Riontan

Riontan
Episode 61


__ADS_3

Prince dan Willy melihat istri mereka bertemu 2 pria itu langsung naik pitam tapi Rio menahan kedua nya dengan sekuat tenaganya


"Sabar Om,Prince kalau kalian kesana bisa-bisa mereka ngamuk nanti"Larang Rio


"Ini gak bisa! lu tau kan Erik itu siapa?dia mantan pacar bini gua"Ucap Prince


"Si Fiko itu orang yang pernah suka ke Riel"Ucap Willy dengan nada frustasi


Mereka bertiga jadi tontonan orang-orang yang ada disana


"Misalnya aku lepasin kalian aku gak tanggung jawab yah"Ucap Rio dan mereka berhenti berontak tapi sama-sama memeluk tiang besar yang ada dihadapan mereka tempat mereka bersembunyi


"Bini gua iooo"Ucap Prince


"Riellll"Ucap Willy


"Apa sih kaya bocil"Ucap Rio pada kedua laki-laki didepannya itu lalu dia berbalik ketika dia melihat ke arah Intan dia langsung melotot karena dia melihat Intan sedang bercanda dengan pegawai toko itu karena intan sedang menanyakan size untuk nya


"Ayyy"Panggil Rio dia ingin menghampiri istri nya tapi Willy dan Prince sama-sama menutup mulut Rio bahkan membawa nya pergi karena Intan mendengar suara Rio dia menatap sekitar mencari arah suaranya


"Ayang?"Ucap Intan sambil menatap sekitar tapi Rio tidak ada dimana pun


Karena tidak menemukan Rio dia pun melanjutkan berbicara dengan pegawai tadi


"Aku mau dress yang aku mau tadi dan size nya yang tadi juga yah"Ucap Intan ramah


"Baik nona cantik"Puji nya lalu dia pergi intan menghampiri para Kaka nya


Gabriel dan Tiara sudah selesai memilih tapi mereka masih merayu-rayu pegawai disana untuk mendapatkan diskon tapi manajer itu tidak mau


Gabriel jika dia berbelanja pasti dia ingin minta dilayani oleh manajer agar bisa minta diskon


"Ayo lah Mas kasih kami diskon"Ucap Tiara sambil tersenyum manis pada Manajer pria itu


"Gak bisa nona ini sudah harga normal nya"Ucap Manajer


"Kasih lah Mas kami udah beli banyak loh"Tambah Tiara


Intan hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah para Kaka nya yang selalu meminta diskon jika membeli sesuatu padahal semua orang tau jika mereka orang kaya


"Gak bisa nona"Ucap manajer itu masih dengan pendiriannya

__ADS_1


"Ntan bantuin dong"Pinta Tiara pelan pada intan


"Kalian apaan sih?minta diskon di toko sebesar ini"Ucap Intan


"Naluri wanita ntan"Ucap Gabriel


Intan geleng-geleng kepala lalu mendekati manajer itu dia tersenyum manis membuat Manajer itu tersipu malu karena kecantikan intan


"Mas aku tadi juga beli dress disini jadi apa boleh aku dapatkan diskon?"Tanya intan ramah dengan senyum melengkung di bibirnya


Manajer itu menatap mata Intan sambil menganggukkan kepalanya


"Cuma aku aja?Kaka aku gak?"Tanya Intan


"Iyah sekalian aja"Ucap Nya dia bukan hanya manajer tapi dia juga


"Tapi boleh kan aku minta tangan kamu?"Ucap Mananjer itu dia seumuran dengan Tiara tapi dia penggemar intan sejak tadi dia ingin melayani intan tapi Gabriel mencarinya jadi nya dia mengurungkan niatnya


"Terimakasih"Ucap Intan masih dengan senyumannya dan manajer itu mengeluarkan pulpen yang ada di kantong dia minta ditanda tangani oleh intan di baju nya tepatnya didadanya


"Boleh gak aku minta di follow back sama kamu"Ucap manajer itu


"Gak bisa Mas soalnya suami ku galak"Ucap Intan dan dia kecewa


"Kamu memang adik yang sangat berguna"Puji Gabriel dan intan hanya tersenyum


Rio dibawa jauh dari tempat para istri tadi


"Apaan sih gua mau nyamperin istri gua kenapa malah di bawa kabur sih?"Ucap Rio dengan kesal


"Lu sekarang rasain kan gimana rasanya bini lu di godain cowok lain sok-sokan katain kita bocil"Ucap Prince


"Tapi kenapa malah kita pergi hah? kita jadi gak bisa pantau mereka"Ucap Rio


"Gara-gara kamu tadi kita hampir ketahuan karena kamu teriak panggil intan tadi"Ucap Willy


"Aku reflek Om bisa-bisanya istri ku ketawa sama cowo lain"Omel Rio


Mereka bertiga sama-sama diam sambil berpikir bagaimana caranya mendekati istri mereka tanpa sepengetahuan istri mereka masing-masing


Prince dan Willy sama-sama berjongkok dan memeluk kaki Rio

__ADS_1


"Pikiran gua buntu karena bayangin bini gua ngobrol sama mantan"Ucap Prince


"Sama saya juga"Ucap Willy


"Woy woy apaan nih?bikin malu"Ucap Rio sambil menepis keduanya dari kakinya tapi mereka memeluk erat kaki Rio


"Lepasin gak"Ucap Rio


"Pikir dong Rio lu kan pinter"Ucap Prince


"Apaan gua?gua juga buntu liat istri gua sama pegawai tadi"Ucap Rio


Ketika asik berdebat Prince melihat para istrinya datang mendekati mereka membuat Prince langsung berdiri bahkan Willy dan Prince sama-sama menarik kaki Rio jadi Rio jadi terseret oleh mereka sambil terus berlari


Mereka masuk ke toko jam tangan yang tak jauh dari tempat Rio berdiri tadi


"Aku liat kemarin katanya jam disini ada ngeluarin model terbaru,pas banget buat couplean sama suami"Ucap Intan


Mereka disambut dengan ramah oleh pegawai disana


Intan langsung tau jam apa yang akan dia beli karena dia sudah bertanya-tanya tentang jam incarannya


Sedangkan Gabriel dan Tiara mereka tidak berniat membeli jam tangan dia hanya menemani intan saja


Jam tangan incaran intan dikisaran harga 200jt satunya dan dia akan membeli 2 untuknya dan juga Rio


Rio dan yang lainnya bersembunyi di belakang meja roti yang tempatnya disamping toko jam tangan yang intan kunjungi


"Brengsek kalian pusing kelapa gua gara-gara kebentur mana kalian seret lagi gua kaya mayat aja"Omel Rio


"Panik Rio liat mereka tadi"Ucap Prince


"Panik sih panik tapi jangan juga kali mau buat gua amesi"Ucap Rio


Pegawai roti disana semuanya hampir wanita penutup wajah mereka semuanya terlepas karena panik tadi jadi mereka tersenyum melihat 3 pria tampan yang ada didepan mereka


"Kita salah tempat buat sembunyi,kalau kita ketahuan sama mereka bisa-bisa pecah biji kita"Ucap Prince


"Gua kabur aja,gua belum punya anak soalnya"Ucap Rio dia kabur Prince dan Willy juga ikut mengejar Rio


Mereka bertiga masuk kedalam mobil mereka dengan nafas tersengal-sengal karena berlari dengan kencangnya

__ADS_1


"Gua capek !pokoknya gua mau pulang"Ucap Prince


"Iyah!"Ucap Willy dan Rio lalu mereka pulang


__ADS_2