Riontan

Riontan
Episode 75


__ADS_3

Pagi hari nya Rio di bawa pulang dan semua anggota keluarga yang lainnya tau atas penyerangan mansion Rio tadi malam lalu mereka semua berkumpul di mansion Rio


Intan yang meminta Riko untuk duduk disebelah nya tapi dia masih ingin memeluk Rio


"Papi ngapain duduk disini? bukannya duduk disampingnya Mommy juga"Ucap Rio


"Aku suruh Papi kenapa?"Tanya Intan membuat Rio menatap arah lain sambil tersenyum paksa


"Syukur aja gak ada yang terluka parah tadi malam"Ucap Hana


"Tapi aku kehilangan anak buah cukup banyak bahkan mereka orang-orang terpercaya ku untuk menjaga mansion"Ucap Rio


"Lu juga kenapa penjagaan mansion kamu cuma 10 seharusnya lebih atau gak lu harus selalu siapin anak buah cadangan di sekitar mansion lu"Ucap Prince


"Gua kira semuanya aman-aman aja soalnya gak ada masalah yang datang ke kami"Ucap Rio


"Wah si Alice emang kurang sekolah kayanya masa datangin mantan pacar yang kayagitu kesini?"Ucap Tiara


"Kok Alice tega lakuin ini ke kamu Rio?"Tanya Tante Lala pada putranya karena dia dulu pernah mendukung hubungan Rio dengan Alice


"Aku sering janji bakal nikahin dia kan?dan aku pulang cuma sebentar bilang ke dia Ternyata aku nikah sama intan dan itu tanpa sepengetahuan dia tapi aku nikahi intan bukan sebuah kesalahan kan?karena dia sendiri aku selalu ajak dia pulang kesini buat ajak dia nikah tapi dia selalu gak mau"Ucap Rio


"Dan jadilah dendam di hati dia"Ucap Rio sambil menatap anggota keluarga nya


"Tapi aku janji bakal tuntasin ini semuanya karena masalah ini datang karena aku juga kan?"Ucap Rio lagi


"Kayanya Matthew bukan musuh yang berat kan?"Tanya Willy


"Lumayan sih Om karena aku pernah dengar cerita dia sedikit,dia pernah habisi komplotan psikopat yang berdarah dingin dengan seorang diri"Ucap Rio


"Komplotan itu berjumlah 13 orang dan komplotan itu pernah habisi 1 tempat atau perdesaan gitu karena hal sepele yaitu mereka mau ambil putri kepala desa yang ada disana untuk di jadikan kekasih ketua mereka tapi di tolak dan terjadilah pembantaian disana dan para wanita di perkosa semuanya sedangkan anak-anak di mutilasi oleh meraka"Ucap Rio


"Terus Matthew itu dibayar buat bunuh komplotan itu dan dia berhasil lakukan itu dia sebut pahlawan dan karena itu juga dia ditakuti"Ucap Rio


Para wanita yang mendengar cerita Rio semuanya bergidik ngeri


"Masih gak takut Ay?"Tanya Rio pada intan


"Aku gak yakin dia habisi komplotan psikopat itu cuma sendirian pasti dia dibantu sama teman-teman nya itu"Ucap Intan


"Aku dengar cerita nya gitu sih dan itu juga si Alice cerita"Ucap Rio


"Dia lawannya gimana?"Tanya Tiara


"Dia datang ke markasnya saat mereka lagi tidur waktu lalu dia lemparin beberapa granat dan mereka mati massal"Ucap Rio


"Tapi kata Alice si Matthew juga ikut terkena ledakan waktu itu karena dia terlambat kabur bahkan dia koma"Tambah Rio lagi


"Ceritanya cukup mengerikan dan jiwa berbie ingin mengujinya"Ucap Arka dan Riko ikut tersenyum


"Saya juga Arka seperti nya sudah lama kita tidak menemukan musuh seperti itu?"Ucap Riko


"Ini jatah kami Pah!Opa!"Ucap Prince

__ADS_1


"Ingat umur juga kalian tuh"Ucap Hero


"Kalian juga hati-hati dia seorang bandar narkoba dan dia juga cerdas merakit bom"Ucap Rio


"Aku dapat informasi itu dari anak buah Intel kita"Ucap Rio


"Semangat sembuh aja dulu Rio"Ucap Tiara


"Betul kaya nya yang harus dibasmi itu si Alice deh"Ucap Gabriel


"Kayanya iya sih soalnya dia kan yang hasut si Matthew kesini"Ucap Tiara


"Kalian gak usah ikut campur kalian cuma tinggal dia didalam kamar"Ucap Willy


Hellen dan King datang mereka berlarian dan tidak sengaja menabrak tangan Rio membuat Rio langsung terdiam dengan wajah memerah menahan sakit di tangannya semuanya langsung panik sedangkan Prince dan Tiara langsung mengambil anak-anak mereka


Tubuh Rio gementar hebat menahan sakit di tangannya


"Ayyyyyy"Panggil Intan sambil menepuk pipi Rio


Rio lalu berdiri dan naik kekamar begitu saja lalu intan mengejarnya


Rio masuk kamar lalu dia duduk disisi ranjang dengan wajah pura menangis


Intan berdiri di depan pintu dia garuk-garuk kepala melihat tingkah suaminya


Intan masuk lalu menutup pintu kamarnya dan menghampiri Rio dia duduk disampingnya Rio


"Sakittttt Ay"Adu Rio sambil memperlihatkan tangannya pada intan


"Kamu ngapain masuk kamar?"Tanya Intan


"Malu manja ke kamu didepan mereka"Ucap Rio dengan bibir manyunnya


"Cuma di senggol dikit kan sama Hellen dan King tadi?"Tanya Intan


"Tapi atitttttt"Rengek Rio lalu bergelayut manja pada intan


"Manjanya"Ucap Intan


Rio menatap Intan dengan wajah masam karena dia sebut intan manja


"Aku gabung sama yang lain lagi yah"Izin Intan pada Rio


"Gak bolehhhhh"Ucap Rio sambil memeluk erat tubuh intan


"Mereka datang buat jengukin kamu Ay masa kamu dikamar sih?"Ucap Intan


"Gak perduli aku juga gak undang mereka"Ucap Rio


"Ayyyyyyy"Panggil Intan


"Pokoknya aku gak mau keluar dan aku gak izinin kamu keluar"Ucap Rio

__ADS_1


"Aku bosan dikamar Ay,aku mau ketemu Papi"Ucap Intan


"Papi terus Ay aku dicuekin?"Tanya Rio dengan nada seperti anak kecil tapi pelan


"Aku gak rasanya pengen dekat Papi terus"Jawab Intan


"Papi lebih kamu pentingin dari aku Ay?"Tanya Rio dengan ekspresi sedih


"Kamu kenapa sih kaya lebih sensitif banget?"Tanya Intan


"Jawab pertanyaan aku Ay"Ucap Rio


"Aku cinta kamu Ay tapi gimana yah rasanya kalau ada Papi itu pengen deket-deket dia gitu"Ucap Intan


Pintu kamar mereka terbuka Hellen,King si kembar,Dania dan Abrar masuk kedalam


"Ommmmm"Panggil King dan Hellen lalu dia mendekati Rio dengan wajah takut


Intan tersenyum melihat para anak keponakan nya datang


Rio pura-pura seperti marah pada para anak kecil yang ada didepannya


"Om Hellen minta maaf yah?"Ucap Hellen


"King juga"Ucap King


"Gak mau Om ngambek"Jawab Rio lalu dia membuang wajahnya


Si kembar langsung berjongkok dan memeluk kaki Rio sedangkan Dania dan Abrar hanya diam dibelakang Hellen dengan King


"Ommm maafin yah nanti Hellen coklat"Bujuk Hellen


"Kok coklat sih?kata Papi motor kan"Sanggah King


"Orang ngambek itu harus diberi yang manis-manis kata Mami"Jawab Hellen


"Kalau om Rio di kasih coklat nanti dia sakit gigi gimana?"Tanya King


"Ihh king diam dong seharusnya kamu juga minta maaf ke Om"Ucap Hellen


Rio dan intan saling tatap dan menahan tawanya melihat perdebatan King dengan Hellen persis seperti Prince dan Tiara


"Om Rio ambekan aku gak suka"Ucap Dania tiba-tiba


"Gak keren kaya Papah,Papah gak pernah ngambek"Ucap Dania


"Dia bangga Papahnya Ay padahal kita tau betul gimana Papah nya"Ucap Rio pelan pada intan


"Aunty Intan kok cantik banget sih?"Puji Abrar


"Abrar jangan genit kaya Om Bagus"Ucap Rio


"Kata Daddy kalau jadi cowo pendiam nanti gak punya istri kaya dia"Jawab Abrar

__ADS_1


"Aduh kenapa bocil-bocil ini kaya gini semua sih sifatnya?"Tanya Rio yang keheranan pada para keponakan nya


__ADS_2