
Rio dan intan sudah pergi menuju tempat-tempat yang Rio rencanakan bahkan mereka sudah menitipkan anak-anaknya ke Mommy dan Papi Riko
Sepanjang perjalanan Rio terus menggenggam tangan intan sambil sesekali mencium nya
"Tempat pertama kita bakal ke tempat ice skating"Ajak Rio
"Aku pernah kesana buat bagiin selembaran sebagai badut"Ucap Intan lalu Rio menatap Intan dengan tatapan sendu lalu dia menatap jalan lagi
"Tega kamu Tio menjadikan istriku badut padahal kamu tau jika dia adalah istriku"Batin Rio
"Aku kan gak bisa naik itu Ay dan aku pernah bayangin kalau aku diajarin seseorang dengan sabar dan juga dengan romantis tapi itu kayanya bukan angan-angan aku tapi kaya kenyataan"Ucap Intan sambil tersenyum
"Kamu lupa Ay? kita pernah kesana dan aku ajarin kamu sampai kamu bisa waktu itu Ay"Ucap Rio bahkan aku punya video dan foto nya waktu itu
"Benarkah?pantas aja aku pernah bayangin itu tapi setelahnya aku pusing hampir 1 jam aku didalam toilet karena kepala aku pusing bahkan aku diomelin orang yang nyuruh aku bagi-bagi selembaran karena selebarannya masih banyak bahkan aku sampai disuruh balikin uangnya"Ucap Intan lalu dia tersenyum sangat terlihat jika ada kesedihan didalam cerita intan
"Kamu balikin uangnya?"Tanya Rio dan intan menganggukan kepalanya
"Bahkan aku gak makan seharian"Ucap Intan membuat Rio sakit hati mendengar cerita istrinya
"Kamu gak makan?"Tanya Rio
"Aku gak papa kok Ay, awal-awal aku jadi badut benar-benar susah bahkan aku sering gak makan karena terbiasa jadinya aku gak papa kok"Jawab intan
"Kamu ketemu Tio gimana ceritanya?"Tanya Rio lagi tapi intan menggelengkan kepalanya lalu Rio menyandarkan kepalanya dibahu nya
"Kamu tau Ay denger cerita kamu itu bikin aku sedih,kamu sampai gak makan seharian bahkan kamu cari uang dengan susah payah"Ucap Rio lalu
"Aku gak papa kok Ay,kalau gak gitu aku gak pernah tau kan kerasnya dunia luar"Ucap Intan
Mata Rio menjadi tajam dia benar-benar sangat marah pada orang yang sudah membuat istrinya sangat menderita diluar sana
45 menit diperjalanan akhirnya mereka sampai ditempat tujuan mereka
Rio tidak sedikit pun melepaskan intan bahkan intan berjalan sedikit jauh dari nya saja dia langsung menarik tangan intan
__ADS_1
Tempat tujuan mereka bukan langsung menuju tempat ice skating melainkan tempat-tempat yang lainnya
Rio tidak sengaja menabrak perempuan cantik dan intan langsung menatap tajam wanita itu karena dia malah menatap Rio tanpa berkedip sedangkan Rio tidak sedikit pun menatap wanita itu
"Mba matanya dijaga nanti bintitan"Ucap Intan lalu dia menarik tangan Rio pergi
Rio tertawa kecil melihat tingkah istrinya yang mendumel karena wanita tadi
"Mata gak bisa dijaga banget sih? bisa-bisa nya liat suami orang sampai segitunya"Omel intan
"Untung suami aku kuat iman"Puji intan lalu dia memeluk tangan Rio
Intan menghentikan langkahnya dia sedang melihat ada badut yang sedang dimarahi orang dia teringat dirinya dulu dan Rio ikut menatap tatapan intan
"Sama seperti ku"Ucap Intan pelan tapi Rio mendengarnya bahkan orang sedang marah-marah itu orang yang sama dengannya
Intan lalu melanjutkan langkahnya tapi tangannya masih terus memeluk tangan Rio
Intan membawa Rio masuk kedalam toko yang jaga orang itu ketika intan masuk dia langsung menghentikan marahnya tapi dia juga belum tau jika intan adalah orang yang dia marahi dulu
Rio hanya diam mengikuti intan dia ingin melihat bagaimana intan membalas orang yang pernah berbuat semena-mena padanya dan juga orang lain
Orang itu berbicara ramah pada intan dan intan juga ramah padanya seakan-akan tidak terjadi apa-apa
"Kamu ingat dengan badut yang bernama intan yang pernah kamu pinta lagi uangnya karena dia sakit jadi tidak berkerja?"Tanya Intan pada laki-laki itu tapi dia menggelengkan kepalanya
"Kalau seandainya orang itu aku bagaimana?"Tanya Intan lagi
"Tidak mungkin karena orang itu sangat lah dekil tidak ada mirip-mirip nya dengan anda"Ucap Nya
"Apalagi anda istrinya tuan Rio"Ucap Nya lagi tapi intan hanya tersenyum tipis
Lalu intan ingin membayarnya dikasir orang itu masih mengikuti intan dibelakang seakan-akan ingin menjilat karena dia tau siapa Rio
Intan mengambil tas dengan harga 300 juta tapi Rio hanya diam dia mengeluarkan Blackcardnya lalu menyerahkannya pada kasir
__ADS_1
Kasir itu lalu melayani intan dan Rio tapi Rio mendekat ke kasirnya
"Mana manajer?"Tanya Rio datar tapi tidak disangka manajer itu keluar dia melihat Rio langsung tersenyum bahkan menyambut Rio dengan ramah
"Tuan muda Rio"Sapanya dia juga menyapa intan
"Aku mau dia dipecat dan diblacklist dari cabang mana pun dari toko ini"Ucap Rio sambil menunjuk laki-laki yang ada dibelakang intan,tentu dia sangat terkejut begitupun dengan manajernya
"Maksudnya tuan?dia berkerja dengan bagus disini kenapa saya harus memecatnya?"Tanya manajer nya
"Mau membatah ku?apa kamu juga ingin saya pecat?"Tanya Rio karena Rio adalah pemilik toko itu dengan Prince juga
"Baik tuan saya akan pecat dia"Ucap Manajer itu membuat intan tersenyum tipis
Lalu mereka keluar dari toko itu menuju tempat lainnya
Mereka menuju tempat ice skating yang sudah Rio janjikan dan sekarang Rio sedang memasangkan sepatu dikaki intan sedangkan intan setelah selesai Rio menarik tangan intan masuk kelapangan ice skating nya
Intan memeluk tubuh Rio karena dia sangat sulit menyeimbangkan tubuhnya
"Ay coba sekarang kamu tenang dan mulai seimbang kan tubuh kamu"Suruh Rio dan dia mengikuti arahan Rio
30 menit intan jatuh berdiri jatuh sampai dia bisa dan mulai berselancar ria sambil menggenggam tangan Rio
"Aku bisa Ay"Adu intan dengan senang tapi intan kembali terjatuh kali ini jatuhnya lumayan keras Rio sangat panik dia langsung membantu intan
Intan bangun dari jatuhnya lalu dia menatap Rio dengan tatapan hangatnya
"Kamu gak papa?"Tanya Rio dan intan menganggukan kepalanya
"Aku gak papa"Ucap Intan lalu berdiri dibantu Rio dan mulai berselancar lagi dengan mesranya dengan Rio sampai-sampai ada yang memvideo mereka karena sangkin romantisnya
"Love you Ay"Ucap Intan ditelinga Rio lalu dia berselancar dengan cepat tapi Rio tersenyum lalu mengejar intan
Rio membentuk Love dengan kedua tangannya sambil tersenyum
__ADS_1
"Love you Too Ay"Jawab Rio intan tertawa melihat Rio,hatinya sangat berbunga-bunga sekarang,dia ingat ini pernah terjadi padanya
Intan mulai ingat tentang Rio dan keluarga terdekatnya sedangkan yang lain belum tapi berangsur-angsur ingatan akan membaik karena Rio terus membimbing intan untuk mengingat semuanya