
3 tembakkan dilepaskan dari pelatuknya membuat King terbelalak melihat tembakan itu tepat mengenai Nuna
"Nuna! " Ucap King tapi Nuna tersenyum melihat Cio yang masih belum membuka matanya sambil duduk di kursi rodanya
King mencari-cari orang yang sudah menembakkan pistolnya@@a tadi dan dia menemukannya ternyata orangnya masih disana dia masih berusaha menembak Cio dan King tapi King yang memang sudah jago membidik dengan cepat melepaskan pelatuk pistolnya dan mengenai kepala orang itu
Nuna terjatuh tepat menindih tubuh Cio dan wajahnya ada di telinga Cio
"Aku senang Berci bisa menolong mu lagi dan aku juga senang melihat kamu benar-benar datang kesini" Ucap Nuna lirih
Bodyguard Cio dan King datang mereka terlebih dahulu menyelamatkan Cio yang masih belum sadarkan diri sedangkan King menggendong Nuna menuju ruangan penanganan
Penembakan di parkiran menjadi kehebohan di dirumah sakit dan Juan melihat Nuna yang berada di gendongan King pun lansung berlari ingin merebut Nuna tapi King menepis nya dan dia tetap membawa Nuna sambil berlari kecil
King langsung memaksa perawat yang lewat untuk menangani Nuna segera lalu Nuna dibawa dengan brangkat menuju ruangan darurat tentunya
King menunggu didepan pintu ruangan lalu Juan datang dia menatap Nuna yang sedang ditangani didalam
Nyonya dan Tuan Figo juga ada disana mereka sangat khawatir dan juga panik bahkan Nyonya Figo menangis dipelukan suaminya
Menatap sinis laki-laki yang sedang berdiri menatap Nuna lewat celah dari kaca pintu
Tanpa aba-aba King langsung memukul wajah Juan sampai di terjatuh bahkan membentur kursi tunggu yang ada disana
"Ini semua terjadi gara-gara lu kan? " Ucap King tapi dalam bahasa Inggris karena tidak tahu jika Juan adalah orang sama dengannya
Juan berusaha duduk tapi King menginjak tangan Juan membuat nya tidak bisa berdiri
"Mau bunuh gua dan Cio? " Tanya King dengan wajah seriusnya
"Gak akan pernah bisa! tapi gua kaka akan kasih liat ke elu cara membunuh yang benar nantinya" Sambungnya King
Ada 10 anak buah King yang datang dan King langsung menyuruh mereka mengusir Juan
Dengan sangat tidak sopannya Juan diseret bahkan di dorong oleh bodyguard nya King
King membiarkan Nyonya dan Tuan Figo tetap disana karena meraka tidak bersalah
"Apa yang terjadi dengan putri ku? " Tanya Nyonya Figo dengan nada gemetar
__ADS_1
"Kalian siapa? apa hak untuk tahu? " Tanya King Ketus pada sepasang suami istri itu
"Katakan saja nak pada kami" Jawab Tuan Figo tapi King bukannya menjawab malah mengabaikan nya begitu saja
"Nak tante mohon katakan pada kami, karena kami adalah orang tua kandungnya Nuna! " Ucap Nyonya Figo
"Orang tua? bagaimana bisa bukannya orang tuanya Nuna sudah meninggal? " Tanya King yang keheranan
"Nuna memiliki tanda lahir yang sama percis dengan bayi kamu yang hilang 22 tahun lalu" Jawab Tuan Figo
"Jadi kalian kalian tadi keruang lab untuk melakukan test DNA? " Tanya King dan mereka menganggukkan kepalanya
"Masuk akal baiklah aku akan bercerita" Ucap King
"Ada yang ingin membunuh kami tapi sayangnya Nuna datang untuk menyelamatkan sepupu saya yang masih belum sadarkan diri" Cerita King
"Nuna mendapat 3 tembakkan di belakang nya membuatnya harus segera ditangani" Sambung King
"Kemungkinan besar dalang semuanya adalah Laki-laki yang saya usir tadi" Ujar King
"Bagaiamana bisa kamu menuduh anak saya tanpa bukti? " Ucap Tuan Figo dengan nada tinggi tapi hanya bersikap tenang bahkan sambil tersenyum
"Bukti? saya tidak perlu bukti untuk mengatakan kebanaran memang dia adalah dalangnya" Jawab King
"Kalau itu bukan hak saya menjawab kalau begitu saya permisi" Jawab King dan dia benar-benar pergi begitu saja membuat Tuan dan Nyonya Figo menatap heran King
"Juan membawa Nuna ke negara ini untuk mengenalkannya ke kita tapi mereka siapa? bahkan Nuna sebegitunya ke sepupu nya? " Tanya Nyonya Figo tapi suami terdiam
Disisi Cio
Cio membuka matanya ternyata dia berada di dalam mobil tapi dari kejauhan dia melihat King
Wajah Cio masih pucat lalu King masuk ke dalam mobil dia kaget melihat Cio yang sudah sadar padahal dialah yang menyuruh dokter untuk memberikan obat bius untuk Cio karena dia tidak ingin Cio bertemu dengan Nuna
"Baju lu kenapa? kok bisa banyak bercak darah? " Tanya Cio dan King baru sadar jika bajunya banyak darah nya Nuna tadi
"Selama lu tidur ada sebuah kejadian yang pasti buat lu kaget! " Ucap King
"Apa? " Tanya Cio
__ADS_1
"Ada orang yang ngincar kita tapi sayang ada orang menolong kita dan gua bawa dia ruangan penangan"Jawab King
" Siapa dia? kita harus berterimakasih "Ucap Cio
" Dia mendapatkan 3 tembakan di belakangnya dan dia adalah Nuna! "Ucap King membuat Cio sangat terkejut
" Brengsek lu King dari tadi ngomong muter-muter"Ucap Cio dan dia keluar mobil dan King mengikuti Cio
"Nuna bertahan lah" Batin Cio
"Kenapa lu malah mikirin Nuna? bagaimana kalau kita habisi saja yang sudah melakukan ini? " Ajak King lalu Cio menghentikan langkahnya
"Suruh bodyguard kita tangkap orang itu dan nantinya akan bawa ke negara kita lalu akan ku habisi sendiri" Jawab Cio
"Gua suka jawaban itu" Ucap King sambil tersenyum tipis
Cio dan King melanjutkan langkahnya tapi siapa sangka dari jarak 25 meter dari ruangan Nuna sudah ada 5 orang berjas layaknya bodyguard nya Cio dan King sedang berjaga disana
Cio tetap berjalan tapi ditahan oleh mereka membuat Cio sangat kesal dibuatnya
"Mau kemana? " Tanya mereka sambil menahan bahu Cio
"Lepasin saya" Ucap Cio sambil menepis tangan Mereka
"Seperti nya ulah pak tua tadi" Batin King
"Saya mau masuk ngapain kalian halangi saya? " Tanya Cio dengan bahasa Inggris yang pasih
"Tuan besar melarang itu karena takut Nona akan terganggu dan mereka melarang keras kalian masuk" Jawabnya membuat Cio saat itu mengamuk sedangkan King hanya diam menonton dengan tangan melipat dad
Bukan hal sulit bagi Cio untuk mengalahkan 5 orang yang itu walaupun kondisi nya masih lemah tapi dia masih bisa menang lalu dia berjalan menuju ruangan Nuna
Tuan Figo melotot melihat Cio dan King bisa masuk padahal dia sudah menyuruh anak buahnya menjaga tadi
"Kayanya anak anda butuh penanganan juga karena mereka semuanya terkapar gara-gara sepupu saya" Ucap King dengan nada santai
"Kalian siapa hah? kenapa kalian dengan berani nya melarang saya menemui Nuna? " Tanya Cio dengan nada serius bahkan tatapan sangat tajam
"Malah kamu yang siapa? gara-gara melindungi kamu dia bisa dia masuk kesini" Jawab Tuan Figo
__ADS_1
Cio berjalan mendekati Tuan Figo lalu berdiri di depannya dengan tatapan tajamnya
"Melarang saya menemui Nuna sama saja mengundang malaikat pencabut nyawa datang lebih cepat" Ucap Cio sambil tersenyum miring benar-benar sangat mengerikan membuat Tuan Figo terdiam melihatnya