Riontan

Riontan
Episode 130


__ADS_3

Intan membeli beberapa mie intan cup dengan uang hasil nya tadi,dia lalu menyeduhnya dan makan dia sampai habis 2 cup sekaligus setelahnya dia mandi lalu mengganti pakaiannya dia berdiri didepan Rio sambil menggaruk alisnya karena dia bingung ingin tidur dimana


"Kasur ku aja cuma muat satu orang dan dia masih tidur terus aku tidur dimana dong?"Tanya Intan


Intan mengambil selimut dan dia merebahkan tubuhnya disampingnya Rio dengan dia meletakkan penghalang kepala kostum nya yang sangat besar itu


Intan tiduran menatap Rio dengan intens entah kenapa perasaan sangat senang bisa tidur dengan Rio padahal di pikiran dia tidak pernah pengenal Rio


"Dia siapa yah?"Tanya Intan pada dirinya sendiri dan intan memberanikan diri menyentuh wajah Rio tapi belum menyentuh wajah Rio tangannya sudah ditarik oleh Rio dan dia berada didalam pelukkan Rio penghalang tadi sudah dilempar Rio keseberang arah


Rio bukannya hanya memeluk intan tapi Rio sekarang berada diatas intan matanya menatap intan dia masih pengaruh alkohol


Rio mengecup bibir intan dengan ganas pada intan intan mendorong tubuh Rio dan Rio melepaskan ciumannya dia menatap wajah intan dengan tatapan hangatnya lalu tersenyum manis


"Ay aku merindukan kamu"Ucap Rio lalu dia terjatuh diatas intan tapi intan hanya diam orang yang ada dihadapannya sekarang bukan orang asing makanya tubuhnya seakan-akan menerima perlakuan Rio


Intan mengecap bibirnya yang di cium Rio tadi dan tangan intan malah mengelus rambut Rio yang ada di bahunya Rio mencium-cium leher intan


"Kamu hidup Ay?"Ucap Rio pelan tapi intan mendengar nya dia hanya diam tapi tangannya terus mengelus rambut Rio


"Kamu siapa dan aku siapa?"Tanya Intan tapi Rio tidak menjawab pertanyaan intan


Tangan Rio masuk kedalam baju intan membuat Rio langsung terkejut karena Rio tiba-tiba menggenggam gunung kembarnya


Intan mendorong tubuh Rio sampai Rio jatuh dari atas tubuhnya tapi Rio masih saja mendekati intan dia memasukkan intan kedalam pelukannya


Nafas Rio mulai teratur karena dia tertidur pulas lagi intan menatap dada bidang Rio bau parfum maskulin khas Rio sangat membuat Intan nyaman


Intan juga menutup matanya karena dia juga lelah karena berkerja seharian menjadi badut keliling kota


Malam berganti pagi yang bangun terlebih dahulu adalah Rio mereka tidur sambil berpelukan ketika Rio membuka matanya dia kaget bukan main dia langsung menjauh dari intan


"Ada hantu"Teriak Rio sambil menutup wajahnya membuat intan terbangun dia juga langsung duduk dia menatap sekitar dia mencari hantu yang dia maksud Rio


"Mana hantunya?"Tanya Intan sambil menatap sekitar


"Kamu Ay hantunya"Ucap Rio sambil menutup wajahnya membuat intan langsung menatap malas Rio mengakatai nya hantu

__ADS_1


"Aku bukan hantu!"Ucap Intan sambil mendekati Rio intan juga menyentuh tangan Rio menyuruh nya membuka wajahnya


"Buka tangan kamu aku bukan hantu"Suruh intan Rio berhenti histeris dan mulai membuka tangannya dan menatap wajah intan yang ada dihadapannya


Rio menatap tidak berkedip wanita yang ada dihadapannya ini sampai air matanya menetes tanpa permisi dari matanya membuat intan terkejut melihat reaksi Rio melihatnya


"Kamu kenapa nangis?aku bukan hantu"Ucap Intan pada Rio tapi Rio menyandarkan kepalanya didada intan tangannya melingkar dipingganya intan


"Kamu hidup Ay"Ucap Rio sambil tertawa kecil karena dia sangat senang sekali melihat intan ada dihadapannya


"Emang aku mati?aku hidup kok tapi tunggu nama ku intan bukan Ay"Sanggah intan


Rio menatap Intan dia benar-benar tidak percaya jika dihadapnya sekarang adalah istrinya


"Kamu istriku Ay!Kamu Intan Rianti Wijaksono Nyonya besar Wijaksono"Ucap Rio sambil tersenyum tapi matanya terus meneteskan air mata


"Nama ku cuma intan gak sepanjang itu"Jawab Intan


"Aku istri kamu?aku lajang tau"Ucap Intan membuat Rio terdiam mendengar ucapan intan


"Jangan prank aku Ay,kamu istriku dan dimansion kita ada putra ku namanya Arbecio Dirgantara Wijaksono anak kita"Ucap Rio


"Aku gak punya suami apalagi anak kapan aku nikah?"Tanya Intan kebingungan


"Kamu masih mau prank aku?kamu pura-pura lupa ingatan Ay?"Tanya Rio


"Aku gak lupa ingatan kok tapi kamu emang gak pernah ada dihidupku"Ucap Intan lalu dia menangkis tangan Rio yang menggenggam tangan nya


"Lebih baik kamu pergi dari sini sebelum aku diusir sama ibu kos karena bawa kamu kesini"Ucap Intan Rio menangkup wajah Intan dia langsung mengecup bibir intan dengan kasarnya tapi intan mendorong nya sampai ciumannya terlepas


"Jaga sikap kamu"Ucap Intan tegas bahkan tatapan sangat tajam pada Rio lalu dia berdiri tapi Rio mengikutinya


"Ay kita pulang yah pasti Cio akan sangat senang melihat Mommy masih hidup"Ucap Rio di belakang Intan


"Rumah ku disini"Ucap Intan tanpa menatap Rio


Rio menatap sekitar menatap rumah sewaan intan sangat kumuh sangat tidak layak menurutnya

__ADS_1


"Aku suami kamu Ay apa kamu lupa?"Tanya Rio


"Aku masih lajang aku belum pernah menikah"Jawab intan


Rio mendekati intan dia berdiri dibelakang Intan lalu membalik tubuh intan,dia mengangkat tubuh intan mendudukkan dimeja


"Mau pembuktian jika kamu sudah menikah?"Tanya Rio dengan wajah seriusnya


"Kita pulang ya Ay kasihan anak kita"Ajak Rio pada intan


"Aku bukan istri kamu!paling cuma kebetulan aja muka ku mirip dengan istrimu dan nama ku juga"Ucap Intan


"Aku tahu istri ku Ay tidak mungkin aku salah"Jawab Rio


"Tapi tunggu kenapa aku bisa disini?"Tanya Rio


"Tadi malam kamu hampir menabrak ku terus kamu mabuk karena jaraknya dekat rumahnya jadi jua bawa aja kamu kesini"Jawab Intan


"Apa kamu benar-benar lupa siapa aku Ay?"Tanya Rio pada intan dia diam sambil menatap mata Rio dengan intens


"Aku lapar mau makan sebenarnya lagi aku bakal kerja"Ucap Intan dia mendorong tubuh Rio lalu dia mengambil mie intan cup yang dia beli tadi malam


"Kamu mau?"Tanya Intan pada Rio dan Rio menganggukan kepalanya


Intan mulai memasak air untuk memasak mie instan cup nya sedangkan Rio menatap intan saja


"Aku sudah bertemu dengan intan,lalu siapa yang ada didalam makam itu?"Tanya Rio


10 menit intan menyeduh mie cup nya dan akhirnya jadi dia menyiapkan untuk Rio lalu mereka makan berdua


"Boleh aku ikut kamu kerja?"Tanya Rio pada intan


"Aku kerja sebagai badut keliling"Ucap Intan lalu memasukan mie kedalam mulutnya


"Ay"Panggil Rio


"Aku bukan Ay nama ku Intan"Ucap Intan tegas

__ADS_1


Rio memasukkan mie kedalam mulutnya sambil terus menatap intan lalu dia tersenyum tipis sedangkan intan hanya fokus pada mie cup nya


__ADS_2