapannya


"Adopsi aja dulu Ay kalau soal peliharaan nya nanti aja pokoknya aku mau peliharaan paus orca"Rengek Intan pada Rio


"Bisa ganti yang lain?Tanya Rio


"Gak mau pokonya itu"Ucap Intan


"Kalau kamu gak mau turutin aku mau makan ice cream mie instan lagi kaya kemarin"Ancam Intan


"Adopsi paus orca yah"Pinta intan lagi


"2 aja"Ucap Intan lagi


"Iyah aku bakal turutin kemauan kamu itu tapi janji yah jangan makan ice cream mie intan lagi"Ucap Rio


"Iyah"Ucap Intan dengan ekspresi kesenangan karena kemauan dikabulkan oleh Rio


"Janji yah"Ucap Rio lagi


"Iyah janji tapi beneran yah di di adopsikan paus orca"Ucap Intan


"Iyah Ayang aku adopsikan yah tapi proses nya gak bisa cepet soalnya banyak yang harus di urus tapi aku usahakan dalam gak sampai 1 bulan yah"Ucap Rio


"Aku mau nya seminggu kalau lewat aku gak mau"Ucap Intan


"Loh gitu?kan paus orca dilindungi Ay jadinya susah dapatinnya"Ucap Rio


Intan diam dia juga menundukkan kepalanya lalu Rio berjongkok karena pasti intan kecewa dengan ucapan Rio tadi

__ADS_1


"Iyah dalam satu Minggu 2 Paus orca akan jadi punya kamu"Ucap Rio wajah intan yang tadi nya murung langsung tersenyum bahkan dia memeluk Rio dengan eratnya


"Love you Ay"Ucap Intan


"Aku gak tau harus berbuat apa atas kebaikan kamu ke aku,tapi aku minta maaf karena aku terlalu memaksa kamu buat kemauan aku tapi jujur aku gak bisa kalau kemauan aku gak dikabulkan sama kamu"Ucap Intan


"Gak usah minta maaf Ayang,aku bahagia kok bisa kabulkan kemauan kamu selagi aku bisa"Ucap Rio


Intan melepaskan pelukannya lalu dia mencium bibir Rio sekilas dia tersenyum


"Tapi kita harus buat tempat khusus buat paus orca kamu yah nanti disamping mansion kita aku bakal buat tempat mereka bertahan hidup"Ucap Rio


Intan menganggukan kepalanya dia tidak bisa berkata apa-apa lagi karena Rio selalu membuatnya bahagia dengan cara apapun yang dia bisa


"Ay hari ini aku kerumah Mommy dan Papi yah aku kangen Papi mau peluk dia"Ucap Intan


"Ay bukannya kemarin kita dari sana bahkan dia seharian disana?"Ucap Rio


"Gak tau rasanya kangen Papi pengen peluk Papi lagi"Ucap Intan


"Kamu antar aku kesana yah Ay"Ucap Intan


"Iyah-iyah Ayang"Ucap Rio


"Sekarang kamu pakai make up-nya biar tambah cantik nanti nangis lagi kalau gak dipuji Papi cantik"Ucap Rio intan langsung menganggukan kepalanya dia turun dari ranjang dan merias wajahnya karena kemarin dia tidak dipuji Riko cantik dan dia menangis sesegukkan membuat semuanya panik


Rio berdiri dibelakang Intan sambil geleng-geleng dengan sikap istrinya yang semakin hari semakin menggemaskan bahkan lucu walaupun terkadang membuatnya darah tinggi tapi dia sabar


Intan benar-benar merias wajah secantik mungkin walaupun dia tidak memakai apapun pasti cantik tapi dia ingin mendapatkan pujian Riko makanya dia harus tampil sesempurna mungkin


"Cuma ketemu Papi Ay gak usah secantik itu"Ucap Rio


"Aku harus cantik Ay biar Papi puji aku"Ucap Intan


"Kesannya kamu itu mau deketin Papi aku tau"Ucap Rio


"Untung Mommy sabar orang nya liat menantunya dekatin suaminya"Ucap Rio


"Aku juga gak tau rasanya pengen dekat Papi gitu bahkan suka caper ke Papi"Ucap Intan


"Ayyyy dia mertua kamu kenapa ngomongnya gitu"Ucap Rio tapi intan malah tidak menghiraukan Rio

__ADS_1


__ADS_2