
Intan sedang duduk ditangga dengan segelas jus jeruk sambil membaca sesuatu di ponselnya
Air mata intan menetes tanpa permisi karena disosial media penuh dengan ujaran kebencian padanya
Dia dihujat karena masalalu nya yang dulu pernah ingin membuat Kaka nya bercerai karena pernah memitnah Prince yang membunuh kedua orangtuanya dan juga dia pernah ingin diperkosa oleh teman Kaka nya dan ada yang lebih buruk lagi ada yang menuliskan jika intan dan Rio menikah bukan karena cinta tapi terpaksa karena intan menggoda Rio yang sedang mabuk lalu menidurinya padahal Rio masih memiliki kekasih saat itu
Intan menangis bahkan dia melempar gelas jus nya tadi kebawah Rio yang mendengar itu langsung keluar dari kamarnya takut intan kenapa-napa
Ketika dia keluar Rio melihat intan sedang menangis di tangga dengan sesegukan
"Ay apa yang terjadi?kenapa kamu menangis?"Tanya Rio sambil memasukkan intan kedalam pelukan
"Ay kenapa?Tanya Rio dengan lemah lembut lalu intan melongak menatap Rio dengan mata penuh air mata dia menyerahkan ponselnya pada Rio
"Apa Ay?"Tanya Rio yang masih tidak mengerti,Rio lalu menatap ponsel intan dia membacanya artikel tentang intan
"Siapa yang melakukan ini?"Tanya Rio intan hanya menggelengkan kepalanya
"Apa aku sejahat itu Ay?"Tanya Intan dengan suara gementar karena menangis
"Engga Ay kamu gak jahat tapi mereka yang udah buat ini yang jahat"Bela Rio agar intan tak menyalahkan diri nya
"Tapi semuanya benar Ay"Sanggah intan Rio diam dan dia langsung menggendong intan masuk kekamarnya
Rio merebahkan intan diranjang nya lalu Rio ingin berdiri lagi tapi intan menarik baju Rio dengan kuat melarang Rio kemana-mana
"Ay aku harus selesaikan ini kalau dibiarkan bisa-bisa nama dan karir kamu hancur"Ucap Rio
"Aku gak ditinggalin ay"Ucap intan lagi-lagi dia menangis
Rio kembali memeluk intan tapi tangan kanannya dia gunakan untuk mengirim ke Prince agar Prince bisa membantunya
Intan terus menangis dipelukan Rio karena dia merasa malu dan tentu Rio juga merasakan malu juga
"Ayyyy aku mohon jangan nangis lagi yah"Ucap Rio sambil terus mengelus rambut intan
"Aku malu Ay"Ucap Intan lirih
"Aku ada disini buat kamu Ay"Bujuk Rio pada intan
"Ayyy"Ucap Rio sambil menghapus air mata intan
"Siapa yang udah nyebarin masa lalu aku Ay"Tanya Intan
"Aku pastikan besok beritanya sudah hilang Ay"Ucap Rio
"Sekarang kamu tidur yah Ay"Ucap Rio pada intan tapi intan terus menangis didada Rio
Intan menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Ay jangan nangis lagi nanti aku ikut nangis nih"Ucap Rio dan membuat wajah sedih
"Semua nya akan baik-baik aja Ay"Ucap Rio terus membujuki intan agar berhenti menangis
Intan sudah berhenti menangis dan Rio menghapus sisa air mata intan
"Ay kenapa berita itu nyebut aku goda kamu saat mabuk"Tanya intan
Rio hanya diam sambil menatap intan yang juga menatap nya
"Ay aku telpon Prince dulu sebentar aja"Ijin Rio pada intan dan dia mengijinkan nya
Rio menelpon Prince dan syukurnya mengangkat nya
"Gimana Prince udah diatasi belum?"Tanya Rio
"Sudah bahkan beritanya sudah di takedown gua juga bakal cari siapa pelakunya"Ucap Prince
"Oke gua bisa tenang dengarnya"Ucap Rio
"Selambat-lambatnya pelakunya besok gua tangkap"Ucap Prince
"Iyah Prince gua berterima kasih sama lu"Ucap Rio
"Gimana keadaan intan?"Tanya Prince
"Dia baik-baik aja tapi dia juga syok dan nangis daritadi tapi syukurnya udah gak lagi"Ucap Rio
"Gua matiin dulu"Ucap Rio
"Ya!"Ucap Prince dan telpon mereka berakhir dia mendatangi intan
"Ay kata Prince beritanya sudah di takedown jadi kamu jangan nangis lagi yah"Ucap Rio sambil duduk disisi ranjang
"Sekarang istri aku jangan nangis lagi yah harus senang lagi kaya tadi"Ucap Rio sambil mengelus rambut intan
Intan hanya diam dengan wajah yang masih terlihat sedih
"Ayyyyy jangan sedih lagi"Ucap Rio
"Oh Iyah besok kita pergi yah Ay"Ucap Rio
"Kemana?"Tanya Intan
"Honeymoon Ay"Ucap Rio sambil tersenyum lebar
"Kata kamu udah selesai kan menstruasi nya?"Ucap Rio
"Kita bakal honeymoon dipulau Ay"Ucap Rio
__ADS_1
Ponsel Rio berdering ternyata anak buahnya yang menelpon nya dia mengatakan jika ada teman intan yang datang dia adalah Gema membuat Rio langsung kesal mendengar nama Gema dia langsung menyuruh nya mengusir nya tapi sejak tadi sudah mereka mengusirnya tapi Gema tidak mau pergi
"Ay kenapa kok habis terima telpon muka kamu langsung berubah"Tanya intan
"Dibawah ada Gema"Jawab Rio dengan malas
"Gema?buat apa dia kesini?"Tanya Intan
Intan mengambil ponselnya lalu dia menelpon Gema bukannya menyuruh masuk tapi intan malah menyuruh Gema pulang dan Gema patuh pada intan
Rio tersenyum lalu naik keatas kasur sambil memeluk manja intan yang sudah mengusir Gema
"Ay makasih yah udah usir dia"Ucap Rio
Intan hanya mengangguk kepalanya
"Ay jangan diam aja dong"Rengek Rio karena intan hanya diam dengan wajah sebab habis menangis
"Ayyyyyyy jangan diam aja dong"Rengek Rio sambil menggoyang tubuh intan
"Aku lagi gak mood Ay"Ucap Intan dan Rio langsung menatap intan dengan tatapan manyun
"Apa yang buat kamu mood lagi Ay"Tanya Rio
"Aku gak kuat liat istriku diam gini"Ucap Rio
"Mau main lampion gak?"Tanya Rio
"Gak!"Tolak intan
"Mau apa dong Ay?"Tanya Rio terus mengajak bicara intan
"Mau aku beliin anak sapi atau anak kambing?"Tanya Rio
"Anak kambing atau sapi?"Tanya Intan kebingungan
"Mau gak?"Tanya Rio
"Tapi bahasa Inggris kambing apa Ay?"Tanya intan
"Mbeee mbee mbee"Rio menirukan suara kambing
"Bahasa Inggrisnya kambing Ay bukan suara kambing"Ucap intan dia tertawa karena tingkah Rio
"Oh bahasa Inggris nya kambing aku kira suara kambing"Ucap Rio pura-pura linglung
Rio langsung senang lalu memeluk intan dengan eratnya
"Akhirnya ketawa juga kan cantik banget"Ucap Rio sambil mencium-cium pipi intan dengan bertubi-tubi
__ADS_1
"