Riontan

Riontan
Episode 16


__ADS_3

Mereka berdua sampai ditempat ponsel tujuan mereka intan turun terlebih dahulu dia berjalan sambil melompat-lompat kegirangan layaknya anak kecil


Ketika masuk intan tersenyum banyak sekali tipe alat elektronik didalamnya


"Ka temenin aku cari yah"Ucap Intan sambil menatap Rio yang dari tadi hanya fokus pada ponselnya dibelakang intan


"Gak mau gua!"Ucap Rio dan dia menatap sekitar mencari tempat duduk dan syukur tadi jauh dari mereka ada tempat duduk Rio pun berjalan dan duduk intan masih mengikuti Rio


"Ka aku tersesat nanti aku gak tau soalnya ini gedung nya gede ka"Ucap Intan terus meminta Rio menemaninya


"Lu yang butuh ponsel kok gua yang ribet sih?"Ucap Rio dengan wajah kesel


"Yaudah aku cari sendiri aku gak tau yah nanti ponsel aku dibayarin orang terus aku diantar orang lain"Ucap Intan


"Terus aku aduin deh kalau ka Rio telantarin aku"Ucap Intan


Rio benar-benar kesal dengan intan dia langsung berdiri menyuruh intan mencari ponsel yang dia mau


Intan berjalan sambil melihat-lihat alat elektronik yang banyak itu


"Woy kan bisa tanya ke pagawai lu mau apa nanti dia bakal ambilin jadinya gak perlu jalan gini"Ucap Rio


"Jalan-jalan aja dulu ya kan?"Ucap Intan tersenyum sambil mengangkat-angkat alis nya


Tempat itu memiliki lantai 2 dan intan benar-benar berjalan-jalan sampai kesana membuat Rio sangat kesal pada intan tapi intan acuh


Sampai mereka turun lagi dan intan menanyakan ponsel yang dia mau dan pegawai mengambilkan yang intan mau


Rio hanya diam menatap malas intan karena sudah mengerjainya


Pegawai itu wanita dia terus curi-curi pandang pada Rio tapi Rio tak perduli


"Bungkus aja ka"Ucap Intan dan intan langsung memeluk tangan Rio dipegawai wanita itu


"Suami aku gak mau beli apa-apa?"Tanya intan sekaligus ingin memberitahu jika Rio adalah suaminya


Rio hanya diam sambil mengerucutkan alisnya karena keheranan dengan sikap intan


Rio membayar ponsel intan dan Rio pergi terlebih dahulu sedangkan intan masih disana


"Mba kalau jadi pegawai disini jangan suka pandang suami orang kayagitu,kalau aja nanti ada kasus costumer dan pegawai ponsel saling jual pukulan"Ucap Intan mengingat kan pegawai yang sudah curi-curi pandang pada Rio tadi


"Oke mba aku permisi"Ucap Intan dan dia pergi

__ADS_1


Rio sudah masuk kedalam mobil sedangkan intan baru keluar


Intan berdiri didepan mobil-mobil yang ada dihadapannya dia kebingungan mencari mobil Rio yang mana karena dia lupa Rio parkir dimana padahal mobil Rio disamping hadapannya


"Itu orang ngapain sih malah berdiri disitu?"Ucap Rio dan Rio mengeluarkan kepala nya dari jendela mobil


"Cepat masuk ngapain disini kaya orang bego"Ucap Rio dan intan tertawa kecil dia langsung berlari menuju mobil Rio dan dia masuk


"Lu kenapa sih hah selalu bikin gua pusing"Omel Rio pada intan sedangkan intan malah tersenyum-senyum


"Woy!gua ngomong sama lu"Teriak Rio


"Aku dengar kok ka gak budek"Ucap Intan santai


"Kaka fokus nyetir aja biar cepat sampai soalnya udah mau malam kan?"Ucap Intan


"Kenapa sih tuh harus menikahkan gua sama lu?"Ucap Rio dan dia menghela nafasnya


"Siapa suruh tidurin aku?seharusnya sekarang aku itu sedih,harta berharga aku udah Kaka ambil secara paksa dan aku harus menikahi Kaka lagi tapi seakan-akan kaka yang tersakiti kan aneh"Ucap Intan sambil geleng-geleng kepala


"Gua khilap lagian juga gua waktu itu terpengaruh alkohol"Bela Rio


"Seharusnya kaka bawa ka Alice waktu itu setting ini biar keciduk kan Kaka jadinya nikah sama dia bukan malah aku"Ucap Intan


"Kenapa diam ka?aku bener yah"Ucap Intan


"Tapi intan gua liat makin cantik dan gua baru sadar itu"Batin Rio


"Kita pasutri yang sama-sama gak mencintai Kaka jadi kita jalani aja semuanya seperti biasanya,aku juga janji gak bakal larang Kaka ketemu Alice tapi kalau ketahuan keluarga aku gak bela Kaka yah"Ucap Intan


"Tapi Kaka juga jangan larang-larang aku"Ucap Intan


"Gua ketemu Alice?lu bisa pikir dengan akal sehat gak sih?kalau gua pergi temuin Alice jelas bakal ketahuan sama Prince"Ucap Rio


"Dan buat gak larang lu itu mustahil karena lu itu istri gua"Ucap Rio


"Apa cuma itu alasan nya?atau gara-gara ada perlibatan perasaan?"Ucap Intan sambil tersenyum menyelidik


"Di angka 3 itu adalah angka keberuntungan ku ka dan aku ramal ka Rio dalam 3 bulan bakal bucin sama aku"Ucap Intan dengan serius


"3 bulan gua bucin sama lu?lu bener aja?"Ucap Rio


"Kalau dalam 3 bulan Kaka masih belum punya perasaan ke aku,aku bakal lanjutin kuliah aku ke Amerika karena itu tawaran dari ka Prince sebelum aku menikah sama Kaka"Ucap Intan

__ADS_1


"Sekaligus aku bakal minta cerai ke Kaka biar aku tenang kuliah"Ucap Intan


Rio terdiam karena ucapan Intan ada rasa ketir dihatinya karena intan akan melanjutkan kuliahnya ke Amerika


"Daripada aku kejar cinta yang mungkin aku miliki lebih baik aku kejar sarjana S2 ku kan?"Tanya Intan sambil menatap serius wajah Rio


Tapi Rio hanya diam sambil menyetir mobilnya


Dan gara-gara ucapan intan sepanjang perjalanan Rio hanya diam begitupun dengan intan


Sampai dirumah dan hari sudah gelap ketika mereka sampai


Rio berjalan terlebih dahulu sedangkan intan masih dibelakang


Rio ikut bergabung dengan Prince dan Tiara yang sedang makan malam


"Darimana?"Tanya Prince


Intan datang dengan senyum manisnya diwajahnya sambil memeluk ponsel baru nya


Tiara geleng-geleng dengan tingkah adiknya


"Cuma ponsel ntan tapi senyum kamu selebar itu"Ucap Tiara


Intan ikut duduk disamping Rio


"Tapi ponsel baru ka keluaran terbaru"Ucap Intan


"Bukannya ponsel kamu kamu masih baru yah?bahkan kamu baru beli 5 bulan yang lalu kalau gak salah"Ucap Tiara


"Kapasitas memori nya penuh ka jadinya aku beli lagi deh"Ucap Intan bohong


"Makan malam dulu kalian baru ngomong lagi nanti"Ucap Prince


"Oke Kaka ipar"Ucap Intan


"Rio tadi gua keluarin sofa yang ada kamar lu gak papa kan?"Ucap Prince membuat intan dan Rio sama-sama tersedak


"Lu ngapain keluarin sofa yang ada dikamar gua?"Tanya Rio dengan raut wajah kesal pada Prince


"Gua takut aja nanti kalian berdua salah menggunakan fungsi sofa yang seharusnya untuk duduk bukan untuk tempat tidur"Ucap Prince


Rio dan intan saling tatap, Prince dan Tiara juga saling tatap sambil tersenyum penuh arti

__ADS_1


__ADS_2