Riontan

Riontan
Episode 112


__ADS_3

Rio berpikir sejenak sambil menatap keatas langit berpikir cerita yang lucu


"Kelamaan"Ucap Intan


"Aku aja cerita"Ucap Intan


"Ada Gema nya boleh?"Tanya Intan pada Rio takut Rio marah padanya


"Boleh"Ucap Rio lembut sambil tersenyum


"Kejadiannya 2 tahun yang lalu tapi ini lucu banget tapi malu juga Ay"Ucap Intan


"Kenapa emang?kamu ngapain sama Gema?"Tanya Rio


"Aku gak ngapain-ngapain kok"Ucap Intan


"Terus?"Tanya Rio


"Denger dulu"Ucap Intan dan Rio menganggukan kepalanya


"Dulu itu motor Vespa kesayangan aku kan masuk bengkel buat diganti macam-macam nya atau diservis bulanan gitu"Intan memulai ceritanya


"Iyah terus"Ucap Rio


"Aku bosan kan Ay tunggunya Gema juga waktu itu cuma diam aja gitu kan bosan aku nya"Ucap Intan


"Terus aku keluar buat cari makanan tapi disana minim jajanan soalnya emang dilarang penjual kaki 5"Ucap Intan


"Tapi ada orang tunanetra yang jualan kerupuk Ay terus aku samperin dia kan"Ucap Intan


"Aku samperin,aku tanya dia kan?Bu kerupuk berapa gitu aku tanya kan"Ucap Intan


"Iyah"Ucap Rio


"Hah apa?dia kayanya gak denger gitu Ay aku kencengin kan,terus dia marahin aku katanya dia gak sopan banget ngomong sama orang tua gitu tapi aku diam aja oke sabar aku bilang kan?"Ucap Intan


"Ibu jualan kerupuk kan?Tanya aku lagi nih"Ucap Intan


"Gak saya gak jualan kerupuk ini kerupuk saya,ucap dia marah-marah tuh Ay"Ucap Intan


"Loh ini ibu jualan kan?aku mau beli aku bilang"Ucap Intan

__ADS_1


"Ini kerupuk saya,saya gak jualan kamu enak aja yah dia malah makin ngomelin aku Ay"Ucap Intan


"Karena aku udah malu kan sangka dia penjual terus aku inisiatif mau kasih dia uang kan terus dia marah-marah lagi Ay,saya bukan pengemis saya gak butuh uang kamu kata dia Ay terus dia pergi tinggalin aku yang masih ternganga gara-gara dia marahin sejak tadi"Ucap Intan membuat Rio tertawa cerita intan


"Aku niat baik kok bisa aku dimarahin gitu yah?dia gak denger aku kencengin malah marah"Ucap Intan


"Aku kan gak tau kalau dia bukan penjual kerupuk aku juga inisiatif mau kasih dia uang malah dimakin dimarahin kalau boleh ketemu lagi pengen peluk dia deh"Ucap Intan


"Ngapain peluk dia?"Tanya Rio


"Siapa tau berenti kan marah-marah nya"Ucap Intan


"Kamu ini ada-ada aja,ada lagi cerita lain?"Tanya Rio


"Kamu gak mau cerita?"Tanya Intan


"Hidupku terlalu normal gak ada kaya kamu"Ucap Rio


"Sama ka Prince dong,ka Tiara suka cerita random sedangkan ka Prince cuma diam dengerin cerita dia"Ucap Intan


"Tapi dulu kata ka Prince kamu pernah sempat suka sama Kaka aku kan?"Tanya Intan yang baru ingat cerita Prince


"Bilang aja suka juga gak papa"Ucap Intan


"Aku gak suka kok benaran kalau aku suka udah aku rebut Kaka kamu dari Prince tapi enggak kan?"Tanya Rio


"Tapi kamu sering banget kata ka Prince ngajak dia duel terus kalau Ka prince kalah kamu bakal ambil Kaka aku dari ka Prince"Ucap Intan


"Itu karena Prince dulu juga belum mencintai Tiara seperti sekarang,makanya aku selalu pancing dia kaya gitu"Ucap Rio


"Yakin cuma itu?atau jangan-jangan kamu cemburu gara-gara ka Prince nikah bukan malah kamu cemburu gara-gara Kaka Tiara nikah dengan ka Prince?"Tanya Intan


"Kalau itu ada sedikit benarnya"Ucap Rio sambil tersenyum membuat intan langsung ternganga dia juga menjaga jarak dengan Rio membuat Rio tertawa kecil


"Kenapa malah jauh-jauh sih?"Ucap Rio


"Kamu belok?"Tanya Intan


"Aku gak belok tapi agak bengkok dikit kamu tau kan"Ucap Rio malah membicarakan adiknya


"Ih pikiran ngeres"Ucap Intan menjauh lagi tapi Rio mendekati intan lagi

__ADS_1


"Lagi keadaan seperti ini kita malah cerita seakan-akan gak terjadi apa-apa"Ucap Rio


"Kamu pernah rasain kelaparan pas waktu kecil?"Tanya Intan dan Rio menggeleng kan


"Aku dan ka Tiara pernah rasain itu pas Ayah kehabisan uang dan gajih ayah belum keluar jadinya kamu harus tahan lapar 1 hari lebih sampai ayah dapat pinjaman"Ucap Intan


"Di situasi yang seperti itu ayah bunda gak pernah perlihatakan kalau mereka lagi kesusahan ke kami tapi malah mereka selalu hibur kamu dengan cerita masa muda mereka"Ucap Intan


"Makanya Kaka Tiara selalu bilang ingin punya suami kaya supaya gak makan daging diskon lagi dan doa dia terkabul"Ucap Intan


"Kalau kamu?"Tanya Rio


"Ka Prince itu pantas buat disebut sebagai suami idaman,aku bisa lihat dia sabar banget hadapin ka Tiara yang bawel banget"Ucap Intan


"Kamu belum pernah liat Om Willy diawal-awal menikah dengan ka Riel mungkin kamu bakal sebut om Willy sebagai suami idaman"Ucap Rio


"Semaunya susah bukan cuma om Willy kami juga waktu kami masih SMA waktu itu dan prince juga lagi bucin-bucinnya dengan Alm Tiara"Ucap Rio


"Tapi aku bersyukur bisa punya kamu dan aku gak kaya om Willy"Ucap Rio lalu dia menyandarkan kepalanya didada intan dan dia memeluk kepala Rio


Disisi Andrew


Mereka semuanya kebingungan karena tidak ada nahkoda kapal yang bisa menjalankan kapal mereka jadinya mereka hanya mengikuti arus sejak tadi


"Sialan bagaimana ini sejak tadi dia mengapung seperti ini"Ucap Andrew


"Nahkoda kapal hilang pasti ini ulah Rio supaya dia bisa kabur dan kita tidak bisa mengejar nya"Ucap Andrew lagi


"Kalian semuanya bodoh tidak ada yang bisa diandalkan percuma kita lakukan sabotase pada liburan Rio tapi malah kita seperti ini"Ucap Andrew


"Tapi kemana mereka kabur?kalau seandainya mereka berenang sampai daratan kota apa gak tewas?"Tanya Andrew


Andrew tersenyum mengingat wajah intan yang sangat cantik karena dia sempat memperhatikan wajah Intan yang sangat menawan tadi


"Bagaimana caranya kita harus dapatkan istrinya Rio"Ucap Andrew lagi


Andrew lalu masuk kedalam mencoba menghidupkan kapalnya tapi karena terlalu banyak tombol dia bingung sampai menatap kemudinya


Andrew menarik kasar salah satu anak buahnya dia menyuruh nya untuk mengemudikan kapalnya tapi dia juga bingung tapi Andrew terus memaksanya melakukan dia menjadi gugup dan menekan sebarang tombol dan kapal hidup membuat Andrew langsung tersenyum puas


"Intan aku datang"Ucap Andrew

__ADS_1


__ADS_2