
Pagi tiba
Intan seperti biasa pasti akan kedapur untuk mengambil air putih tapi ternyata didapur ada Rio bahkan Rio membuat sarapan untuk mereka
Rio masih menggunakan celemek memasak tapi intan seperti tak perduli pada Rio
Intan ingin masuk lagi kekamarnya sambil membawa segelas air ditangannya
Tapi Rio langsung berdiri didepan intan jadi intan tak bisa lewat
intan hanya menatap Rio dengan tatapan santai
"Sarapan dulu yuk bareng aku"Ajak Rio
"Aku belum laper,aku masih ngantuk"Ucap Intan
"Pleas jangan tolak aku masak sendiri"Ucap Rio sambil tersenyum tipis dia takut jika intan menolaknya lagi
Intan lebih memilih memutar jalan agar bisa kembali kekamarnya Rio terdiam , sambil menatap intan yang sangat cuek padanya
Rio menghela nafasnya karena sikap intan
Rio lalu melepaskan celemek nya dengan raut wajah sedihnya
Rio lalu duduk dikursi sambil menatap masakan yang di buat dengan usaha nya sendiri
"Sejahat-jahatnya Alice pasti dia akan mencicipi masakan ku dengan senang hati"Ucap Rio
Rio lalu memanggil pelayan menyuruhnya membuang makanan yang dia buat tadi
Rio lalu pergi entah kemana dan ketika Rio pergi intan keluar dari kamarnya dia berlari mengejar pelayan yang membawa masakan Rio tadi
"Stoppppp"Teriak intan sambil berlari menghalangi jalannya para pelayan yang membawa masakan Rio
"Kenapa nona?"Tanya mereka
"Kalian mau apain masakan ini?"Tanya Intan
"Seperti perintah tuan nona yaitu dibuang"Ucap Pelayan
"Eh jangan dong,sayang tau masakan gini dibuang"Ucap Intan
"Kalian hidangin aja lagi masakan aku mau sarapan buat pergi kuliah dan juga buat bekal"Ucap Intan sambil tersenyum pada para pelayan
"Tapi nona ini untuk dibuang"Ucap Pelayan
"Sajikan saja diatas meja cepatlah"Ucap Intan
"Aku mau kekamar dulu yah"Ucap Intan lalu pergi
Para pelayan saling tatap tapi mereka tetap menyajikan itu untuk intan
Jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi dan intan keluar dari kamarnya dengan sangat cantik karena di akan pergi kekampus
Intan menuju ruang makan lalu dia duduk sambil menatap masakan Rio tadi
"Aku baru tau ka Rio bisa masak"Ucap Intan
Intan makan dulu sebelum pergi dia makan dengan lahap karena masakan Rio benar-benar sangat enak setelah selesai makan dia juga membawa bekal untuk kekampus
Intan pergi dengan motor Vespa kesayangannya tapi padahal dia sering menggunakan mobil tapi setelah menikah dengan Rio dia memutuskan untuk memakai Vespa nya
__ADS_1
Intan sampai kampus dengan selamat dia memarkirkan kendaraan nya tapi dia tidak menyangka ternyata disana ada Rio yang sudah menunggu nya
Rio bahkan membawa sebuket mawar biru yang khusus dia pesan
Intan hanya diam sambil meletakkan helmnya ke kaca spion motornya
"Akhirnya kamu datang juga"Ucap Rio sambil tersenyum
"Aku mau masuk dulu"Ucap Intan ingin pergi tapi Rio menahan intan bahkan membawanya masuk kedalam mobilnya
Rio mengunci pintu mobil nya agar intan tak bisa kabur
"Apaan sih?aku mau masuk kelas sebentar lagi pelajaran bakal dimulai!"Bentak intan dengan marah pada Rio
"Ntan beneran gak mau mulai pernikahan kita dari awal bahkan kasih aku kesempatan?"Tanya Rio
"Kesempatan?buat apa aku bukan permainan bisa dimulai dari awal bahkan ada kesempatan"Ucap Intan
"Kaka tau kalau ada aku gak menghargai ka Prince dan semuanya mungkin aku udah ceraikan Kaka sejak kita menikah 3 hari"Ucap Intan
"Kaka cuma mikirin Alice,Alice dan Alice kan?"Ucap Intan
"Dan aku cuma lulus kuliah udah selesai"Ucap Intan
"Sekarang buka pintunya aku keluar!"Ucap Intan dengan nada tinggi
"Ntan dengerin aku dulu"Ucap Rio
"Dengerin apa? paling-paling Kaka cuma mau sakiti aku seperti biasanya kan?hm udah bisa ketebak"Ucap Intan
"Ntannnn"Ucap Rio dengan nada permohonan
"Buka pintunya aku bilang!"Bentak intan pada Rio
"Ka kenapa jalanin mobilnya?"Ucap Intan
Rio hanya diam sambil terus fokus menyetir mobilnya
Intan menarik baju Rio dengan kuatnya
"Aku mau kita putar balik!"Ucap Intan
"Putar balik buat apa?"Ucap Rio
"Aku mau kuliah"Ucap Intan
Rio langsung menghentikan mobilnya secara mendadak dia diam begitupun Intan
Rio menatap intan yang masih diam
Rio menggenggam tangan intan dan anehnya intan hanya diam
"Ntan aku memang salah mulai kita menikah bahkan sebelumnya tapi aku mohon maafin aku,aku janji bakal berubah buat kamu"Ucap Rio
"Oke aku maafin kaka tapi aku mau sekarang kita putar balik"Ucap Intan yang masih dengan pendiriannya
"Ntan aku benar-benar udah mulai jauhin Alice sesuai permintaan kamu kan?tapi aku mohon jangan kaya gini ke aku"Ucap Rio
"Aku kaya gini karena Kaka bukan karena orang lain,seharusnya Kaka pikir sebelum berbuat"Ucap Intan
"Kaka selalu siksa dan sakiti aku tapi aku cuma bisa diam bahkan nangis kan?"Ucap Intan
__ADS_1
"Ntan aku mohon 1 kesempatan aja"Ucap Rio dengan permohonan pada intan
"Bunga mati tidak bisa dihidup kembali ka"Jawab intan singkat
"Tapi kita tanam lagi bahkan kita buat taman yang indah"Ucap Rio
"Ya aku bakal buat taman yang baru tapi bukan sama Kaka"Ucap Intan
"Tapi aku suami kamu ntan"Ucap Rio
"Yayayaya kaka memang suami ku tapi Kaka pernah memperlakukan ku sebagai istri selama ini?"Tanya Intan
"Kaka berbuat seakan-akan aku yang salah padahal aku aja gak tau sama sekali"Ucap Intan
"Kaka salahin aku kenapa bisa menikah dengan Kaka padahal Kaka yang tidurin aku kan?"Ucap Intan
"Kaka salahin aku selingkuh waktu itu padahal Kaka pergi temuin Alice dan tinggalin aku sendirian disana ,Kaka masih pikirin itu?"Ucap Intan
"Ntan"Ucap Rio lemah
"Antar aku ke kampus atau aku aduin semuanya ke Prince"Ucap Intan
"Gak aku gak bakal antarin kamu ke sana sebelum kamu maafin aku"Ucap Rio
"Maaf? memangnya mudah maafin kesalahan Kaka?"Ucap Intan
"Apa yang Kaka harapin sih dari maaf aku? lebih Kaka ceraikan aku dan Kaka bisa tenang kan sama Alice?"Ucap Intan
"Sebut lagi kata cerai aku bakal benar-benar marah ke kamu"Ucap Rio dengan wajah memerah karena marah
Intan tersenyum melihat Rio marah
"Mau pukul aku?Jambak aku atau tampar aku atau ada yang lebih sadis lagi"Ucap Intan
Rio langsung memeluk intan
"Aku benar-benar marah sekarang jadi izinin aku buat peluk kamu biar marah ku hilang"Ucap Rio dengan nada lembut membuat intan terdiam dengan sikap Rio
"Aku janji gak bakal lakuin itu lagi ke kamu,aku bakal jaga kamu ntan"Ucap Rio
Intan mendorong Rio tapi Rio sangat kuat memeluk Intan
Rio malah menyandarkan intan kepintu mobil lalu dia melepaskan pelukannya dan menatap wajah intan
Rio ingin mengecup bibir intan tapi intan menjauhkan wajahnya dari Rio
"Kamu milikku ntan"Ucap Rio dengan tatapan hangat pada intan
"Aku bukan milik siapa-siapa"Ucap Intan
Rio memperlihatkan tangannya dijari manisnya ada cincin pernikahan nya dengan intan
"Aku udah selalu pakai ini biar orang tau kalau aku udah punya istri"Ucap Rio
"Aku mau tanya ke kamu ntan"Ucap Rio tapi intan hanya diam menatap mata Rio
"Kalau seandainya aku dan Gema mengalami insiden dimana kami berdua sama-sama membutuhkan kamu?kamu bakal pilih siapa?"Tanya Rio
"Gema!"Jawab cepat intan dan Rio tersenyum lalu dia kembali keposisi nya tadi
Ekspresi wajah Rio langsung berubah menjadi dingin dan datar
__ADS_1
"Gua antar lu balik ke kampus"Ucap Rio dia memutar balik mobil nya untuk mengantar Intan ke kampusnya
"Sebenci itu intan sama gua bahkan dia tanpa berpikir lebih memilih Gema ketimbang Gua"Batin Rio