Riontan

Riontan
Episode 35


__ADS_3

Gema jadi obat nyamuk antara intan dengan Rio


"Ay gimana kampus nya?"Tanya Rio


"Lancar kok"Ucap Intan sambil tersenyum


"Oh Iyah Ay weekend nanti ka Riel ajakin semua keluarga kita buat liburan bareng"Ucap Rio


"Kemana?"Tanya Intan


"Kata sih yang rencanain Tiara sama ka Riel yang lainnya cuma ikutan aja"Ucap Rio


"Wah curang tuh aku gak diajakin buat partisipasi"Ucap Intan


"Kamu gak usah ikutan Ay"Ucap Rio


"Iyah"Ucap intan menurut


Rio diam sambil tersenyum menatap intan yang ada disampingnya


"Ntan weekend ini kita ke toko buku yuk buat cari-cari materi"Ajak Gema


"Kamu kan dengar tadi kalau weekend ini aku bakal ada acara keluarga juga"Ucap Intan


"Tapi ini penting kan buat kelulusan ntan"Ucap Gema


Intan terdiam sambil menundukkan kepalanya


"Berani kampus ini gak lulusin istri gua liat aja apa yang bakal terjadi"Ancam Rio sambil menatap tajam Gema


Gema tertawa kecil karena ucapan Rio


"Kenapa ketawa?"Tanya Rio


"Gak ada gua cuma ketawa aja"Ucap Gema sambil tersenyum


"Itu sebenarnya bukan ancaman buat kampus ini tapi lebih tepatnya lu,mengatas namakan kelulusan dan mencari buku buat ngajak jalan istri gua"Ucap Rio


"Lucu sekali"Ucap Rio


"Nanti kita cari sendiri ya Ay bukunya kamu gak usah pergi sama dia"Ucap Rio


"Lebih baik lu itu jauhin istri gua bisa kan?dia itu udah punya suami"Ucap Rio


Gema hanya diam sambil menatap intan yang menatap wajah Rio


"Gua bakalan ada terus buat intan karena gua percaya jodoh gak akan kemana"Ucap Gema dan menatap Rio


Rio langsung tersulut emosi bahkan dia menggebrak meja tapi intan berusaha menenangkannya


"Ayyy aku mohon tahan emosi kamu"Ucap Intan


"Ayyyyyy"Panggil Intan sambil menatap Rio yang masih menatap tajam Gema


"Kita pergi Ay"Ucap Rio ingin membawa intan pergi tapi Gema menahan tangan intan


"Lepasin tangan istri gua atau gua bakalan berbuat kasar ke elu"Ucap Rio

__ADS_1


"Lu egois!kalau lu bawa dia pergi sama aja lu mau buat dia gak lulus"Bantah Gema membuat Rio benar-benar ingin menghajar Gema sekarang tapi intan melarangnya


"Gem lepasin tangan ku,aku gak mau ada keributan disini"Ucap Intan


"Tapi ntan setelah ini kamu ada kelas kan?"Bantah Gema agar intan tak pergi dengan Rio


Rio langsung melayangkan tendangan ke keperut Gema membuat nya langsung terjatuh ke bawah


Intan langsung memeluk Rio yang hampir hilang kendali karena Gema terus menghalangi nya


Mereka jadi tontonan dikantin itu tapi Gema masih bisa berdiri dia langsung menarik tangan intan lalu memeluknya


"Ntan aku mohon tetap disini jangan ikut dia,aku takut kamu kenapa-napa"Ucap Gema yang sangat mengkhawatirkan Intan apalagi jika Rio sedang tersulut emosinya


Rio menarik rambut Gema dengan kuat sampai Gema melepaskan pelukannya dari intan


Intan langsung menarik tangan Rio membawa nya pergi dari sana takut semakin masalah nya semakin besar


Ketika didalam mobil Rio hanya diam sedangkan Intan malah marah-marah pada Rio


"Suka Ay jadi perhatian kaya gitu?satu kampus liatin kamu kaya tadi?"Tanya Intan


"Ay memangnya aku salah kaya tadi?dia blak-blakan bilang kaya tadi?bahkan peluk kamu didepan aku Ay?"Ucap Rio


"Niat Gema Baik Ay"Sanggah Intan seakan-akan membela Gema


"Kamu bela dia Ay ketimbang aku?"Tanya Rio tak percaya


"Aku gak siapapun Ay"Bantah Intan


"Kata-kata kamu barusan itu bela dia dimananya kamu gak bela dia?"Tanya Rio


"Kamu boleh marah Ay tapi jangan pernah lakuin kekerasan kaya tadi"Ucap Intan


"Bela aja terus dia Ay dan salahin aja terus aku dia orang baik sedunia"Ucap Rio bahkan tak menatap Intan


"Ay gak bela dia dan aku gak salahin kamu Ay"Ucap Intan


Rio diam sambil menatap kesamping jendela seakan-akan tak mau mendengarkan ucapan intan


"Ay dengerin aku dong"Ucap Intan


Rio hanya diam tidak mau menjawab intan


"Ayangggggg"Panggil Intan


"Hmmmm"Gumam Rio tapi masih gak mau menatap intan


"Ay kamu marah?"Tanya Intan


Rio hanya diam sambil mengangkat bahunya


"Ayyyyyy kamu ngambek?"Tanya intan sambil menengok Rio


"Suami marah harusnya dibujukin kan bukan ditanya kenapa sih gak peka banget"Omel Rio


"Kamu marah kenapa?aku harus tau kamu marah kenapa dulu"Ucap Intan

__ADS_1


Rio diam lagi dia benar-benar tidak mau menatap intan tapi intan mencium pipi Rio membuat Rio membeku lalu menoleh perlahan menatap intan


Rio lalu memeluk intan menyandarkan kepalanya didada intan


"Aku kesel Ay kamu belain dia udah jelas dia salah tapi kamu malah belain dia"Ucap Rio dengan nada manja pada intan


"Aku kesellll Ay tapi aku gak berani marah ke kamu"Ucap Rio


Rio menggeleng-gelengkan kepalanya didada intan sambil memanyunkan bibirnya


Intan tertawa kecil melihat tingkah Rio yang seperti anak kecil yang mengadu pada ibunya


"Aku kesel Ayyy kamu malah marahin aku kaya tadi"Ucap Rio


"Aku gak marah kok Ay tapi aku nasehatin kamu aja kok"Ucap Intan


"Mana ada nasehati kaya gitu?"Tanya Rio


"Kamu itu kalau dilembutin nanti ngelunjak Ay"Ucap Intan


"Mana ada sih?malah aku kalau di tegasin bisa nangis"Ucap Rio


"Apa kamu nangis?"Tanya Intan tak percaya


"Gak mungkin kamu nangis"Ucap Intan


"Kalau kamu tadi pilih si sial itu ketimbang aku mungkin aku bakal nangis sih"Ucap Rio


"Aku jadi penasaran pengen liat kamu nangis nanti aku coba yah"Ucap Intan


"Ayyyyyy"rengek Rio sambil menggoyang-goyangkan tubuh kecil Intan sedangkan intan terkekeh karena Rio mengerek padanya


"Kamu kalau sama ka Alice gini gak sih?aku penasaran"Tanya Intan


"Ay jangan bahas dia nanti kita berantem lagi kaya tadi malam aku gak mau"Ucap Rio


"Tapi 5 tahun loh Ay kamu dekatin dia masa kamu gak ada cerita sama sekali ke aku sih"Tanya Intan


"Cerita ku sama dia udah ditutup Ay gak pantas buat di bahas Ay"Ucap Rio


"Tapi mau tau seberapa bucin suami aku ini ke mantan pacarnya itu"Ucap Intan


"Ay kamu udah selesai halangan?"Tanya Rio mengalihkan pembicaraan


"Belum"Jawab Intan


"Kapan dong Ay"Tanya Rio


"2 atau 3 hari lagi deh Ay"Ucap Intan


"Lamanya Ay?emang harus selama itu?"Tanya Rio polos


"Kalaupun aku udah selesai emang aku mau lakuin itu sama kamu?"Tanya Intan membuat Rio menatap intan tak percaya


"Kamu tega Ay?"Tanya Rio dengan wajah memelas pada intan


"Emangnya kenapa?itu hak ku kan?"Ucap Intan dengan santai

__ADS_1


Rio langsung melepaskan pelukannya dengan wajah masam sambil melipat tangannya


__ADS_2