
Intan sudah selesai mandi dia keluar hanya dengan anduk melilit ditubuhnya dan Rio masih diposisinya didalam lemari
Aroma tubuh intan yang sudah mandi sangat wangi semerbak intan duduk disisi ranjang dan Rio berusaha tidak menatap intan
"Ayyyyyyy"Panggil Intan dengan manja Rio hanya diam sekuat tenaga tidak mau menengok intan
"Ayyyy aku udah selesai mens terus aku udah wangi nih"Ucap Intan terus memancing Rio
Rio menutupi bawahnya yang malah bangun karena otaknya bereaksi kemana-mana karena ulah intan
"Ayyy aku mau pasang baju disini aja boleh kan?"Tanya Intan
Rio langsung bersujud karena tidak tahan digoda istrinya itu
"Jangan Ayyyy"Ucap Rio sambil bersujud
"Jangan kenapa?"Tanya intan yang masih saja menggoda Rio
"Ayyyyy aku bisa tahan tapi adik aku gak Ay"Ucap Rio
"Ayyyyy coba liat sini"Ucap Intan dan Rio menatap intan dia langsung mengacak-acak rambutnya karena paha mulus intan terlihat jelas olehnya
"Katanya tadi mau bikin aku hamil kan?"Tanya Intan
"Ayyyyy"Ucap Rio memohon pada intan agar berhenti menggodanya
"Kenapa Ay?kalau gitu aku goda si pelayan tadi aja"Pancing intan tapi Rio langsung berdiri dan memeluk Intan
"Aku kapok Ay jangan gini lagi"Ucap Rio
"Sekarang mandi aja Ay"Ucap Intan
"Ngapain mandi Ay?kalau adik ku sudah bangun gini kalau dia ngambek terus gak bangun lagi gimana?"Tanya Rio
"Tapi aku mau makan ice cream Ay"Ucap Intan ingin berdiri tapi Rio memeluk intan dengan kuat membuat intan langsung terdiam dan malah dia sekarang yang takut
"Kamu mau lempar batu sembunyi tangan?"Tanya Rio
Rio merebahkan tubuhnya intan dikasur wajah intan terlihat pucat karena dia yang malah takut
Tapi salah nya juga karena sudah berani memancing Rio padahal Rio ingin melakukannya nanti malam tapi intan malah mendesaknya
Rio pertama-tama menikmati bibir love nya intan ,bibir intan sangat lembut dan juga manis karena intan memang sangat merawat tubuhnya karena dia seorang model
Rio lalu turun keleher intan sangat wangi karena intan baru selesai mandi membuat Rio sangat betah berada dileher intan
Rio juga meninggalkan bekas-bekas kepemilikan nya dileher sampai dada intan
__ADS_1
Rio menarik anduk yang melilit tubuh intan tadi dan anduk intan sudah berpindah posisi sekarang
Rio menatap jelas tubuh mulus intan yang saat dia mabuk dia tidak melihat ini
Rio lalu menyelusuri seluruh tubuhnya intan dan dia bermain dikandang nya intan membuat intan menggeliat karena geli
Rio melepaskan pakaiannya sampai dia dan intan sama-sama tidak mengenakan pakaian apapun
Rio menempel kan dahinya dengan intan dan intan mengalungkan tangannya dileher Rio
"Ayyyyyy kamu gak papa kalau lakukan ini"Tanya Rio pada intan dan intan hanya mengangguk kepalanya
Rio lalu menggesek-gesek miliknya ke kandang intan Rio bisa mendengar suara intan
"Kalau sakit bilang yah"Ucap Rio dan dia mulai mendorong pinggulnya perlahan
Intan menggigit tangan nya merasakan apa yang dilakukan Rio
"Itu apa kok masuk?mana gede itu gak papa kan?"Tanya intan khawatir
"Kemungkinan besar kamu bisa hamil setelah ini"Ucap Rio dan Rio mendorong pinggulnya lagi sampai masuk semuanya
Intan langsung kejang karena milik Rio masuk sepenuhnya dan Rio bisa melihat kesucian intan telah dia ambil sekarang
"Ayyy sakit yah?"Tanya Rio karena mata intan berkaca-kaca
"Gak!"Ucap Intan
Rio menindih tubuh nya intan dan intan memeluk Rio dan Rio mulai menggerakkan pinggulnya
Rio melakukan nya dengan lembut kalau intan akan merasa sakit tapi semakin lama dia tidak bisa mengontrol dirinya sendiri begitupun intan ,intan malah mencakar belakang nya Rio sampai luka
Ruangan ber-AC sekarang menjadi tak terasa karena pergulatan mereka berdua padahal hari belum gelap suara jangkrik belum ada tapi suara mereka berdua yang memenuhi ruangan kamar mereka
Rio dan intan melakukan sampai keduanya kehabisan tenaga karena berbagai gaya mereka lakukan
Rio melakukanya mulai hari masih terang sampai gelap karena dia benar-benar tergila-gila dengan tubuh intan, berjuta-juta benih Rio masuk kedalam rahim intan
Rio sekarang tiduran sambil berpelukan tapi tubuh mereka lengket keringat yang mereka dapatkan dari olahraga mereka
Kedua nya masih ngos-ngosan tapi mereka tertawa bersama
Rio tersenyum masih menatap wajah intan yang ada dihadapannya lalu mentoel hidung mancung nya
"Bagaimana?"Tanya Rio
"4 Jam yang melelahkan"Ucap Intan lalu dia tertawa
__ADS_1
"Malam ini gak usah pakai baju yah tidurnya aku takut nanti mau lagi tapi males harus buka-buka baju lagi"Ucap Rio
"Kamu gak cape?"Tanya Intan dan Rio menggelengkan kepalanya
"Aku capeeeee"Rengek intan
"Kamu diam aja biar aku aja yang lakuin"Ucap Rio
"Tapi itu kamu sakit yah?"Tanya Rio dan intan menganggukan kepalanya
"Coba aku liat"Ucap Rio dan ingin membuka selimut yang menutupi tubuh mereka tapi intan melarang nya
"Ngapain sih gak usah macam-macam!"Ucap Intan
"Jangan diliatin malu Ay"Ucap Intan
Rio tersenyum dengan tangan menopang kepalanya menatap intan
"Ini bukan pengalaman pertama buat gua tapi rasa ini yang gak pernah gua dapatin bahkan dengan Alice pun gak pernah"Batin Rio
"Kenapa senyum gitu sambil liatin aku lagi"Ucap Intan sambil menutupi tubuh nya
"Aku nyesal udah godain kamu tadi andai aja gak mungkin aku masih suci"Ucap Intan
"Tapi enak kan?sampai kejang-kejang gitu bahkan sampai desahnya kenceng banget tadi"Ucap Rio
"Stopppp!"Ucap intan
"Tapi kamu cantik banget tadi makanya aku sampai gak bisa kontrol diri aku"Ucap Rio
"Perih Ayyy"Rengek intan sambil mengapit ************ nya
"Hah kamu beneran?"Tanya Rio dan tangan Rio spontan masuk kedalam selimut lalu mengelus milik intan
"Ayyyy kamu ngapain?"Ucap Intan
"Kan perih kata kamu jadi aku elus-elus"Ucap Rio
"Jangan Ay!"Larang intan lalu dia masuk kedalam Rio
"Gak mau digituin lagi"Ucap Intan dengan wajah dengan bibir manyunnya
"Tapi kalau aku pengen gimana Ay?"Tanya Rio
"Gak tau"Jawab Intan
"Sakitnya cuma sebentar kok Ay soalnya itu pertama kali kan kalau sering-sering nanti gak bakal sakit lagi"Ucap Rio
__ADS_1
"Emang gitu?"Tanya Intan dengan polos
"Tanya aja Kaka kamu"Ucap Rio dan intan menganggukan kepalanya membuat Rio tertawa lalu dia memeluk intan karena gemas