
Siang berganti malam
Tiara baru saja pulang setelah makan malam sedangkan Gabriel dan Willy sudah pergi terlebih dahulu sore tadi
Intan sedang bermain dengan Cio dan juga Serena dikamarnya dengan Rio sedangkan Rio ada diruang kerjanya mengerjakan perkerjaan yang dia tinggalkan tadi
Cio bermain dengan mobil-mobilan nya sedangkan Serena berdiri dihadapan intan memainkan rambut panjang intan yang lurus
Serena suka sekali berada didekat intan entah kenapa bahkan dia sering salah tingkah jika ditatap oleh intan sama dengan Cio juga begitu
"Mommy gak nyangka kalau bisa punya anak sekaligus bahkan umur kalian cuma beda 2 bulan"Ucap Intan pada anak-anak nya
"Mommy bakal senang karena kalian bakal jadi adik kaka"Ucap Intan
"Cio nanti kalau gede jagain Serena dari cowok-cowok yang jahat yah"Ucap Intan pada Cio yang sibuk bermain dengan mainannya
Serena menatap wajah intan dengan mulut ternganga kepalanya juga miring membuat intan sangat gemas dengan sikap putrinya itu
"Kenapa liat Mommy kayagitu?"Tanya Intan
"Serena cantik nya Mommy harus jadi anak yang baik nurut yah walaupun Serena bukan lahir dari rahim Mommy"Ucap Intan pada Serena dan dia tertawa sambil bertepuk tangannya
Cio menatap intan dan Serena lalu dia berdiri sambil bertopang di bahu intan dia meraih wajah intan seperti nya dia cemburu pada Serena karena hanya dia yang diajak intan bicara sedangkan dia tidak
"Omy"Panggil Cio intan lalu menatap Cio yang ada disampingnya
"Kenapa sayang?"Tanya Intan lalu Cio memanyunkan bibirnya dan menangis Serena yang melihat Cio menangis juga ikut menangis
"Kalian kenapa nangis?"Tanya Intan panik melihat kedua anaknya sama-sama menangis
Intan lalu mendudukkan mereka berdua yang masih sama-sama menangis lalu dia berdiri didepan mereka berdua sambil berpikir
Intan lalu menari-nari didepan mereka agar tangis mereka hilang dan mereka diam sebentar lalu kembali menangis lagi
"Aduh gimana ini"Ucap Intan lalu dia ikut duduk didepan mereka berdua
Disisi Rio
Rio masih menatap layar laptopnya dengan beberapa perkerjaan yang masih belum selesai
"Cepatlah selesai aku sudah ingin bergabung dengan istri dan anak-anak ku"Ucap Rio sambil mengetik keyboard laptopnya
Pintu ruangan Rio terbuka yang masuk adalah intan dengan kedua anak-anak nya yang dia gendong kiri dan kanan sambil menangis
__ADS_1
Rio buru-buru berdiri menghampiri intan dan para anak-anak nya
"Kenapa sampai menangis begini?"Tanya Rio ingin mengambil Cio tapi Cio malah memeluk intan bahkan membuang muka tidak ingin digendong oleh nya lalu dia beralih ingin mengambil Serena dan dia sama dengan Cio tidak mau digendong oleh Rio
"Kalian kenapa kok bisa gak mau digendong Daddy?kasihan Mommy kalian gendong kalian mana kalian berat"Ucap Rio pada para anak-anak nya
Mereka malah semakin kencang menangis karena di tegur Rio
"Kenapa bisa gini Ay?"Tanya Rio
"Cio kaya cemburu aku cuma ngobrol sama Serena terus dia nangis sedangkan Serena malah ikut-ikutan nangis juga"Ucap Intan
"Bawa dia kekamar lagi yah kali ini kita ajak mereka tidur"Ucap Rio
"Perkerjaan kamu?"Tanya Intan
"Gak papa aku bisa kerjain kapan-kapan"Ucap Rio lalu dia membawa intan kekamar anak-anak lagi
Ketika dikamar Serena intan rebahkan ke ranjangnya sedangkan Cio dia berikan ASI nya dan tangisnya seketika hilang sedangkan Serena masih menangis
Rio lalu menggendong Serena mencoba menenangkan nya tapi nihil bahkan Serena menarik rambut Rio dengan kuatnya
"Iyah-iyah Serena Daddy taruh ke ranjang nya lagi"Ucap Rio lalu dia meletakkan Serena ke ranjangnya
"Cio sayang kalau ngantuk sekarang tidur yah,Mommy mau tenangin adik nya Cio lagi"Ucap Intan sambil menghapus air matanya Cio
Cio mulai menutup matanya seperti nya dia mulai mengantuk sambil terus menyedot ASI intan
Rio datang dengan 2 susu botol ditangannya dia lalu buru-buru memberikan pada Serena tapi Serena menolaknya
"Ayo cantik minum kamu pasti haus kan?atau kamu lapar?"Tanya Rio
Intan meletakkan Cio ke ranjangnya karena Cio sudah mulai memejamkan matanya
"Kamu kasih susu nya ke dia yah"Suruh Intan dan Rio buru-buru meminumkan susu buatannya pada Cio dan dia meminum nya dengan mata terpejam lalu intan mendekati Serena dia memberikan ASI nya pada Serena
Serena langsung menyedotnya tanpa penolakan intan diam sambil menatap Serena dia merasa kasian pada Serena
"Dia yatim piatu kan?kalau boleh tau Papahnya kemana?"Tanya Intan pada Rio
Rio menatap intan dia diam sejenak mencari jawaban yang tepat karena dia bingung jika dia jawab jujur dialah pembunuh Papah nya Serena pasti intan akan sangat marah padanya
"Papahnya aku juga gak tau Ay soalnya aku ambil dia jadi Mamahnya pas Mamahnya sudah meninggal"Ucap Rio
__ADS_1
Tangis Serena mulai mengecil tapi matanya masih terbuka menatap intan
"Nama Mamahnya siapa?"Tanya Intan
"Alice dia mantan kekasih ku Ay"Ucap Rio membuat intan menatap Rio sebentar lalu kembali menatap Serena
"Aku menyusui anak mantan kekasih kamu?"Tanya Intan Rio hanya diam sambil menatap intan
Susu Cio sudah habis dia juga sudah tertidur pulas diranjang nya
Rio mendekati intan dia juga memeluk intan dari belakang dengan dagu dibahu intan
"Ay dia anak kita sekarang adik dari Cio"Ucap Rio
"Kalau kamu ingat semuanya nanti aku harap kamu jangan pernah bedakan Cio dengan Serena yah"Ucap Rio ditelinga intan
"Memangnya kenapa?apa aku benci dengan Alice sampai aku kayagitu?dia mantan kekasih kamu itu aja kan?"Tanya intan sambil menengok Rio yang ada di bahunya
"Aku gak mau cerita aku takut buat kamu sakit lagi nanti Ay"Ucap Rio
"Kita pelan-pelan yah buat ingatan kamu balik lagi"Ucap Rio lembut intan menganggukan kepalanya
"Aku boleh tanya sesuatu?"Tanya Intan dan Rio menganggukan kepalanya
"Siapa laki-laki yang selalu baik ke aku tapi dia seumuran dengan ku?"Tanya Intan membuat Rio langsung menatap datar intan
"Siapa?"Tanya Intan lagi
"Gema"Jawab Rio malas
"Gema?"Tanya Intan sambil mengangkat alisnya
"Serena sudah tidur?"Tanya Rio mengalihkan pembicaraan
"Siapa Gema?"Tanya Intan tidak menghiraukan pertanyaan Rio
"Aku cemburu Ay kamu bahas tentang dia"Ucap Rio
"Aku cuma mau tahu dia siapa"Ucap Intan
"Dia teman kamu sekolah dulu dia orang naksir kamu tapi kamus selalu tolak dia,udah itu aja"Ucap Rio yang malas bercerita tentang gema
"Oh gitu tapi kok dia temuin aku yah?"Tanya Intan
__ADS_1
Rio hanya diam malas menjawab pertanyaan istrinya bahkan membuatnya sangat kesal sekarang