Riontan

Riontan
Episode 76


__ADS_3

Anak buah masuk dengan wajah menunduk dia memberi tahu jika Rio dan Riko mengalami kecelakaan farah dan itu langsung membuat Tante Lala pingsan mendengar 2 lelaki yang dia cintai mengalami kecelakaan


Arka dan Prince akan kerumah sakit sedangkan yang lainnya tinggal untuk menjaga Tante Lala


"Ka aku mau ikut"Pinta intan karena dia juga ingin melihat keadaan suaminya


Prince mengijinkan nya lalu mereka pergi tapi arka dan Prince sesekali mengusap air mata mereka mendengar orang terdekat mereka mengalami kecelakaan yang sangat parah


Prince menyetir dengan kecepatan tinggi agar bisa cepat sampai ketika dia sudah sampai intan langsung berlari masuk meninggalkan Arka dan Prince yang masih di parkiran


Rio dan Riko dia dibawa keruang ICU langsung karena mereka sama-sama mengalami luka yang parah


Prince berlari masuk untuk menjaga intan karena intan pasti sangat hancur sekarang


Intan berada di resepsionis untuk menanyakan keberadaannya Rio dan Prince datang dia langsung menggenggam tangan intan


"Apapun yang terjadi jangan pernah jauh dari kaka"Ucap Prince tapi intan hanya diam sambil menatap wajah Prince


Resepsionis memberitahu jika Rio dirawat diruang ICU begitupun dengan Riko


Prince benar-benar menggenggam tangan adik ipar nya itu agar intan aman


Intan bisa melihat Rio dari cermin yang langsung bisa melihat seluruh isi ruangan Rio


Rio sedang ditangani oleh dokter-dokter disana intan memeluk Prince sambil sesegukkan menangis karena melihat lelakinya sedang ditangani oleh dokter


"Rio pasti selamat Ntan"Ucap Prince


Intan terus menangis dipelukan Prince sampai-sampai tidak bisa berbicara pada Prince


Prince terus memeluk intan agar intan merasa aman


"Ka suami kuuuu"Ucap Intan lirih


"Aku gak bisa liat orang yang kucintai harus pergi lagi bahkan dengan cara yang sama yaitu kecelakaan"Ucap Intan lalu dia memeluk Prince dengan eratnya


"Ayyyyy bangun"Suruh Intan


Intan ingin masuk ruangan Rio tapi Prince menahannya Prince juga meneteskan air matanya karena tidak tega melihat intan


Intan mendorong tubuh Prince dengan kuatnya sampai terlepas pelukan Prince pada nya


"Sesulit itu ka aku bahagia?dulu aku kehilangan ayah bunda,aku pernah ingin diperkosa,aku pernah ingin mati dan sekarang aku harus melihat suamiku seperti?"Tanya Intan sambil menangis


"Boleh aku mengeluh ka atas semua kejadian yang aku terima ini yang benar-benar buat aku tersiksa?"Tanya Intan


"Boleh aku menunduh seseorang agar hati ku lega dan aku jadikan pelampiasan?"Tanya Intan sambil menangis


Prince hanya diam sambil melihat Intan yang sangat terpukul bahkan menderita


"Aku kira uang,kekayaan dan semuanya yang berbau mewah dan mahal itu membahagiakan tapi ternyata hidup sederhana dengan orang yang kita cintai itu lebih menyenangkan"Ucap Intan dengan suara meninggi

__ADS_1


Prince memeluk intan agar dia bisa tenang tapi dia terus berontak tapi Prince memeluknya dengan erat sampai intan berhenti berontak


"Aku juga mau bahagia ka dengan suami itu saja gak lebih"Ucap Intan lirih didalam pelukan Prince


"Maafin Kaka dan semua anggota keluarga Kaka ntan karena musuh-musuh kami kamu harus seperti ini"Ucap Prince


Intan menangis dengan kencang dipelukan Prince tapi dia membiarkannya saja agar terhubung intan bisa meluapkan rasa emosinya


"Matthew ini pasti kamu kan yang lakukan?lihat saja apa yang bakal aku lakukan"Prince membatin


5 Jam Rio ditangani sedangkan Riko masih di tangani di ruangan terpisah dengan Rio tapi sama-sama di ruang ICU yang menjaga Riko adalah Arka


Keadaan Rio masih belum sadarkan diri bahkan dia tidak di pindahkan ke ruang rawat masih di ruang ICU


Intan terus meneteskan air matanya melihat kondisi suaminya yang tertidur dengan alat-alat ditubuhnya


"Ayyyyy"Panggil Intan lirih menatap Rio di kaya yang langsung bisa melihat Rio


"Ay aku melarang kamu tidur sekarang,aku mau kamu peluk aku seperti biasanya ay"Ucap Intan


Luka terparah Rio adalah kepalanya bahkan Rio juga mengalami patah tangan dan kaki akibat kecelakaan itu tapi Rio tidak mengalami koma membuat Prince lebih bisa bernafas lega sedikit tapi tidak dengan Intan dia terus memanggil Rio sambil menatap Rio karena Rio masih belum diizinkan untuk dikunjungi


"Ntan kita makan dulu yuk kamu dari tadi belum makan"Ajak Prince


"Nanti ka aku masih belum puas liat suamiku"Ucap Intan yang mulai tenang tapi masih terus meneteskan air matanya


"Kita makan dulu Intan"Ajak Prince lagi


"Ntan ayo lah makan"Pinta Prince intan tidak memperdulikan ocehan Prince dan Prince terpaksa menarik tangan intan untuk duduk makan didepan ruangan Rio karena makanan nya sudah dibeli kan oleh para anak buah Prince tadi


Prince meletakkan makanan dipaha intan tapi intan hanya diam


"Ayo makan?"Suruh Prince dan intan menurut dia makan walaupun dengan rasa malas


Intan makan sambil menunduk bahkan air matanya menetes dari mata nya


"Ntan Rio punya butuh pemulihan dia pasti baik-baik aja"Ucap Prince menyemangati adik ipar nya


"Kamu harus makan banyak biar kamu punya tenaga"Ucap Prince


Alice datang dengan tergesa-gesa bahkan di wajahnya terlihat panik dan khawatir setelah tau jika Rio mengalami kecelakaan


Alice ingin masuk keruangan nya Rio tapi Prince menghalangi nya


"Rio masih belum bisa di jenguk!"Ucap Prince


"Aku mau liat keadaan Rio Prince!aku sangat khawatir sekarang"Ucap Alice


"Khawatir?bukannya ini gara-gara mantan kekasih kamu itu hah?"Tanya Prince dengan tatapan elang pada Alice sedangkan intan masih duduk ditempatnya sambil membelakangi keduanya


"Ini bukan salah Mattew dia gak lakuin ini semuanya"Ucap Alice

__ADS_1


Prince diam lalu dia mendorong tubuh Alice dengan kasar agar dia pergi


"Lebih baik pergi rasa kasihan kamu gak diperlukan disini"Ucap Prince


"Rio cuma butuh intan sebagai istri nya bukan kamu"Ucap Prince


"Tapi aku datang mau liat dia Prince emang itu sebuah kejahatan?"Tanya Alice sambil berdiri


"Yang buat Rio dan kakekku seperti ini kamu dan Matthew Alice jangan sampai saya bertindak kasar"Ancam Prince sambil menunjuk-nunjuk wajah Alice


Intan berdiri lalu langsung menampar wajah Alice dengan kuatnya sampai Alice ingin terbentur dinding


"Lebih baik pergi kalau aku lebih bertindak kasar ke kamu ka"Ucap Intan


Alice bukannya pergi tapi malah seolah-olah menantang Intan dengan berdiri didepannya sambil menatap wajah intan


"Rio kecelakaan bukan salah aku ataupun Matthew ntan sejahat-jahatnya Rio ke aku,aku gak bakal tega liat dia seperti ini karena incaran aku adalah kamu"Ucap Alice lalu Alice pergi dari sana


Intan ingin mengejar Alice tapi ditahan oleh Prince


"Kamu ngapain?"Tanya Prince


"Aku mau kejar dia,kalau bukan Matthew terus siapa?"Tanya Intan


"Udah nanti Kaka cari tau kamu disini aja"Ucap Prince


"Suami ku orang baik kan ka masa dia punya musuh?"Tanya Intan dan prince hanya mengangguk kepalanya


"Rio pergi secara tiba-tiba waktu itu dan terjadi kecelakaan ini pasti ada orang lain selain Matthew yang mengincar Rio"Batin Prince


Arka datang dengan wajah kesedihan diwajahnya


"Kenapa Pah?"Tanya Prince


"Om masih ditangani oleh dokter"Ucap Arka


"Hah masih Pah?kok bisa lama"Tanya Prince


"Seperti nya kondisi Om lebih parah dari Rio"Ucap Arka lalu dia menghapus air matanya karena arka sudah menganggap Riko sebagai Kaka kandungnya bukan hanya Kaka ipar nya


Prince hanya diam sambil menatap Papahnya dia tau jika Papahnya bukan orang yang mudah meneteskan air matanya apalagi didepannya seperti ini


"Kita harus habisi Matthew itu Prince"Ucap Arka


"Pah lebih baik kita tunggu kondisi Rio dan Opah membaik atau tidak tunggu Opah selesai ditangani"Ucap Prince


"Kalau sampai om Riko kenapa-kenapa akan buat siapapun yang sudah melakukan ini mendapatkan penyiksaan tidak ada ampun"Ucap Arka dengan mata tajamnya tapi berkaca-kaca


Prince memeluk Papahnya karena dia sangat tidak menyukai jika Papahnya seperti sekarang


"Papah gak bayangin apa yang terjadi jika Tante Lala tau kalau kondisi suaminya dan anak nya seperti ini Prince"Ucap Arka

__ADS_1


"Dia sangat mencintai 2 laki-laki yang sedang ada ruang ICU rumah sakit ini melebihi dirinya sendiri"Ucap arka dengan suara gementar menahan tangisnya intan melihat arka seperti ini pun ikut meneteskan air matanya


__ADS_2