
Prince merasakan kesedihan Papahnya sambil terus memeluk Arka
"Papah Rio dan Opah bukan orang lemah mereka juga akan bertahan untuk wanita yang mereka cintai berharap air mata wanitanya tidak ada menetes lagi kalau mereka sadar"Ucap Prince
Hero dan Bagus datang mereka datang untuk menjemput intan karena sekarang sudah larut malam
Mereka saling tatap karena melihat arka menangis dipelukan Prince
"Yang bisa buat arka nangis Hana dan Mommy Kinan"Batin Hero
"Apa yang terjadi dengan om Riko dan Rio?"Tanya Bagus
"Kami tadi juga di parkiran bertemu Alice dan Matthew itu seperti nya sedang bertengkar,apa mereka dari sini?"Tanya Hero
"Cuma Alice om yang kesini"Jawab Intan
Prince melepaskan pelukannya dan menatap keduanya
"Matthew disini?"Tanya Arka
"Tapi mereka sudah pergi sih tadi"Ucap Bagus lagi
"Gimana keadaan nya?"Tanya Hero
"Rio masih diruang ICU sedangkan om Riko masih ditangani"Ucap Arka
"Kalau sampai terjadi apa-apa dengan Om Riko lihat saja nanti"Ucap Bagus dengan wajah serius
"Om Riko adalah jantung persahabatan kami berempat setelah Kaka cantik kalau sampai om Riko kenapa-kenapa gua gak bisa bayangin gimana kami"Ucap Hero
Prince dan intan diam mendengar ucapan Hero dan bagus Riko benar-benar orang yang mereka cintai tanpa syarat
"Keadaan Tante Lala gimana?"Tanya Arka
"Dia mau kesini tapi di tahan oleh Gabriel dan Hana karena Tante sering pingsan"Ucap Hero
"Kami kesini disuruh Hana buat jemput Intan"Tambah Bagus
"Aku gak mau pulang Om,aku mau disini"Ucap Intan
"Kamu harus istirahat ntan biar kami yang jaga suami kamu"Ucap Prince
Intan lalu menatap Rio yang masih belum sadarkan diri lagi-lagi air matanya menetes tanpa permisi
"Aku mau disini ka"Ucap Intan lirih
"Kamu pulang yah besok kamu kesini lagi"Bujuk Prince lembut pada intan
"Kamu suami kamu sudah sadar kami akan kasih tau kamu"Tambah Prince lagi
Intan lalu menganggukan kepalanya dan dia bawa oleh Hero dan bagus
__ADS_1
Di mobil intan hanya diam sambil menatap foto-foto Rio yang bisa membuat nya tersenyum
"Malam ini pasti sepi Ay kalau kamu gak ada"Batin Intan
"Ntan saran Om untuk sementara ini kamu lebih banyak di rumah yah kalau kemana-mana harus bilang ke Prince atau yang lainnya karena kalaupun kamu di jaga oleh anak buah kami juga harus kamu dimana dan dengan siapa"Ucap Hero
"Iyah Om"Ucap Intan
"Kami juga kalau mau ke rumah sakit kamu harus dengan kami yah"Ucap Bagus
"Iyah Om"Ucap Intan lagi
Hero dan Bagus tersenyum mereka sampai di mansion Intan disana ada para istri intan tersenyum pada mereka lalu masuk kamar tanpa kata pun lalu menuju kamarnya dia mengunci kamarnya lalu dia duduk dilantai disamping kasur sambil menangis
"Ayyyyyyy"Panggil Intan lirih memangil Rio
"Ayyyy aku coba tahan tangis ini karena gak mau liat orang-orang sedih"Ucap Intan
"Liat kondisi kamu aku benar-benar hancur Ayyy,aku gak akan mampu kalau kamu pergi tinggalin aku kaya Ayah dan bunda dulu"Ucap Intan
Intan duduk sambil memeluk lutut nya sambil terus menangis sesegukkan
"Peluk aku Ayyyyy"Ucap Intan lirih sambil terus menangis
Disisi Matthew
Matthew sedang duduk sambil mengopi di dapur apartemen milik Alice karena mereka sudah pindah
"Tapi tetap saja seperti nya aku yang akan dituduh sebagai pelakunya"Ucap Matthew
Alice datang dengan roti ditangannya lalu dia duduk didepan nya Matthew dengan wajah masam dan juga tatapan kosong
"Kenapa harus Rio sih yang masuk rumah sakit dan bahkan kondisinya sedrop itu"Tanya Alice
"Alice kamu mencintai bocah itu?"Tanya Matthew terdengar cemburu
"Ingat Alice kamu sedang hamil anak ku sekarang"Ucap Matthew
"Yaaaaaa"Ucap Alice sambil mendengus kesal
"Siapa sih yang lakukan ini ke Rio?"Tanya Alice lagi tapi Matthew hanya mengangkat bahu nya
"Aku mau kamu lakukan sesuatu ke intan"Suruh Alice
"Kondisi sedang seperti ini pasti jelaslah intan dijaga ketat oleh keluarga nya"Ucap Matthew
"Aku tau kamu Matthew,kamu itu punya banyak ide"Ucap Alice
"Kamu mau aku apain dia?"Tanya Matthew
"Pertanyaan kamu selalu itu tapi sampai sekarang intan gak kenapa-napa"Ucap Alice seperti meraju
__ADS_1
"Oke untuk kekasihku yang sedang hamil akan aku lakukan apapun"Ucap Matthew
"Aku gak butuh kata-kata tapi bukti Matt"Ucap Alice
Matthew tersenyum sambil menatap Alice yang sedang meraju padanya
Disisi Intan
Sejak tadi intan hanya menangis sampai dia tertidur dilantai sangkin sakit hatinya melihat Rio dirawat
Seminggu berlalu
Intan sedang dikamar mandi dia minta dibelikan testpack pada bagus karena sudah 1 Minggu dia mengalami muntah pusing dan hampir tidak bisa beraktivitas dengan normal
Intan langsung menangis melihat hasil testpack nya karena dia positif hamil dia keluar lalu menghempaskan tubuhnya diatas ranjang tapi matanya tetap basah karena menangis
"Bisa-bisa nya aku hamil saat suamiku masih dirumah sakit bahkan dia belum sadarkan diri"Ucap Intan dengan tatapan kosong menatap langit-langit kamarnya
"Awal-awal kehamilan adalah masa-masa menyulitkan apalagi tanpa suami seperti ini"Ucap Intan
"Ayyyyy aku mohon sadarlah"Ucap Intan dan pusing intan datang lagi membuat nya meringis kesakitan sampai dia merasa reda sakitnya lalu Intan mencoba duduk dari kasurnya dengan perlahan karena kepalanya sangat pusing ,dia bisa bangun tapi sambil memegangi kepalanya
"Aku mau keluar bosan juga selalu dikamar"Ucap Intan
Intan berjalan sambil memegangi kepalanya ketika dia membuka pintu ada Tiara yang sudah ingin mengetuk kamar intan
"Ntan!"Ucap Tiara dengan khawatir pada adik bontotnya itu
"Mau kemana?"Tanya Tiara
"Aku mau keluar ka soalnya bosan diluar"Ucap Intan
"Mau jenguk suami kamu gak?"Tanya Tiara
"Emang boleh ka?"Tanya Intan
"Boleh dong kondisi kamu kayanya udah mulai membaik kan?"Tanya Tiara
"Sekalian kita periksa sakit kamu yah"Ajak Tiara
Intan meraih tangan Tiara lalu meletakkan testpack ditelapak tangan Kaka nya
Tiara langsung memeluk adiknya dengan rasa haru bahkan dia menangis disaat dia hamil suaminya tidak ada sama seperti nya dulu
"Congratulations on your pregnancy"Ucap Tiara sambil meneteskan air matanya
Selama intan sakit intan tidak mau di diobati karena dia merasa kesal melihat dokter datang kekamarnya walaupun itu Nissa
"Sekarang kamu siap-siap yah kita jenguk suami kamu"Ucap Tiara
"Iyah Ka"Ucap Intan
__ADS_1