
Nissa datang dengan para suster dan juga dokter yang akan menangi intan
Intan dibawa keruangan operasi dan Rio melihat wajah intan yang pucat sekali bahkan kepalanya di perban karena pukulan dari Andrew tadi
"Semoga kamu gak benci aku Ay atas keputusan ku"Ucap Rio sambil mengelus rambut intan dan setelah mengucapkan itu Intan dibawa keruangan operasi
"Mom Pi maafin Rio karena Rio lebih pilih istriku daripada cucu kalian"Ucap Rio pada kedua orang tuanya
Mereka berdua hanya diam sambil memeluk Rio yang sangat terpukul akan kehilangan calon putranya yang sering dia ajak bicara
Tiara masih disana dia hanya diam sambil duduk dengan tatapan kosong memikirkan keadaan adik semata wayangnya
Tiara berdiri lalu dia berhenti didepan Rio "Orang yang pantas disalahkan cuma kamu Rio"
Lalu dia melanjutkan langkahnya lagi menuju ruangan Intan Prince mengejarnya begitupun Rio dan juga Mommy dan Papi
Dari penjelasan Nissa sangat membuat Tiara takut dengan keadaan Adiknya tapi Prince terus menemani bahkan memeluknya menenangkan istrinya
Rio datang tapi Tiara menatap tajam kearah Rio lalu dia membuang mukanya
"Tiara maafkan aku,kamu boleh salahkan tapi kamu jangan pernah benci aku karena kalau kamu membenci aku sama saja kamu menghalangi restu aku dan intan"Ucap Rio
"Aku gak bakal benci kamu asal adik ku baik-baik saja Rio!"Jawab Tiara lalu dia duduk tidak mau menatap wajah Rio yang ada dihadapannya
Tiara menghapus air matanya menetes tanpa permisi dari pipinya
"Boo jangan nangis lagi yah"Ucap Prince lembut dia memasukkan Tiara dalam pelukannya
"Aku gak nyangka segitu sayang Tiara ke intan sampai dia gak berhenti menangis sejak tadi padahal dia sering bertengkar dengan intan"Batin Prince
__ADS_1
"Ayah bunda intan sedang tidak berdaya sekarang aku mohon jangan kalian jemput dia ,jangan kalian ambil dia dari Tiara karena Tiara cuma punya dia"Batin Tiara
Tiara menerawang lagi kemasa lalu nya bersama intan
Waktu intan sudah lulus SD dan dia dibelikan sepeda motor bekas oleh ayah nya untuk dia pulang pergi tapi Tiara harus mengajari intan
"Bunda Tiara gak mau ajarin si intan naik motor soalnya dia itu lemot kalau diajarin"Tolak Tiara tidak mau mengajari adiknya naik sepeda motor
"Kaka"Panggil intan yang baru datang dari warung dia membawa beberapa batang coklat untuk membujuknya mengajarinya naik motor
"Buat Kaka"Ucap Intan sambil menyerahkan cokelat-cokelat itu pada Tiara sebagai sogokan
"Baru lulus SD kamu udah pinter aja nyogok"Ucap Tiara sambil mengambil coklat yang ada ditangan Intan
"Ajarin aku yah"Ucap Intan dengan wajah menggemaskan agar Tiara luluh
Tiara hanya diam dia tidak menatap intan tapi naik kepangkuan Tiara sambil merengek pada nya
"Kaka ayok"Rengek Intan sambil menggoyangkan tubuh Tiara
"Kaka ayok"Rengek Intan dia berdiri sampai intan terjatuh kelantai tapi intan tidak kesakitan malah dia tersenyum buru-buru berdiri mengejar Tiara
Tiara berdiri disamping motornya intan dengan wajah judes dia menyuruh intan naik ke motornya
"Cepat naik!"Suruh Tiara tapi intan hanya berdiri sambil menatap motornya
"Aku cuma disuruh naik?gak ajarin?"Tanya Intan dengan polosnya membuat Tiara menepuk jidatnya
"Lu naik dulu nanti gua ajarin gimana-gimana nya"Ucap Tiara dia mengangguk kepalanya lalu naik ke motornya
__ADS_1
"Terus?"Tanya Intan
"Kaya nya pelajaran YouTube lebih masuk kekepala lu dari pada gua"Ucap Tiara
"Kaka ajarin dong"Rengek intan
"Kamu hidupin dulu kuncinya terus pencet starter terus gas"Ucap Tiara dan intan mempraktekkan nya
Tiara masih berbicara sedangkan intan sudah menggas motornya dan dia melaju dengan dan kencang membuat Tiara kaget dan dia mengejarnya
"Cabut kuncinya!"Teriak Tiara sambil mengejar Intan
"Gimana caranya Kaka"Teriak intan dan sampai dia menabrak pagar rumah orang lain baru dia berhenti
Tiara bisa mengejar nya karena intan sudah berhenti
"Kamu gak papa?"Tanya Tiara dengan panik dan khawatir pada adiknya
Intan memperlihatkan siku dan lutut nya yang terluka
"Astaga"Ucap Tiara dia langsung membantu intan bangun dan juga membangunkan motornya
"Ayo naik kita pulang dulu"Ucap Tiara intan naik dia terus meringis kesakitan
"Sakit ka"Rengek Intan bahkan intan menangis
"Gak papa nanti bakal ku obatin"Ucap Tiara sambil fokus menyetir motornya
Mereka sampai dihalaman rumah mereka bunda mereka ada disana Tiara langsung di omeli habis-habisan oleh ibu nya karena membuat intan terjatuh tapi Tiara tidak perduli dia berlari masuk untuk mengambil kotak obat untuk mengobati luka intan
__ADS_1
Flashback off