
Setelah makan makan malam intan langsung kamarnya karena dia ingin mencoba ponsel barunya sambil duduk dilantai
Rio baru datang dia langsung berjalan menuju ranjang King size nya karena dia merasa lelah
Intan sangat senang dia langsung duduk ditengah-tengah kasur untuk berfoto karena cermin ada disamping ranjangnya
"Gua mau tidur lu ngapain sih?"Omel Rio
"Mau ikut gak?aku mau coba kamera ponsel ku"Ajak intan
Rio hanya diam sambil tiduran dibelakang intan
"Mau ikut gak?"Tanya intan lagi
Rio duduk disampingnya intan membuat intan tersenyum dan mereka berfoto bersama
"Cantiknya aku tuhan"Ucap Intan sambil menzoom-zoom fotonya tadi
"Kaka tidur aja lagi aku sebentar lagi tidur kok,tapi aku tidur dimana?kan sofa gak ada?"Ucap Intan
"Ya gimana lagi lu tidur sama gua lah"Ucap Rio
Intan menganggukan kepalanya dan langsung merebahkan tubuhnya sedangkan Rio tiduran disampingnya intan
Rio meletakkan guling ditengah-tengah mereka
"Masih pakai pembatas?"Tanya Intan
"Ya jelaslah gua gak mau lu dekat-dekat gua"Ucap Rio
"Kalau Kaka yang dekat-dekat aku gimana?"Tanya Intan
"Mustahil"Ucap Rio lantang
"Oke deh"Ucap Intan tapi dia masih fokus pada ponselnya
5 menit berlalu nafas Rio sudah teratur ternyata dia sudah tertidur tapi intan belum karena dia sedang mensetting semua sosial media nya
Intan sangat asik dengan ponselnya sampai Rio membuang guling pembatasnya dia mendekati intan bahkan memeluk intan
Intan terkejut karena Rio memeluknya tapi intan mencoba ingin menjauh tapi Rio malah mempererat pelukannya dia juga meletakkan dagu nya di bahu intan
Intan bergeser bahkan dia ingin terjatuh tapi Rio terus memeluknya
Intan sangat gugup sekarang karena Rio memeluknya
"Ini benar udah tidur?"Tanya Intan tapi Rio benar-benar sudah tertidur
Intan meletakkan ponsel nya diatas lemari kecil disamping ranjang
"Jangan pergi yah"Gumam Rio pelan tapi intan mendengarnya
__ADS_1
Intan terdiam dia menoleh menatap Rio wajah mereka sangat bahkan intan bisa merasakan nafas Rio yang teratur
Intan juga mulai memejamkan matanya lalu dia ikut tertidur dengan posisi Rio memeluk intan
Ketika Rio bangun membuka matanya dia terkejut melihat dirinya sedang memeluk intan tapi dia bukannya melepaskan pelukannya tapi malah menatap wajah intan yang masih tertidur
"Tidur aja secantik ini?"Batin Rio
Rio melepaskan pelukannya perlahan agar intan tidak terbangun karena jika intan bangun bisa-bisa dia akan malu karena sudah memeluk intan
Rio mencari guling yang sebagai pembatas nya tadi malam ternyata ada di lantai Rio memungutnya lalu meletakkan nya lagi ditengah-tengah mereka
Rio tiduran lagi tapi Rio menatap intan yang masih tertidur apalagi Intan sekarang juga menghadap ke arah Rio
"Gua baru sadar kalau intan cantik bahkan lebih dari Alice"Batin Rio
Rio menggeleng-gelengkan kepalanya karena sudah membanding-bandingkan intan dengan Alice
"Bodoh bagaimana pun Alice tetap lebih daripada apapun"Ucap Rio
Intan mulai membuka matanya Rio melihat itu dia langsung berpura-pura tidur
Intan menatap Rio yang ada dihadapannya
"Belum bangun?"Ucap Intan menyebut Rio
intan menatap Jam yang ada meja ternyata belum pukul 7 pagi
"Mumpung dia belum bangun aku mau siap-siap dulu mau kerumah Gema buat minta salinan tugas"Ucap Intan dia ingin duduk tapi Rio malah menahan intan dengan memeluknya lagi seperti tadi malam karena dia tak mau intan bertemu dengan Gema
"Gua gak bakal biarin lu ketemu dia apalagi tanpa seizin gua"Batin Rio
Rio masih berpura-pura tidur dan sikap Rio ini membuat intan kesal
"Apaan kata nya mustahil bakal deket-deket aku tapi doyan banget peluk aku"Omel Intan
"Gimana nih?mana pelukannya erat banget lagi"Ucap Intan
"Pakai kekerasan aja lah udah"Ucap Intan dan dia mendorong tubuh Rio kuat-kuat sampai Rio terjatuh malahan kebawah
Intan langsung berlari masuk kekamar mandi takut dimarahi Rio
"Aaaaaa aduhhhh"Ucap Rio karena dia terjatuh cukup keras
"Sialllll"Teriak Rio dan Rio buru-buru berdiri dan menggendor-gendor pintu kamar mandi sambil berteriak memanggil nama intan
"Woy keluar gak lu"Ucap Rio
Intan tak menjawab karena dia sedang bab dikamar mandi
2 jam intan kamar mandi karena banyak ritual yang dia lakukan bila pagi hari jika dia tidak malas
Intan keluar dari kamar mandi hanya dengan anduk melilit tubuh nya karena kimono nya dia lupa membawa tadi
__ADS_1
Intan buru-buru masuk keruang ganti tapi Rio memanggilnya
"Lu mau kemana?"Tanya Rio yang sedang tiduran dikasurnya lalu dia turun dari ranjang berdiri dibelakang intan
"Aku mau masuk kedalam"Ucap Intan tanpa mau menoleh dan menatap Rio
Rio lalu berdiri didepan intan dia mengangkat dagu intan agar menatapnya karena intan menundukan kepala nya
"Kamu mau apa?"Ucap Intan
"Gua mau apa?gua mau halangin lu lah"Ucap Rio
"Kamu halangin aku aku bakal buka anduk aku nih"Ancam Intan
"Coba aja,kalau lu lakuin itu kita berdua berakhir disana"Ucap Rio sambil menunjuk ranjangnya
Intan terdiam dia berpikir sejenak untuk mencari ide
"Kamu siap-siap juga temenin aku kerumah temen ku"Ucap Intan
"Lu ajak gua ikut?"Tanya Rio
"Terus aku ajak siapa?Gema emang kamu izinin?"Jawab intan
"Oke gua siap-siap tapi gua ada satu permintaan"Ucap Rio
"Apa?"Ucap Intan
Rio menunduk badannya agar sejajar dengan intan
"Pipi gua sakit gara-gara jatuh tadi dan itu sebab lu dorong gua"Ucap Rio
"Terus?"Tanya Intan
"Cium pipi gua sekarang karena ini benar-benar sakit"Ucap Rio
"Emang kalau aku cium langsung sembuh?"Tanya intan
"Lakuin aja gak usah banyak omong biar gua cepat siap-siap nya"Ucap Rio
Intan menangkup wajah Rio lalu mencium pipi Rio
"Udah kan?"Ucap Intan
"Ya!"Jawab singkat Rio lalu dia juga masuk kedalam kamar mandi sedangkan intan ruang baju nya
Dikamar mandi Rio bercermin didepan kaca besar disana
Dia tersenyum-senyum sambil memegangi pipi nya karena di cium intan
"Gua kenapa?kok bisa malah bersikap kaya tadi minta cium kedia dan gua sekarang seneng banget padahal gua mau buat dia pisah dari gua bukan malah gua kaya gini"Ucap Rio
"Tapi ini benar-benar menyenangkan"Ucap Rio
__ADS_1
"Apa tanpa sadar gua udah jatuh cinta sama intan sejak dulu tapi gua gak sadar?"Tanya Rio pada dirinya sendiri