Riontan

Riontan
Episode 30


__ADS_3

Intan berteriak sambil menutup wajah nya dan juga membalik tubuhnya,Rio dengan polosnya juga buru-buru membenarkan anduknya


"Ay udah ku tutup kok"Ucap Rio


"Kok bentuk gitu?kaya tikus gitu"Ucap Intan


"Hah kaya tikus?"Jawab Rio kebingungan


"Adikku kamu bilang tikus?Wah ini pelecehan"Ucap Rio tak terima dengan ucapan Intan


"Ay hadap sini dong"Ucap Rio


"Gak mau,kamu keluar aja sana"Usir Intan


"Ay aku juga mau pakai baju dan perut ku juga sakit gara-gara kamu sikut tadi"Ucap Rio


Intan tak terima karena di tuduh Rio dia langsung berbalik menatap Rio sambil berkacak pinggang


"Siapa suruh peluk aku dari belakang?siapa suruh?"Tanya intan dengan nada marah


"Mau liat yang tadi lagi?"Tanya Rio membuat intan langsung berbalik tak mau menatap Rio


"Ay keluar gak sekarang"Ucap Intan


"Liat nya ketakutan kalau nanti udah rasain pasti ketagihan"Ucap Rio pelan


"Ayang keluar!"Usir intan


Rio berdiri tapi dia masih sempat-sempatnya mencium pipi intan lalu berlari pergi


"Ayyyyyyyy"Teriak Intan


Intan lalu kembali memilih baju nya dan sampai dia menemukan baju yang cocok dia keluar dia menatap kesal Rio yang duduk disisi Ranjang


"Ayyyyyy"Sapa Rio sambil tersenyum manis pada intan


"Cepat sana kamu ganti baju aku mau makan laper Ay"Ucap Intan tapi Rio malah menarik tangan intan lalu memeluknya


"Ayyyyyyaaaaangggg"Ucap Rio sambil menggoyang-goyangkan kepalanya diperut intan karena wajah Rio ada diperut intan


"Apa sih? cepetan sana kalau gak aku telpon Gema buat jemput aku"Ancam Intan


"Ay?"Ucap Rio sambil melongak menatap Rio


"Ay aku jadi lemes ah kamu gitu ke aku"Ucap Rio


"Kamu juga dari tadi loh gini-gini aja"Ucap Intan


"Aku kesel,aku lemes,aku ngambek"Ucap Rio tapi Masih memeluk intan


"Makanya cepetan Ay kamu pakai baju ini udah jam berapa?"Tanya Intan


"Gak papa kamu pergi aja sana sama Gema, aku dirumah aja"Ucap Rio


"Ay aku cuma bercanda aja tadi"Ucap Intan


"Bohong pasti beneran kan?"Tanya Rio

__ADS_1


"Ahhh udah lah terserah kamu aja,aku mau pergi sendirian aja"Ucap Intan lagi-lagi intan mendorong Rio sampai dia terjungkal


Intan langsung duduk dimeja riasnya untuk memake over dirinya


"Ayyyyyy"Panggil Rio dengan nada manja


Intan tak menghiraukan ucapan Rio dan Rio berdiri menuju ruang baju


15 menit intan Rio sama-sama sudah selesai sebelum pergi intan mengajak makan dulu dirumah baru pergi


Intan benar-benar ngambek pada Rio buktinya Rio mengambilkan roti untuknya malah dikembalikan nya ketempat asalnya


Ketika menuju mobil Rio ingin merangkul pinggang intan dan intan malah mempercepat langkahnya agar Rio tak bisa merangkulnya


Didalam mobil Rio mentoel-toel pipi intan tapi dia menangkisnya


"Ay jangan ngambek dong maafin aku yah"Ucap Rio


"Gak mau aku kesel sama kamu hari ini"Ucap Intan dan dia menatap kejendela lalu Rio menghentikan mobilnya dia mengambil sesuatu kursi belakang tapi intan tak perduli


"Walaupun aku kasih ini?"Tanya Rio sambil menunjuk kan sesuatu apa intan


Bunga mawar warna biru dalam tabung yang sangat indah



Intan masih tak mau menatap Rio


"Ay liat sini dong"Ucap Rio sambil menarik pelan baju intan dan intan menatap Rio dengan malas


"Indahnya?"Ucap Intan sambil mengambil bunga itu


"Ini bagus banget,aku gak pernah liat ginian Ay"Ucap Intan sambil menatap bunga itu


"Aku pesan ini khusus tau dari temannya Om Willy karena Om Willy sering kasih ini ke ka Riel"Ucap Rio


"Ini bagus banget Ay"Ucap Intan lalu dia memeluknya erat


"Aaaa bagus banget mana warnanya biru sama kaya warna kesukaan ku"Ucap Intan


"Udah hilang belum ngambek nya?"Tanya Rio


"Masih!"Ucap Intan


"Udah cepat jalan ngapain disini?"Omel Intan dan Rio langsung melanjutkan perjalanan


Sepanjang perjalanan Intan terus fokus pada bunga mawar birunya sambil tersenyum menatap nya


Ketika sampai intan ingin membawa bunga itu tapi dilarang oleh Rio dan syukurnya dia menurutnya dia takut bunga nya hilang


Rio ingin merangkul pinggang intan tapi intan malah mundur dia tak berjalan beriringan dengan Rio


"Ay sini dong aku takut kamu hilang"Ucap Rio


"Kamu peluk tangan aku kata biasanya yah"Pinta Rio


Intan tak mau memeluk tangan Rio tapi dia hanya memegangi ujung jar kelingking Rio

__ADS_1


"Ayyyyyyy"Ucap Rio


"Masih untung aku masih mau sentuh kamu"Ucap Intan


Rio pasrah sambil mengusap wajahnya karena sikap intan padanya


"Ay kita mau ice skating yuk!"Ajak Rio


"Aku gak bisa main itu,gak usah ajak main itu deh bilang aja modus kan biar aku nanti peluk-peluk kamu"Ucap Intan


"Ya udah kita mau kemana Ay?Kata kamu mau beli sesuatu kan?"Tanya Rio


"Aku mau beli tas"Ucap Intan


"Itu kan?semuanya ada didepan kita toko-toko nya kamu mau brand apa?"Tanya Rio


"Mau Dior"Ucap Intan


Rio langsung melangkah kaki menuju toko yang intan mau tapi intan masih memegang jari kelingking Rio


"Kamu pilih aja Ay"Ucap Rio


Intan sudah sempat kesini sebelumnya dengan Gema tapi uang tabungannya belum cukup untuk membeli tas yang dia mau


"Ayyyyyy"Panggil Rio dengan lemah lembut pada intan


"Kamu mau apa?ayo pilih aja"Ucap Rio


Intan berkeliling dengan Rio dan dia berhenti ditas yang dia di kehendaki dan ternyata harganya makin mahal membuatnya hanya menatap tas itu



"Uang ku cukup sih beli ini tapi kok bisa harganya makin mahal?"Batin intan


Rio mengambil tas itu dan membawanya kekasirnya


"Ay kamu ngapain?"Tanya sambil mengejar Rio


"Kamu mau ini kan?ngapain harus pikir-pikir sih?kamu lupa siapa suami kamu Ay?"Ucap Rio dan dia membawa tas yang intan mau lalu membayar nya dengan kartu hitam miliknya


"Mau yang lain?"Tanya Rio


"Kamu mau apa tinggal ambil gak usah liat harga Ay,kamu gak perlu pikir-pikir buat beli sesuatu,gak perlu pikirin tabungan cukup atau gak intinya ambil aja selagi kamu mau"Ucap Rio


"Aku kerja dan aku bisa beli pakai uang aku sendiri"Ucap Intan


"Simpan aja uang kamu Ay,nafkah itu urusan aku"Ucap Rio


Tas yang dibelikan Rio bukan tas yang murah bahkan harga nya bisa membeli 1 mobil sport


Kasir menyerahkan tas nya pada Rio dan Rio menyerahkannya pada intan


"Terima kasih"Ucap Intan malu-malu sambil mengambil tasnya Rio tersenyum lalu mencium kepala intan


Sebelum pergi dari toko itu Rio masih sempat mengajak intan berfoto


__ADS_1


__ADS_2