
Setelah makan siang mereka berdua pergi lagi kali ini intan meminta jalan-jalan bersama Rio tanpa tujuan dia hanya ingin jalan-jalan
Didalam mobil nya Rio dan Intan sama-sama menyanyikan lagu K-Pop kesukaannya intan dan Rio juga sudah hapal semuanya karena jika dia berangkat kerja pulang kerja pasti akan menyetelnya
Tiba-tiba ada motor melesat dengan cepat tapi dia malah menyerempet mobil Rio dengan intan sampai dia terpental sendiri
Intan langsung panik dia lalu menghentikan mobilnya melihat orang yang sudah menyerempet mobilnya
Mereka berdua sama-sama turun dari mobil ditempat itu tidak ada orang yang lewat
Intan hapal motor siapa yang menyerempet tadi dia adalah Gema
Intan membantu nya tapi Rio hanya diam berdiri dibelakang Intan
Gema mengalami luka dikaki dan ditangan nya tapi dia tidak papa
"Ayyyy bantuin dong!"Bentak Intan karena dia hanya diam
"Aku bantuin dia?gak Sudi!"Jawab Rio sambil membuang mukanya
"Oke!"Ucap Intan dan dia sendiri yang membantu Gema berdiri dengan membopongnya
"Ayyyy!"Ucap Rio melihat istrinya membantu Gema
Rio menjadi kesal lalu dia mengganti kan intan yang membopong Gema menuju mobilnya
Rio membawa gema duduk dikursi belakang tapi Intan juga malah duduk dikursi belakang membuat Rio semakin kesal
"Ayyy kenapa disitu? didepan dong!aku bukan supir dia"Protes Rio
"Cepat jalan Ay kalau dia kenapa-napa gimana?"Tanya intan dengan khawatir melihat keadaan sahabatnya
Rio menurut saja dengan hati kesal melihat istrinya duduk dibelakang dengan Gema
Diperjalanan Rio terus memantau lewat spion dia melihat gema seperti mencari kesempatan dia merebahkan tubuhnya tapi bantalnya paha Intan
"Woy lu jauhin gak kepala lu kalau gak gua patahin tuh leher lu"Ancam Rio
Gema hanya diam sambil tersenyum menatap wajah intan
"Brengsek!"Ucap Rio lagi
"Ayyy kita bawa aja dulu ke rumah sakit nanti aja bahas itu"Ucap Intan padahal dia juga takut jika Rio akan marah tapi dia juga tidak tega melihat keadaan Gema
"Kamu kenapa Gema kok bisa bawa motor kaya tadi?"Tanya Intan
"Aku lulus ntan tapi cita-cita utama ku gak bakal pernah tergapai sampai kapanpun"Ucap Gema
"Apa cita-cita kamu?"Tanya Intan
"Melamar kamu Ntan menjadikan kamu istriku"Batin Gema
"Gem?"Panggil Intan
__ADS_1
"Aku cuma mikirin itu aja makanya aku oleng"Jawab Gema
"Apa cita-cita kamu? perasaan kamu dulu gak pernah punya cita-cita kata kamu"Ucap Intan
"Dulu emang gak punya Ntan soalnya pasti teruwujud menurutku tapi ternyata gak"Jawab Gema
"Ayyy dia cuma caper gak usah ditanggapin"Ucap Rio
"Ntan aku benar-benar sangat mencintai kamu mulai dulu sampai sekarang gak pernah berubah"Batin Gema
Mereka sampai dirumah sakit dan Rio membantu Gema lagi masuk dan suster datang dengan brangkar untuk Gema
Gema dibawa diruang rawat untuk ditangani lalu Rio mengajak intan pergi tapi intan tidak mau karena dia masih ingin tau keadaan sahabatnya
"Ayyy ngapain kita disini lebih baik kita pergi"Ajak Rio
"Aku mau tau keadaan Gema ay,aku mohon sebentar lagi sampai dokter keluar yah"Pinta Intan dengan memohon pada Rio dia mengangguk kepalanya
Rio duduk sambil memainkan ponselnya tapi tangan kirinya masih mengelus rambut Intan
Rio terkejut melihat Alice mengirimkan foto nya pada Rio dengan keadaan tanpa busana
Alice
"Sayangg apa kamu gak kangen dengan tubuh ini?"
"Dulu kamu selalu gak bisa tolak tubuh ini kan?"
"Aku bakal kirim alamat apartemen ku kalau kamu mau kesini,kata kamu mau punya anak dari aku kan?"
Rio hanya membaca pesan Alice tanpa berkomentar sedikit pun
Intan tidak sengaja melihat layar ponsel Rio dia langsung merebut ponselnya Rio membuat Rio terkejut intan lalu membaca pesan dari Alice
"Aku kira kamu udah gak pernah lagi kontak-kontak sama dia tapi ternyata kamu masih simpan kontaknya dia Ay?"Ucap Intan terdengar marah
"Ayy aku udah blokir semua kontak nya tapi dia chat aku pakai nomor baru"Ucap Rio
"Tapi kamu masih kontak-kontakan sama dia bahkan kamu gak pernah bilang ini ke aku"Ucap Intan dia langsung menyerahkan ponselnya pada Rio lagi
Intan sangat marah sekarang pada Rio tapi Rio terus memohon pada nya karena semua salah paham
Sampai dokter keluar dari kamar nya Gema,Intan langsung berdiri menghampiri dokter
"Keadaannya baik-baik saja nona tapi luka luar lumayan parah tapi itu masih bisa sembuh"Ucap Dokter
"Terima kasih"Ucap Intan
Keluarga Gema datang dan mereka langsung mengikuti dokter menuju ruangannya dokter untuk meminta resep obat
"Ayyy"Panggil Rio yang ada dibelakang Intan
"Kita pulang"Jawab Intan tanpa menoleh pada Rio bahkan dia berjalan terlebih dahulu meninggalkan Rio
__ADS_1
Rio mengejar intan sambil menarik-narik tangannya Intan tapi dia terus menepis nya sambil terus berjalan menatap Rio pun tidak
"Ayyyy"Panggil Rio ketika sampai mobil intan masuk kedalam mobil dia duduk disampingnya Rio
Rio juga masuk dia masih belum menjalankan mobilnya
"Ayyy aku sama Alice udah gak ada apa-apa lagi aku mohon jangan kayagini ke aku"Ucap Rio
Intan hanya diam sambil menatap jendela mobil
"Jalan aja kenapa sih!aku mau istirahat"Bentak Intan
"Ayyy"Panggil Rio tapi Intan tidak menghiraukan Rio dan dia menjalankan mobilnya
Di perjalanan intan hanya diam tapi terdengar sesegukkan Rio melihat istrinya menangis pun langsung mencari tempat sepi agar bisa menepikan mobilnya
Rio menepikan mobilnya dia memanggil intan tapi intan hanya diam tapi sepertinya intan menahan sesegukkan nya
"Ayyyy"Panggil Rio dengan lemah lembut
Rio menyentuh tangan Intan dan intan menepisnya dia menatap Rio dengan tatapan tajam matanya dengan mata penuh air mata
"Jangan sentuh aku!"Larang Intan suara penuh penekanan
"Kamu bohongin aku,kamu bilang kamu udah gak pernah lagi berhubungan sama dia tapi kenapa dia bisa kirim foto kaya gitu ke kamu"Tanya Intan
Rio hanya diam melihat intan
"Kenapa diam Ay!"Ucap Intan
Rio ingin memeluk Intan tapi dia mendorong Rio bahkan menampar wajah Rio tapi Rio terus berusaha memeluk Intan
Intan berontak dipelukan Rio tapi dia terus memeluk Intan dengan eratnya
"Ini sudah nomor yang ke 10 dia Ay buat ngirim pesan ke aku"Ucap Rio
"Bohong!"Ucap Intan
"Aku gak pernah bohong ke kamu Ay,aku udah lupain dia aku cuma mencintai kamu gak ada yang lain"Ucap Rio
Intan kembali mendorong tubuh Rio dengan kuat sampai Rio melepaskan pelukannya
"Jangan sentuh aku"Ucap Intan sambil menunjuk wajah Rio
Rio diam sambil menatap Intan lalu dia tersenyum
"Brengsek malah senyum!"Ucap Intan tapi Rio hanya bersikap santai bahkan dia ingin merapikan rambut istrinya tapi intan menepisnya
"Jadi mau kamu sekarang apa?"Tanya Rio tapi intan hanya diam
Rio mengeluarkan pistol dibalik jasnya lalu meletakkan didepan Intan
"Mau aku membunuh nya?"Tanya Rio dengan nada santai
__ADS_1
"Kalau kamu suruh aku bunuh dia,aku akan lakukan sekarang juga"Ucap Rio