Riontan

Riontan
Episode 164


__ADS_3

3 bulan berlalu


Rio berlibur dengan anak-anak ke luar negeri yaitu negara Jepang


Pagi tiba


Rio sedang bermain dengan Cio mengajak nya bercanda sedangkan Serena Dengan intan



"Cio anak ganteng!"Ucap Rio membuat Cio tertawa


"Cio anak Daddy dan Mommy"Ucap Rio lagi lagi-lagi Cio tertawa


"Cio kesayangannya Daddy"Ucap Rio


Disisi intan


Intan sedang tertawa melihat Serena karena Serena sedang berdiri di alat timbangan badan



"Badan kamu itu tergemuk sayang"Ucap Intan membuat Serena tersenyum menatap intan padahal dia tidak mengerti apa yang ditawakan intan


"Kalian sudah 1 tahun membuat Mommy sedih"Ucap Intan lalu memeluk Serena


Rio masuk dengan Cio yang dia gandeng


"Ay jalan-jalan yuk keluar"Ajak Rio


"Tapi diluar dingin nanti aja"Jawab intan


"Mumpung pagi kalau siangan nanti gak enak"Ucap Rio intan menganggukan kepalanya lalu dia mengganti baju nya dengan baju tebal dia juga Menganti anak-anak nya dengan baju yang tebal juga begitupun Rio


Mereka jalan kaki dipinggir jalan dengan anak-anak digendongan masing-masing


"Didi"Ucap Cio sambil menunjuk-nunjuk langit



Mereka jalan-jalan dipinggir kota bersama mereka sangat senang setelah kejadian itu Rio langsung mengambil cuti berkerja untuk menghilangkan kesedihan anak-anak nya karena ulah Gemia


Rio mengandeng tangan intan tapi intan malah memeluknya erat


"Serena anak cantik"Nyanyi Rio membuat nya langsung tertawa digendongan nya Intan

__ADS_1


Rio mengangkat Cio ke udara membuat nya tertawa terbahak-bahak


"Abercio!"Ucap Rio


"Dirgantara"Ucap Rio


"Wijaksono"Ucap Rio


"Jangan kayagitu Ay famali katanya"Ucap Intan


"Tapi dia senang kok"Ucap Rio


"Liburan kita ini adalah awal kebahagiaan kita setelah semua hal buruk yang kita lewati"Ucap Rio dan intan menganggukan kepalanya


Mereka Jepang hanya seminggu karena Rio harus ada pekerjaan lagi nanti dikantor tapi intan tidak keberatan dia memakluminya


Rio mengajak intan dan anak-anak pergi ke tempat dimana surganya ikan membuat Cio sangat senang




"Senangkan?"Tanya Rio pada intan dan anaknya dia hanya mengangguk kepalanya sambil berjalan lagi


Tempat-tempat yang menangkan disana mereka datangi sampai Cio dan Serena ketiduran ketika menuju tempat yang wisata yang lainnya lalu mereka membawa pulang anak-anak nya saja dengan mobil yang Rio sewa


"Itu jelas kenapa tanya?"Ucap Rio


"Sejak aku hilang ingatan dan pisah lumayan lama dari kamu aku benar-benar takut kita akan terpisah lagi"Ucap Intan


"Aku pernah bilang ke kamu Ay?kalau gak sama kamu bahagia aku pura-pura"Ucap Rio


"Aku akan menua dengan kamu dan kita akan saksikan anak kita besar dan dewasa nanti nya"Ucap Rio lagi


Rio mengangkat tangannya yang menggenggam tangan intan


"Tangan kita masih belum ada kerutan kan?nanti ketika sudah tua kerutan itu akan semakin banyak dan sampai kita harus bertemu tuhan"Ucap Rio


"Aku takut itu"Ucap Rio l


"Boleh gak sih minta nya kalau kita itu matinya bersamaan jangan satu-satu gitu"Ucap Intan


"Aku gak mau pisah dari kamu"Ucap Intan lagi sambil menyenderkan kepalanya di bahu Rio


"Misalnya aku pergi duluan nanti apa kamu bakal cari pengganti aku?"Tanya Intan

__ADS_1


"Aku akan seperti ** Habibie Ay yang menunggu kematian ku untuk menemui Ainun"Ucap Rio


"Mungkin kamu kali nanti"Ucap Rio


"Aku ada contoh kaya kamu tadi,tapi aku gak bakal cari pengganti kok karena cintaku mentoknya di kamu"Ucap Intan membuat Rio tertawa


"Ih malah ditawain bukannya baper atau apa gitu"Ucap Intan


"Iyah maafin aku yah"Ucap Rio


"Iyah"Ucap Intan


Rio menghentikan mobil yang sudah dengan penginapan nya


Rio turun membuat intan kebingungan tapi Rio membuka pintu mobil intan dia menarik tangan intan untuk keluar lalu dia mengikuti nya


Didepan penginapan Rio itu ada lapangan hijau yang sangat luas namun menanjak kebawah


Rio memegang pundak intan sambil menatap matanya


"Saat aku kehilanganan kamu aku tidak perlu mencarimu jauh-jauh tapi aku tinggal mencari mu dilubuk hatiku karena kamu selalu ada disana"Ucap Rio intan membuat intan berbinar-binar menatap Rio


"Jika surga itu adalah sebuah tangkai bunga maka aku akan memetiknya untuk kamu,jika surga itu adalah seekor burung maka aku akan menangkapnya,jika surga adalah sebuah rumah maka aku akan membangunnya untuk kamu dan kita akan bahagia disurga itu"Ucap Rio dengan tatapan cinta menatap intan


"Mencintaimu bukan tentang seberapa lama hidup didunia ini,tapi memikirkan cara bagaimana aku masih pantas mendampingi mu di kehidupan kekal nantinya"Jawab intan membuat Rio tersenyum lalu memeluknya erat


"Love you"Ucap Mereka bersamaan


Kalian harus mampir juga di novel ku yang lainnya judulnya


1.Bocil manjakan aku


2.Istri kecil ku manja


3.Queen untuk Prince


4.Dia jodohku yang cantik


5.Belenggu Twins


6.Suami ku bocil (Naer?) " Ini cerita Cio yah


7.GADIS NAKAL ITU ISTRIKU ini kisah Serena nya


Harus mampir terus tinggalin jejaknya

__ADS_1


Love you All ❤️❤️


__ADS_2