Riontan

Riontan
Episoden 157


__ADS_3

Pancake buatan Rio sudah jadi dan mereka menikmatinya berdua dan pas sekali jika Gabriel dan Tiara datang dengan anak-anak mereka sedangkan pada suaminya mereka nanti akan menyusul


Tiara ingin memeluk intan tapi intan sudah kabur sambil membawa panceknya


"Kaka jangan dekat-dekat"Larang Intan


"Rio intan kenapa kok gini?"Tanya Tiara yang kebingungan karena dia belum tau jika Intan sudah pulih


"Ingatan nya sudah pulih"Jawab Rio membuat Gabriel dan Tiara berteriak karena senangnya


"Jangan teriak-teriak anak-anak baru aja tidur"Larang Intan


Anak-anak mereka tertawa dengan sikap Mamahnya mereka


"Om main yuk!"Ajak Si kembar


"Ayok main basket yah"Ajak Rio


"Ayok"Jawab si kembar dan King


"Kami main apa dong Om?masa kamu ikut juga main basket kan kamu cewe"Jawab Dania


"Kalian cuma duduk aja kasih semangat di pinggir lapangan"Ucap Rio


"Mau kan?"Tanya Rio dan mereka menganggukkan kepalanya lalu Rio mengajak anak-anak menuju lapangan basket mansionnnya


Tiara berlari mengejar intan tapi intan juga lari karena tidak mau dipeluk Tiara,mereka berlari memutari meja makan


"Kaka ah aku gak mau dipeluk!"Ucap Intan


"Ntan Kaka mau peluk"Ucap Tiara


"Aku gak mau"Ucap Intan


Gabriel hanya berdiri sambil menatap malas keduanya dengan tangan melipat didadanya


"Bisa gak sih buat lembaran baru gitu biar seru gak harus berantem terus"Ucap Gabriel


"Aku gak mau dipeluk Kaka"Tolak Intan dan Tiara berhenti mengejar intan dia ngos-ngosan sambil duduk dikursi makan


"Aduh anemia ku kambuh"Ucap Tiara


"Anemia?emang lari bisa bikin kurang darah?"Tanya Gabriel


"Kepalaku berkunang-kunang"Ucap Tiara dan intan mendekati Tiara ketika intan sudah dekat Tiara langsung memeluk intan dengan eratnya

__ADS_1


"Kaka ah"Rengek intan dan Gabriel ikut memeluk para adik-adik nya


"Akhirnya ingatan kamu pulih lagi ntan"Ucap Gabriel


"Kaka sangat de"Ucap Tiara dan intan berhenti berontak dia juga membalas pelukan para Kaka nya


Mereka berhenti berpelukan Tiara dan Gabriel tersenyum menatap intan lalu Tiara berdiri dia menepuk-nepuk kepala nya intan


"Kamu beneran ingat semuanya de?"Tanya Tiara lagi


"Iyah"Jawab intan santai


"Para nyonya ini gak mau kasih hadiah gitu ke aku?"Tanya Intan


"Lu masih butuh uang?"Tanya Tiara


"keluarkan jiwa pelit nya"Ucap Intan


"Tenang ntan kamu mau apa Kaka beliin"Ucap Gabriel sambil menepuk pundak intan


"Nah Kaka itu kayagini bukan kaya kamu"Ucap Intan dan Tiara menjitak kepala intan membuat intan mengaduh kesakitan dia juga langsung bersembunyi dibelakang Gabriel


"Tolong ka ada yang ngamuk"Adu intan


"Udah-udah kita serius dulu"Ucap Gabriel


Intan menarik tangan Gabriel dan Tiara untuk duduk dikursi makan dia juga ingin bercerita


Intan menceritakan semuanya tanpa tertinggal sedikitpun bahkan intan sampai meneteskan air nya begitupun dengan Gabriel dan Tiara


Tiara menggenggam tangan intan sambil menatap dengan tatapan sendu begitupun dengan Gabriel


"Kamu tau de dengar kamu jatuh dari sepeda aja rasanya sedih banget apalagi kamu sampai disiksa sampai mau mati rasanya dada Kaka sakit ntan"Ucap Tiara


"Kita emang gak ada ikatan darah tapi dengar cerita seperti ini Kaka juga ikut sedih ntan"Ucap Gabriel


"Semuanya sudah berlalu dan aku masih hidup dan bisa dengan kalian lagi"Ucap Intan bersikap seperti tidak ada apa-apa


"Gak perlu sedih ka aku gak papa kok,semuanya sudah berlalu"Ucap Intan lagi karena Kaka hanya diam sambil menatap dirinya


Intan lalu memeluk para kakanya agar tidak perlu memikirkan nya lagi


Disisi Rio dia sedang bermain dengan basket dengan si kembar dan si King


Rio hampir kewalahan menghadapi 3 anak kecil ini karena mereka juga jago main basket,karena 3 lawan 1

__ADS_1


"Nial,Niash King!kita istirahat dulu Om cape"Ajak Rio


"Apa sih Om baru juga sebentar"Ucap King


"Om haus tadi setelah makan kue belum minum"Ucap Rio


"Ka Hellen ambilin air buat Om dong"Suruh King


"Ngapain suruh Hellen kaya gak punya pelayan aja"Ucap Rio dan Rio menatap pelayan yang tidak jauh dari mereka lalu mereka paham dan pergi masuk untuk mengambil kan air untuk Rio,2 mobil masuk,itu Prince dan Willy


Mereka ikut bergabung dengan Rio dan anak-anak nya


"Rio"Sapa Prince dan Rio mengangkat tangannya


"Nial Niash sini"Suruh Willy dan mereka mengejar Willy


"Iyah Papah"Ucap Si kembar


"Mamah kalian mana?"Tanya Willy


"Didalam lagi sama aunty Intan dan juga aunty Tiara"Ucap Niash


"Boleh ikut?"Tanya Prince dan dia ikut masuk lapangan dia juga melepaskan jas nya dan Hellen dengan sigap mengambil jas Papah nya membuat Prince tersenyum


"Papah ikut main dong"Suruh Dania


"Papah mau ikut?"Tanya Niash


"Boleh juga"Jawab Willy dan dia ikut masuk lapangan


Mereka bermain,Willy dengan anak-anak sedangkan Rio dan Prince dan juga King sedangkan Hellen dengan Dania hanya memberikan semangat pada kakak-kakak nya


Disisi Intan lagi


Tiara dari tadi hanya diam membuat intan menyesal sudah bercerita tentang kejadian yang menimpa dirinya


"Kaka nanti kita jalan-jalan yuk"Ajak Intan tapi Tiara hanya menatap intan


"Kamu dirumah aja ntan jangan kemana-mana lagi,Kaka takut hal buruk terjadi lagi"Ucap Tiara


"Kaka gak usah sedih lagi yah aku gak papa kok"Ucap Intan menenangkan adiknya


"Tio memang orang baik sudah 3 kali dia tolongin kamu"Ucap Tiara


"Iyah ka,aku juga gak tau kalau aku lagi dalam masalah pasti dia yang ada ditempat kejadian bahkan dia kehilangan jari-jari nya cuma mau bantuin aku"Ucap Intan

__ADS_1


"Ayo ka makan pancake dulu buatan suami ku enak banget"Ucap Intan sambil menyuguhkan dipiring para kakanya


Tiara dan Gabriel mulai memakan pancake itu tapi hari mereka masih hancur mendengar penderitaan intan yang begitu menyakitkan


__ADS_2