
Rio mengejar intan yang berjalan cepat keluar dapur karena dia kesal dibentak Rio tadi
"Ayyyy tunggu"Panggil Rio karena buru-buru mengejar intan dia pun sampai terjatuh karena menendang kaki nya sendiri tapi intan menoleh pun tidak karena sangkin kesalnya pada Rio
"Ayyyyy"Panggil Rio lagi lalu dia berdiri sambil pincang berjalan mengejar intan
Rio bisa berdiri didepan intan sambil merentangkan tangannya
"Stop Ay"Ucap Rio lalu dia meringis didepan intan
"Kenapa mau bentak aku lagi?atau kaya dulu mau pukul aku lagi?"Tanya Intan dengan wajah seriusnya
"Aku salah Ay dan aku minta maaf,aku tadi ditelpon anak buah aku kalau kamu minum amer dan aku panik tanpa berpikir panjang"Ucap Rio
"Sampai bentak aku?"Tanya Intan
"Iyah dan aku menyesali itu semua nya Ay,aku mohon maafin aku"Ucap Rio
"Aku harus apa biar kamu maafin aku Ay"Ucap Rio
"Gak perlu muncul dihadapan aku untuk beberapa jam"Ucap Intan
"Gak bisa itu terlalu sulit"Jawab Rio
"Kalau gitu ya udah aku marah aja seterusnya"Ucap Intan
Rio menunjukkan wajah memelasnya dihadapan intan agar intan luluh tapi bukannya luluh malah intan memukul perut Rio
"Ayyyy sakit"Rengek Rio
"Bodo Amat"Ucap Intan cuek lalu dia pergi menuju ruang tengah dan Tiara mengejarnya sedangkan Prince mendekati Rio yang hanya menatap intan pergi sambil memegangi perutnya
"Makanya kalau apa-apa itu tanya dulu"Ucap Prince
"Diam lu"Ucap Rio
"Sensi amat"Ucap Prince
"Dia sekarang marah beneran gimana nih"Tanya Rio panik
"Gua juga gak tau"Jawab Prince
"Lu gak berguna banget sih jadi orang"Ucap Rio
"Emang nya lu berguna buat gua?"Tanya Prince
"Tolongin gua please"Ucap Rio sambil memegangi bahu Prince
"Gua baru aja baikan sama dia masa gua dicuekin lagi"Ucap Rio
"Intan sukanya apa sih?"Tanya Prince
"Sukanya? gua lah masa yang lain"Jawab Rio
"Kocak lu"Ucap Prince dengan wajah kesalnya menatap Rio
"Bantuin mikir Bego"Ucap Rio
"Dih katain gua bego padahal lu yang punya masalah udah gua mau pergi"Ucap Prince yang sudah ingin melangkah pergi tapi Rio menahannya
"Sejak kapan lu jadi ngambekan gini?"Tanya Rio
"Sejak intan hamil puas lu"Ucap Prince
"Intan hamil anak gua kenapa lu ngambekan sejak dia hamil maksud lu apa"Ucap Rio
__ADS_1
"Dih marah-marah"Ucap Prince lalu Rio menarik nafasnya agar lebih tenang
"Gua ngalah"Ucap Rio
"Mau lu apa?"Tanya Rio
"Gua mau makan"Ucap Prince
"Oke gua juga lapar"Ucap Rio dan mereka makan siang bersama berdua
Disisi Intan
Intan hanya diam sedangkan Tiara duduk disampingnya sambil menatap kebingungan
"Ntan kamu masih marah ke Rio?"Tanya Tiara
"Ya!"Jawab Intan
"Semarah itu emang?"Tanya Tiara
"Kaka dibentak marah gak?"Tanya Intan
"Marah kok"Jawab Tiara
"Nah tau"Ucap Intan
Gabriel datang tapi hanya dengan Willy dia langsung bergabung dengan Tiara dan intan sedangkan Willy menghampiri Rio dan Prince
"Hallo gaya"Sapa Gabriel lalu dia duduk ditengah-tengah Tiara dan intan
"Kok suasananya kaya mencekam lagi ada apa"Tanya Gabriel
Keduanya tidak menjawab hanya diam dan ponselnya intan berdering tanda telpon masuk dia langsung mengangkat nya karena Enzy yang menelponnya
"Hallo intan apa kabar?"Tanya Enzy
"Gua langsung aja yah"Ucap Enzy
"Ya"Jawab Intan
"Lu mau gak bantuin gua besok balapan gua kurang orang nih soalnya orang yang udah gua daftarin tiba-tiba ada masalah"Ucap Enzy
"Gua telepon lu karena gua tau skill lu ntan dan gua mau lu ikut kaya dulu"Ucap Enzy
"Bantuin gua please yah"Ucap Enzy
Intan diam sejenak dia berpikir lalu dia mengangguk kepalanya
"Oke aku ikut tapi kamu kurang berapa orang emangnya?"Tanya Intan
"2 orang sih"Ucap Enzy
"Kaka sepupu gua aja yang gantiin"Ucap Intan
"Ka Tiara?"Tanya Enzy
"Bukan tapi ka Gabriel"Ucap Intan
"Apaan bawa-bawa nama aku?"Tanya Gabriel tanpa suara tapi intan hanya tersenyum
"Lu jangan gila bawa princess nya keluarga Dhekson mana istri Willy Lorenzo lagi"Ucap Enzy
"Gak papa kok dia jago kalau balapan"Ucap Intan
"Tapi kalau kenapa-kenapa bisa gua kena kasus"Ucap Enzy
__ADS_1
"Gak paa santai aja,oke yah aku ikut sama dia,bye bye"Ucap Intan lalu dia mematikan ponselnya sepihak
"Kenapa?"Tanya Gabriel
"Kaka ikut balapan besok sama aku yah"Ucap Intan
"Apa kok dadakan sih?"Tanya Gabriel
"Ntan kamu jangan gila kamu itu lagi hamil"Ucap Tiara memperingati
"Aku itu hamil bukan sakit"Ucap Intan
"Ka Riel harus ikut soal nya aku udah bilang tadi ke temen ku"Ucap Intan
"Mau ya ka"Rengek intan pada Gabriel
"Iyah-iyah aku ikut deh demi si bontot dan calon keponakkan ku yah"Ucap Gabriel
"Yeeeeee"Ucap Intan lalu dia mencium pipi Gabriel
"Bisa-bisa lagi hamil malah ikutan balapan tapi kamu gak izin dulu sama Rio ntan?"Tanya Tiara
"Gak papa santai aja pokoknya harus ikut itu balapan"Ucap Intan
"Tapi itu balapan nya legal gak?"Tanya Tiara
"Legal kok ka masa ilegal sih"Ucap Intan
"Kan siapa tau"Ucap Tiara
"Semangat ya ka Riel"Ucap Intan
"Tapi aku gak janji soalnya suamiku bisa larang aku"Ucap Gabriel
"Kok gitu sih?aku udah janji loh kalau kaka batalin bisa-bisa temen ku nanti dia kebingungan cari orang lagi"Ucap Intan
"Betul juga yah iya-iya aku usahin nanti ikut yah"Ucap Gabriel
"Balapannya berapa kilometer?"Tanya Gabriel
"Cuma sedikit kok ka mungkin 25 kilometer"Ucap Intan
"Oke deh"Ucap Gabriel
"Ka Riel janji yah"Ucap Intan
"Iyah intan"Ucap Gabriel
"Tapi harus hati-hati ya intan kamu lagi hamil kalau kamu kenapa-napa apalagi kandungan kamu itu bisa-bisa suami kamu kecewa berat apalagi Oma dan Opa"Ucap Tiara
"Iyah Kaka bawel aku balapan mobil bukan motor jadi santai"Ucap Intan
"Tetap aja bahaya kamu enak banget bilangnya santai"Ucap Tiara
"Ka Riel semangat kita harus menang"Ucap Intan
"Siap"Ucap Gabriel
Para suami mereka datang dan mereka duduk dihadapan istri mereka masing-masing intan menatap tajam suaminya sedangkan Rio menatap dengan wajah takut
"By aku besok ikut intan yah"Ucap Gabriel
"Kemana?"Tanya Willy
"Balapan by yah yah yah"Rengek Gabriel
__ADS_1
"Apa balapan?Ucap Rio kaget dengan mata melotot menatap intan sedangkan intan hanya bersikap santai