Riontan

Riontan
Episode 125


__ADS_3

Pertunjukkan sangat membuat Cio senang bahkan dia terus tertawa apalagi dia terlahir tampan jadi banyak sekali orang yang gemas pada Cio tapi Rio melarang siapapun menyentuh putranya


Pertunjukkan sudah selesai dan Rio sekarang tinggal dengan Cio dan 2 anaknya buahnya sedangkan Rena sudah pulang karena kekasihnya menelpon nya dan Rio juga menyuruh nya pulang


Rio membawa Cio masuk kedalam tempat dimana sangat banyak ikan membuat Cio sangat senang bahkan tertawa sambil bertepuk tangannya


Disekitar sana ada badut boneka beruang lagi dan Cio lagi mengajak Rio untuk mendekati boneka itu


"Didi"Ajak Cio sambil menunjuk boneka beruang itu


"Jangan yah kamu liat gak badutnya kucel nanti Daddy beli kostum gitu yah terus Om Indra dan om Frans yang pakai"Ucap Rio pada Cio tapi dia malah menangis karena kemauannya tidak dituruti oleh Rio


Dengan sangat terpaksa Rio mengikuti kemauan putranya ketika dia berdekatan dengan badut itu Cio langsung diam dengan ekspresi wajah yang sangat menggemaskan


Badut itu menari-nari didepan Rio dan senyum Cio terbentuk dari bibir tipis keturunan daddy-nya


Badut itu mengajak Rio bersalaman dan Rio ingin menjabat tangan badut itu tapi dengan cepat badut itu membetuk tanganya seperti pistol dan mengarahkan kepala Rio membuat Rio terdiam bahkan terkejut


"Gerakkan ini?"Ucap Rio pelan sambil menatap badut itu


Flashback on


Dikehamilan intan yang masih berusia 3 bulan intan sedang asik bermain PS sendirian didepan telivisi besar kamarnya sedangkan Rio mengerjakan perkerjaan duduk dibelakang Intan


"Ay kok musuhnya jago-jago sih?kan aku gak bisa menang"Adu intan tapi matanya masih ditelevisi besar nya


"Emang nya kamu setting nya tadi apa? easy atau hard?"Tanya Rio dia meletakkan laptop lalu mendekati intan yang sedang sibuk bermain


"Sini aku settingin biar kamu gak kesusahan main nya"Ucap Rio tapi intan malah melempar stike nya


"Aku udah cape main Ay,matiin aja game nya"Ucap Intan dengan santai membuat Rio geleng-geleng kepala dengan tingkah istrinya


Rio mematikan gamenya lalu melanjutkan perkerjaan nya dan intan duduk disampingnya Rio sambil menyandarkan kepalanya dibahu Rio


"Ay aku kangen masa-masa dimana aku dan ka Tiara kompak buat kenakalan"Ucap Intan lalu dia memeluk tangan Rio dan Rio menutup laptopnya lagi untuk mendengarkan cerita istrinya

__ADS_1


"Kangen kenapa?"Tanya Rio lembut pada intan


"Kamu mau dengar cerita kenakalan aku?"Tanya Intan dan Rio menganggukan kepalanya


"Coba cerita"Suruh Rio


"Ceritanya ini sebelum ka Tiara kenal dengan ka Prince bahkan aku masih SMP waktu itu"Ucap Intan


"Kami kan mau nonton konser Ay tapi waktu itu kami sama-sama ada ulangan harian padahal kami udah nabung buat nonton konser itu dan juga kami udah beli tiket kan"Ucap Intan


"Dan kami berdua memutuskan buat bolos demi konser Ay,salah gak sih?"Tanya Intan


"Salah dong Ay kan bolos apalagi pas ulangan"Jawab Rio lembut


"Tapi salah guru nya tau Ay"Jawab Intan yang tidak mau disalahkan oleh Rio


"Aku gak mau debat kamu Ay, rambut kamu rontok aja yang kamu salahin shamponya"Ucap Rio


"Kami kan Ay sebelum berangkat sekolah itu kaya orang ada apa-apa gitu bahkan Bunda dan ayah juga curiga"Ucap Intan


"Dan pas kami disuruh nyuci piring kami debat tuh di dapur sampai piring pecah kan dan bunda ngamuk dong ke kami"Ucap Intan


"Ciptain gerakan buat apa?"Tanya Rio yang setia mendengarkan cerita istrinya


"Gerakkan Ay,coba kamu ngehadap aku"suruh intan dan Rio mengikuti arahan istrinya


"Gerakkan itu simple kok cuma kompak terus saliman dan tembak kepala pakai tangan tapi harus cepat-cepat Ay siapa yang kalah dia yang harus terima hukuman dari bunda kalau kami ketahuan bolos dan kami sepakat kalau mau buat kenakalan bakal gunain gerakkan itu jadi siapa yang kalah harus terima akibatnya"Ucap Intan


"Tapi aku selalu kalah dari Kaka,dan gerakkan ini cuma aku dan ka Tiara yang tau,kamu juga kalau ka Tiara cerita ke ka Prince berarti ka Prince juga tau"Ucap Intan


"Tapi sebenarnya kata ka Tiara arti dari tembakkan kekepala itu adalah sebuah ciuman tapi pakai tangan"Ucap Intan


"Aku gak nyangka arti tembakan biar sebuah ciuman Ay"Jawab Rio sambil tersenyum


"Kaka itu emang gitu Ay dia perhatian ke tau tapi gengsinya luar biasanya"Ucap Intan

__ADS_1


"Kamu juga kan?"Tanya Rio


"Aku dulu sering di bully dan Kaka orang yang selalu bela aku sampai dia dihukum sama guru BK karena belain aku"Ucap Intan


"Kaka itu emang nyebelin,ngeselin tapi rasa sayang dia ke aku melebihi itu semuanya dan buat aku bangga jadi adik dia"Ucap Intan


"Aku gak tau rasanya punya saudara kandung tapi aku punya Prince dan juga ka Riel dan anggap mereka juga begitu, Prince juga menyebalkan bahkan dia sempat mau bunuh aku karena aku menentang dia pas dia kehilangan istri pertama nya dulu"Ucap Rio membuat intan terkejut


"Bunuh kamu?"Tanya Intan


"Aku gak pernah benci dia karena aku menyayangi dia Ay bahkan kami sempat di rumor kan gay kan"Ucap Rio lalu dia tertawa


"Kalian itu benar-benar sahabat sejati ya Ay,tapi aku liat ka Prince tingkahnya kaya ka Tiara tau kaya cuek-cuek tapi perhatian"Ucap Intan


"Dia gengsian Ay makanya gitu"Ucap Rio


"Pantes jodoh"Ucap Intan dan intan bergayut manja ditangan suaminya


Flashback off


Rio masih terdiam menatap badut itu yang masih menari-nari didepan Cio yang sejak tadi terus tertawa dibuatnya


"Ay?"Ucap Rio lalu Rio ingin merebut kepala badut itu tapi dia menahannya


"Ay"Panggil Rio pada badut itu


"Omy Didi"Ucap Cio sambil menunjuk badut yang ada didepan mereka


Indra dan Frans langsung menahan badut itu dan Rio ingin menarik kepala nya tapi ada petugas yang datang menahan tindakan Rio pada badut itu


"Apa ini kalian ingin berbuat kekerasan ditempat umum?"Tanya Petugas keamanan disana


"Saya penasaran siapa orang dibalik badut ini"Ucap Rio sambil terus menatap badut itu


Badut itu pergi membuat Cio langsung menangis dengan kencangnya

__ADS_1


"Ikuti dia Ndra?"Suruh Rio dan Indra langsung mengejarnya


Rio diam sambil menatap Indra yang mengejar badut tadi


__ADS_2