Riontan

Riontan
Episode 22


__ADS_3

Intan menelpon orang mansion Rio untuk menjemput mereka dan sekarang intan dan Rio sudah ada di kamar


Rio tertidur diatas ranjangnya sedangkan intan hanya berdiri disamping ranjang Rio


Intan hanya diam menatap Rio dengan tatapan prihatin pada Rio


"Kaka Rio yang ku kenal bukan pemabuk seperti ini"Ucap Intan


Rio membuka matanya sebelah lalu menutup nya lagi sambil tersenyum manis membuat intan mengerucutkan alisnya melihat Rio


"Siapa kamu?"Tanya Rio lembut bahkan sambil tersenyum


"Coba tebak siapa aku?"Ucap Intan


"Kamu pencuri yah?"Jawab Rio tapi ekspresi nya masih seperti tadi tidak seperti biasanya pasti ketus bahkan marah-marah


Intan tersenyum melihat Rio yang benar-benar berbeda ketika mabuk bahkan Rio pakai aku kamu pada intan


"Bukan"Ucap Intan


"Lebih baik kamu keluar nanti istriku tau bagaimana?"Ucap Rio


"Memangnya kalau dia tau kenapa?"Tanya Intan


"Dia marah lah"Ucap Rio


"Memangnya istri kamu siapa?"Tanya Intan


"Intan Rianti"Jawab Rio cepat


"Bukan nya kamu pacaran sama Alice yah?"Tanya Intan


"Alice?tapi istriku sekarang intan bukan Alice"Ucap Rio dia lagi-lagi tersenyum


Intan ikut tersenyum melihat senyum Rio yang begitu manisnya


"Jika dibandingkan aku,intan dan Alice cantikan siapa?"Tanya Intan


Rio membuka matanya sebelah seperti tadi dan wajah Rio benar-benar sangat membuat Intan gemas pada Rio


"Kamu tau model yang sedang naik sekarang?"Tanya Rio


"Tidak!"Ucap Intan sambil menggelengkan kepalanya


"Namanya Intan rianti dia istriku"Ucap Rio lalu dia tersenyum lagi


"Ayo jawab pertanyaan ku tadi siapa diantara kami yang paling cantik?"Ucap Intan


"Nama kamu siapa?"Tanya Rio


"Nama ku intan"Ucap Intan


"Sama dengan nama istriku"Ucap Rio


"No..no..no..."Ucap Rio sambil menggelengkan kepalanya dengan bibir manyun mengucapakan kata No


"Nama kalian aja yang sama tapi beda kan?"Ucap Rio

__ADS_1


"Iyah beda"Ucap Intan


"Tapi istri kamu gak ada kan sekarang dan kita lagi berdua aja nih?gimana kamu selingkuh aja sama aku?"Pancing Intan


"Tidak mau!"Ucap Rio seperti anak kecil menolak sesuatu sambil menggelengkan kepalanya dengan cepat


"Kenapa?dia juga gak bakal tau"Ucap Intan


"Gak mau,nanti dia marah terus cerain aku gimana"Jawab Rio


"Wah aku kecewa dengan penolakan ini istrimu sangat beruntung"Puji Intan


Rio tersenyum dengan mata masih terpejam


Intan juga tersenyum melihat tingkah Rio yang benar-benar berbeda jika dia mabuk,lebih lembut, menggemaskan dan jua manja


"Andai aja sifat ka Rio selalu seperti pasti aku akan selalu senang"Ucap Intan


"Good night ka Rio"Ucap Intan ingin pergi tapi Rio langsung menarik intan dan dia terjatuh lalu Rio memeluknya dari belakang


Rio hanya diam sambil terus memeluk intan sedangkan dia juga terdiam


Jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari intan terbangun dan dia ingin pergi dengan perlahan dia melepaskan pelukannya Rio agar Rio tak terbangun dan dia berhasil


Intan berjalan tanpa menoleh ke Rio tapi ketika dia ingin membuka pintu ada tangan yang memegang tangannya yang sedang memegang gagang pintu


"Jangan tinggalin aku ntan"Ucap Rio karena memang Rio yang ada dibelakang intan


Intan menoleh menatap Rio dia terdiam


"Jangan kemana-mana"Ucap Rio lagi


"Gak ganggu ntan malah aku butuh kamu"Ucap Rio


"Kaka masih mabuk kan?"Tanya Intan pada Rio mengira Rio masih mabuk padahal sudah tidak


"Aku udah sadar sepenuhnya ntan"Ucap Rio


"Kaka bilang aku kamu ke aku?"Tanya intan lagi


"Iyah"Ucap Rio


Rio lalu memeluk intan dari belakang bahkan dia meletakkan dagunya dibahu intan


"Tidur sama aku yah ntan"Ajak Rio


"Kaka ajak aku tidur bareng kenapa?"Tanya Intan


"Karena kamu istriku Ntan"Ucap Rio


"Aku janji sama kamu,aku bakal jauhin Alice dan aku bakal fokus ke rumah tangga kita"Ucap Rio


"Aku mohon ntan jangan tinggalin aku"Ucap Rio lagi


"Aku memang jahat ke kamu tapi aku mohon maafin aku,kamu boleh hukum bahkan balas aku semau kamu tapi aku mohon kamu harus terus sama aku"Ucap Rio


"Sejak aku pergi aku udah mulai jauhin Alice ntan bahkan aku udah blokir semua sosial media dia walaupun aku masih belum bisa lupain dia tapi aku akan belajar buat terima kamu dan pernikahan kita dengan baik"Ucap Rio

__ADS_1


Intan melepaskan tangan Rio yang ada pinggangnya lalu dia berbalik menatap Rio


Rio malah memeluk intan lagi tapi intan malah mendorong Rio


"Janji lagi?kemarin aja Kaka janji ke aku baru Kaka ucapin Kaka langsung langgar?"Ucap Intan sambil menatap Rio


Rio mengambil tongkat baseball yang ada dia disamping nya


Rio menyuruh intan mengambilnya dan dia mengambil nya tapi dia sendiri juga bingung


Rio langsung berlutut dikaki intan sambil menunduk kan kepalanya


Intan menyuruh Rio berdiri lagi tapi Rio menolaknya


"Balas aja ntan aku semau kamu asal kamu bisa maafin aku"Ucap Rio


"Aku udah tinggalin kamu waktu itu,aku buat kamu keluar mobil sampai kamu luka,tampar kamu,Jambak kamu bahkan yang lain-lain nya ntan"Ucap Rio


"Pukul aja pakai tongkat itu"Ucap Rio tapi intan hanya diam sambil menatap Rio yang terus menundukan kepala nya


"Ayo ntan pukul aku kenapa diam?"Ucap Rio


Intan malah melempar tongkat itu jauh dari mereka


Rio langsung melongak menatap intan


"Lebih baik Kaka istirahat lagi aku juga mau istirahat lagi"Ucap Intan ingin pergi Rio buru-buru berdiri lalu memeluk intan


"Ntannnnn"Ucap Rio di telinga intan


"Aku izinin kamu balas aku tapi aku mohon jangan benci aku apalagi jauhin aku"Ucap Rio


"Aku gak bakal tega pukul Kaka tapi aku bakal balas Kaka dengan cara benci Kaka dan sekarang lepasin aku,aku mau keluar"Ucap Intan


Rio membalik tubuh intan agar mereka saling berhadapan


Mata Rio sangat tajam entah kenapa dia tiba-tiba marah mendengar intan ingin membencinya dia memegangi bahu intan dengan kuat tapi intan hanya diam sambil menatap Rio


Intan tersenyum didepan Rio


"Aku bakal benci Kaka dan aku harap Kaka gak usah ikut campur urusan aku jangan muncul lagi dihidupku"Ucap Intan


"Kaka muncul cuma bakal hancurin masa depan aku bukan malah memperbaiki"Ucap Intan


"Cukup Ka Prince dan Gema yang ada disisi ku gak ada yang lain"Ucap Intan


Rio mendorong tubuh intan kepintu Intan tak bisa lagi berbuat apa-apa, wajah mereka sangat dekat


Rio hanya diam menatap mata Intan begitupun intan lalu Rio tersenyum pada intan bisa terlihat ada ketulusan disenyuman Rio


Rio merapikan anak rambut Intan


"Kamu berhak benci aku ntan tapi kamu gak berhak larang aku buat kamu luluh ke aku kan?"Tanya Rio


"Selagi kamu istriku aku akan terus buat kamu luluh ntan"Ucap Rio


"Kalau aku gagal buat kamu luluh,aku bakal cerai kamu dan kamu bebas kan?"Ucap Rio

__ADS_1


Rio lalu menempelkan bibirnya ke bibir intan intan terdiam dengan sikap Rio pada nya


Rio memejamkan matanya tapi intan melihat jika Rio mengeluarkan air matanya intan langsung mendorong tubuh Rio lalu dia buru-buru keluar dan pergi


__ADS_2