Riontan

Riontan
Episode 85


__ADS_3

Intan diantar Rio ke mansion nya Willy disana ada Gabriel dan Tiara yang sudah menunggu nya dan dia pergi lagi dengan Prince sedangkan Willy tinggal untuk menjaga mereka


Rio hanya menekuk wajahnya karena di cuekin intan tadi membuat Prince geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya


"Lu kenapa?"Tanya Prince sambil tersenyum


"Kesel gua bisa-bisa nya gua dicuekin gini sama istri gua sendiri lagi"Adu Rio


"Biasalah kan dia lagi ngidam untuk dia gak usir lu kan?"Tanya Prince


"Lu bisa bayangin kan penderitaan gua Prince? tidur sendirian atau gak di bokongin sama dia"Ucap Rio


"Gua bayangin ngilu tidur gak peluk istri itu lebih sakit dari pada jempol kaki ketendang tiang"Ucap Prince


"Itu yang gua rasain sekarang tapi demi anak gua Prince"Ucap Rio


"Lu ngapain ikut gua ke markas?lu kan masih belum bisa jalan"Tanya Prince


"Gua mau ikut lu hajar Matthew lu seminggu yang lalu mau jemput dia kan tapi di larang Om Willy kan?"Jawab Rio


"Lu udah tau kalau Alice hamil?"Tanya Prince membuat Rio langsung menatap Prince dengan tatapan tidak percaya


"Alice hamil?"Tanya Rio


"Ya!"Jawab Prince dan Rio langsung diam seakan-akan dia cemburu


"Lu kenapa kok diam?"Tanya Prince


"Prince jujur gua kesel dengar ini karena lu tau kan dulu Alice pernah hamil anak gua dan dia gugurin dengan sengaja sekarang dia hamil dengan laki-laki lain lagi"Jawab Rio


"Gua gak habis pikir"Ucap Rio


"Dasar wanita murahan gua bakalan bertindak tegas ke dia liat aja"Ucap Rio


"Kita bunuh Alice?"Tanya Prince memancing Rio


"Ya!"Jawab Rio mantab


"Dengan anak yang sedang dikandung oleh Alice?"Tanya Prince lagi


"Maksud lu apa hah?"Tanya Rio meninggi


"Anak yang di kandung Alice gak bersalah Rio apa lu tega bunuh hamba Tuhan yang gak bersalah?"Tanya Prince


"Hati lu terlalu lembut makanya lu pantas dibuang ke pulau sama Ken dulu"Jawab Rio

__ADS_1


"Gua seorang orang tua sekarang gua gak bayangin kalau anak kecil kaya Hellen dan king itu di bunuh atas kesalahan yang gak dia buat"Ucap Prince


"Gua cuma mau incar Matthew aja sih"Ucap Prince lagi


"Ngapain harus 1 kalau bisa keduanya langsung?"Tanya Rio dengan wajah datarnya


"Lu gak usah kasihan sama orang gak berguna kaya Alice,dia pernah bunuh anak gua tanpa rasa kasian lu harus ingat itu"Ucap Rio


"Antar gua ke Matthew gua udah gak bisa biarin dia hidup lama-lama"Ucap Rio


"Lu liat kondisi lu sekarang?"Tanya Prince


"Kita ke markas aja dulu"Ucap Prince


"Bosan gua ngomong sama lu Prince"Ucap Rio


"Lu kenapa sih hah? marah-marah gak jelas gara-gara di cuekin intan?"Tanya Prince


"Lu tau sangkin dia gak mau gua dekatin dia mainnya sama anjing yang beli seminggu yang lalu kan kesel gua"Ucap Rio Prince diam mendengarkan ucapan Rio


Mereka sampai Prince ingin membantu Rio tapi dia menepis nya karena dia tidak mau merepotkan


Ketika masuk Rio benar-benar kesal sampai-sampai ada anak buahnya yang sedang berdiri didepannya dia tonjok dengan tangan kiri nya


"Lu kenapa sih hah?"Tanya Prince


Arka langsung menampar wajah Prince karena dia marah sebab dia sudah berjanji tapi tidak dia tepati


"Mana janji kamu Prince?"Tanya Arka


"Maaf Pah"Jawab Prince Rio dan Gio hanya diam melihat Prince ditampar Arka


"Kalau kalian gak bisa tangkap Matthew biar gua aja"Rio membatin


"Hati kamu terlalu lembut bisa-bisa kamu dibunuh oleh musuh kamu kalau seperti ini"Ucap Arka


"Om gak usah seperti ini kan tau situasinya lagi kurang kondusif jadi gak perlu menyalahkan kelembutan hati Prince"Ucap Rio


"Ayo Prince kita pergi dan kita tangkap Matthew biar pak tua ini senang"Ucap Rio menyindir Arka


Rio pergi lagi sedangkan Prince mengikuti Rio dibelakang nya


Prince dan Rio langsung pergi ke apartemen nya Matthew dan Alice


Rio dan Prince bisa dengan mudah masuk ke apartemen milik Alice karena Prince adalah pemilik nya disana tapi sayang apartemen itu kosong seperti nya Alice dan Matthew sedang pergi jadi Rio menyuruh anak buahnya untuk menangkap Matthew dan Alice secepat mungkin

__ADS_1


Prince dan Rio pergi lagi untuk mencari Matthew dan di dalam mobil Prince menerima telpon dari Tiara sedangkan Rio tidak membuatnya semakin kesal sekarang, Prince mematikan ponselnya lalu dia tertawa kecil melihat ekspresi kesal Rio


"Sabar nanti juga bakal bisa manja-manja lagi"Ucap Prince


"Intan nginep di mansion lu aja biar gua sendirian dirumah gak perlu istri"Ucap Rio


"Lu kalau ngambek dan marah ke intan bukan ke gua"Ucap Prince


"Gak mampu"Jawab Rio


Ponsel Rio berdering yang menelpon adalah buahnya dikiranya intan Mereka memberitahukan jika Matthew sedang mereka dapatkan sedangkan Alice tidak Rio langsung menyuruh nya membawa Matthew ke markasnya mereka putar arah lagi


Ketika sampai Matthew sudah disiksa oleh Arka dengan Gio


"Pah kenapa siksa dia duluan?"Tanya Prince


"Karena dia orang yang sudah buat om Riko hampir tewas"Ucap Arka tanpa menoleh ke Prince


"Om kayanya aku yang pantas buat siksa dia bukan om"Ucap Rio


"Lebih baik om sekarang santai aja biar Rio yang buat dia tau siapa mantan kekasihnya Alice ini"Ucap Rio dan melepaskan tongkatnya alat yang membantunya berjalan


"Lu?"Ucap Prince dan Rio ternyata sudah bisa berjalan tanpa bantuan tongkat walaupun sedikit pincang


Rio berdiri tepat dihadapan nya Matthew dia menepuk-nepuk pipi Matthew dengan pelan sambil tersenyum miring tapi Matthew langsung meludahi Rio


"Lepasin saya!"Ucap Matthew


"Bukannya kamu seorang pembunuh bayaran yang hebat yah?kok bisa tertangkap oleh kami?"Tanya Rio


Stetttt Rio menggoreskan pisau tepat dilengan kanan Matthew dia berteriak


"Dimana Alice?"Tanya Rio


"Buat apa kamu cari dia hah?"Tanya Matthew sambil menahan rasa sakit yang Rio buat dan juga Arka tadi


Rio langsung menancapkan pisau belati nya ke pipi Matthew sampai berlubang tapi Rio tak hanya melakukan itu dia menariknya lagi


Matthew masih sadarkan diri tapi rasa sakit yang di terima sangatlah sakit tapi Prince mengambil minuman alkohol milik anak buahnya lalu dia membuka nya dan menyiamkannya ke wajah Matthew benar-benar sangat menyakitkan sampai Matthew berteriak tapi tidak ada suara yang keluar


"Dimana Alice?"Tanya Rio lagi Matthew hanya menggelengkan kepalanya


Rio menatap Prince yang dibelakang nya lalu dia berbalik dan langsung menusuk dagu dan lehernya Matthew dengan pisaunya tadi dia tewas


Tangan Rio penuh dengan darah begitupun bajunya

__ADS_1


"Dimana Alice?bagaimana pun gua gak bakal biarin anak yang dia kandung lahir"Ucap Rio dengan tatapan elangnya


__ADS_2