
Gabriel Willy pulang karena si kembar sudah punya sekolah begitupun dengan Dania
Sedangkan Arka dan Hana dengan Tante Lala menjaga Riko
Intan sedang duduk dengan Tiara di sofa sambil berbicara tentang masalah kehamilan sedangkan Prince duduk disamping Rio
"Gua kira lu bakal koma atau amesia bro karena kecelakaan yang kalian alami sangat parah bahkan bisa meninggal"Ucap Prince
"Kalu lu sampai meninggal gua bakal benci lu bro"Ucap Prince tapi Rio hanya diam mendengarkan ucapan Prince
"Gua kira kalau lu kenapa-kenapa gua bakal kaya bodo amat tapi ternyata gak gua nangis beneran sangkin gua takutnya lu kenapa-napa"Ucap Prince
"Lu selalu bilang kan kalau lu gak bisa tanpa gua tapi ternyata gua juga gitu kok"Ucap Prince
Intan menatap Rio dengan Prince
"Mereka bahas apa yah?"Tanya Intan
"Gak tau mungkin hal yang gak penting sih biasanya mereka itu kalau ngomong"Jawab Tiara
"Kamu pernah bayangin gak sih kalau kita bakal punya suami yang satu keluarga?"Tanya Tiara
"Gak sih"Ucap Intan santai
"Bahkan kamu jadi model cantik berbakat jadi istri seorang pewaris tunggal kaya raya"Ucap Tiara
"Kamu ingatkan cita-cita kaka dulu?"Tanya Tiara
"Nikah dengan pria kaya"Jawab intan malas
"Dan cita-cita itu kaka turunin ke Hellen?kaka emang gesrek!"Ucap Intan kesal pada Tiara
"Loh emang kenapa?emang kamu tega liat anak kamu nanti susah ekonomi?"Tanya Tiara
"Kaka nya aja yang matre kan?ka Prince itu orang kaya mana mungkin mau dia liat anaknya sulit ekonomi"Ucap Intan
"Makanya itu jiwa matre itu turun ke anak ku biar dia gak kepincut sama cowo yang cuma modal tanya "udah makan belum?"Ucap Tiara
"Ayah bunda dulu perasaan gak pernah ajarin gitu ke kita ka?"Tanya Intan
"Ayah bunda itu baik makanya gak gitu"Jawab Tiara
"Berarti kaka gak baik dong?"Tanya Intan
"Maksud lu apaan hah?Tanya Tiara sambil melotot
"Dih ngegas"Ucap Intan
Prince langsung berdiri menghampiri intan dan Tiara
"Woy!woy! kok malah berantem sih hah?"Tanya Prince didepan mereka berdua
__ADS_1
"Dia bee katain aku gak bener"Adu Tiara
"Dih ngadu ke ka Prince padahal dia yang mulai kok"Jawab Intan
"Kalau ketemu itu bisa gak sih jangan berantem gitu,susah banget damai nya"Ucap Prince
"Namanya juga adik kaka mana sama-sama perempuan lagi"Jawab Tiara pelan
"Betul tuh"Tambah intan
"Kalau gini aja kompak kalian"Ucap Prince
"Pusing kelapa ku"Ucap Prince lalu dia duduk disampingnya Tiara
Intan berdiri dia menghampiri Rio lalu dia duduk disampingnya Rio sambil tersenyum manis
Dia hanya diam menatap Rio tapi Rio tersenyum melihat intan
"Ka Tiara lapar gak?"Tanya Intan
"Lapar gua tapi gua mau makan lu"jawab Tiara
"Apa sih aku serius juga"Ucap Intan
"Kenapa kamu lapar?"Tanya Tiara sedikit lembut
"Gak aku cuma mau tanya kaka aja"Ucap Intan
"Kaka paham kok ntan yaudah kami pulang aja kasihan Hellen dan king dirumah"Ucap Prince lalu dia pergi tertinggal Intan dan Rio
Intan tersenyum menatap wajah Rio lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajah Rio lalu mencium bibir Rio tapi ciumannya hanya menempel intan memejamkan matanya sedangkan Rio tidak dia menatap wajah intan
Pintu ruangan Rio terbuka ternyata Nissa masuk dengan Dila susternya Intan langsung melepaskan ciuman bahkan dia hampir terjatuh karena sangkin kagetnya
Nissa dan Dila tertawa kecil melihat tingkah Intan yang mencium Rio dia datang untuk mencek keadaan Rio tapi dia malah melihat adegan romantis
"Nanti kalau mau ngapa-ngapain itu kunci pintu ya ntan"Suruh Nissa sambil tertawa kecil sedangkan Intan menundukkan kepalanya karena malu
"Pinjam Rio nya ya ntan"Ucap Nissa sambil tertawa kecil
Rio tersenyum karena intan jadi salah tingkah karena ketahuan mencium nya oleh Nissa tapi menurutnya intan menggemaskan jika sedang salah tingkah
Intan diam dipojokan sambil menundukkan kepalanya
"Ayyy"Panggil Rio pelan sekali tapi intan mendengar suara Rio dia langsung mengangkat kepalanya dan menatap Rio
"Ty suami ku panggil aku tadi?"Tanya Intan yang masih tidak percaya jika suami nya memanggilnya
"Iyah intan pelan soalnya otot-otot seluruh tubuh dia lumpuh sementara"Jawab Nissa
"Tapi dalam 1 Minggu kayanya dia udah bisa ngomong lagi kok soalnya kondisi terus membaik"Ucap Nissa lagi
__ADS_1
"Kamu juga jangan terlalu aktif masa kandungan kamu baru 2 Minggu"Ucap Nissa
"Iyah Ty"Ucap Intan
"Kalau pulangnya kapan ty?"Tanya Intan
"Pulangnya sih aunty belum tau yah tapi semoga aja dia bisa lekas sembuh cepat dan pulang nya cepat juga"Ucap Nissa
Nissa sudah selesai memeriksa Rio lalu dia keluar lagi untuk memantau pasien yang lainnya
"Ayyyy"Panggil Intan sambil memegangi bahu Rio
"Aku malu ketahuan cium kamu"Ucap Intan lalu meletakkan kepalanya di pundak Rio
"Ayyyyy"Panggil Rio intan langsung menatap Rio
"Cuma bisa ngomong itu Ay?"Tanya Intan dan Rio menganggukan kepalanya pelan sekali
"Tapi nyampe nya ke hatiiii"Ucap Intan lalu dia bergelayut manja didada Rio
Intan duduk dikursi dia sekarang berpikir sejenak sambil memiringkan kepalanya menatap langit-langit kamarnya
"Kok aku mau cendol yah?"Tanya Intan
"Ayyy kayanya anak kamu lagi ngidam aku keluar dulu yah buat cari cendol soalnya aku mau beli sendiri gak mau yang lain"Ucap Intan dia mencium pipi Rio lalu pergi
Rio berusaha mengeluarkan kemampuan untuk bisa bergerak atau berusaha menahan Intan tapi dia tidak bisa sampai keringat dingin mengalir didahinya
"Semoga aja dia gak papa"Batin Rio
Disisi
Intan sedang berjalan keluar tanpa siapapun atau selain Rio tapi para bodyguard Rio yang melihat intan pergi langsung mengikutinya dan syukurnya didepan rumah sakit itu ada bapak-bapak pedagang cendol jadi dia tidak perlu jauh-jauh lagi
Intan beli langsung 3 membuat pedagang itu hanya tersenyum melihat Intan
Intan tidak langsung masuk kedalam melainkan dua makan disamping gerobak bapak cendol itu
Anak buah Rio langsung menggerombongi Intan yang sedang minum cendol dengan nikmatnya
"Kalian mau?"Tanya Intan pada para anak buah Rio tapi mereka menggelengkan kepalanya
"Nona lebih baik kita masuk saja disini panas kamu kan lagi hamil"Ucap Bodyguard
"Aku mau makan disini aja soalnya enak"Ucap Intan
"Nona gimana keadaan tuan muda?"Tanya Bodyguard Rio
"Sudah kok tapi dia mengalami kelumpuhan sementara ngomong aja dia gak bisa apalgi gerak"Ucap Intan
Mereka semua tersenyum senang mendengar bos mereka sudah membaik tapi Riko bos mereka yang terdahulu masih belum mendapatkan kabar baik
__ADS_1