
Intan masih sibuk mencari makanan apa yang akan dia bawa kedalam ruangan Rio sambil memilah-milah dan menatap semua cemilan yang ada disana
Tangan 2 orang bodyguard Rio sudah penuh dengan belanjaan Intan tapi intan masih sibuk mencari-cari makanan lagi
"Nona gak ada niatan buat supermarket didalam mansion?"Tanya salah satu anak buahnya Rio
"Emang bisa?"Tanya Intan
"Bisa nona apa yang sih yang bisa didunia ini?"Jawab anak buah Rio
"Boleh juga tuh jadi nya kalau aku mau ngemil tinggal ambil aja kan?"Tanya Intan mereka menganggukan kepalanya
"Yaudeh aku beli itu aja kita makan didepan yah"Ajak Intan dia membayar nya lalu para anak buah intan menemani intan makan cemilan dikursi depan rumah sakit yang dibawah pohon
Intan duduk dikursi sedangkan 8 orang anak buah Rio duduk ditanah seperti sedang menonton pertunjukan tapi intan mengajaknya ngemil bersama
"Nona kita kedalam aja yuk pasti tuan Rio sedang khawatir sekarang"Ucap indra
"Gak mau aku mau nya disini soalnya angin luar lebih enak"Jawab intan
Intan makan cemilan yang dia beli dengan santai sambil menatap orang-orang keluar masuk dari rumah sakit
"Kita main tebak-tebakan yuk!"Ajak intan pada bodyguard yang sedang menjaganya
"Tebak-tebakan?"Tanya mereka bersamaan, bagiamana tidak mereka semua orang-orang terlatih dalam bidang menembak, berkelahi dan lain-lain tapi jika dengan sedang seperti nya bidang itu leyap dari jiwa mereka
"Kita buat tebak-tebakan lucu"Ajak Intan
"Kalian pasti pernah dengar itu kan?"Tanya Intan mereka ada yang saling tatap,ada yang menatap langit,ada yang berpura-pura menangkap lalat
"Kok malah diam ayokkkk"Ajak Intan
"Atau gak aku lapor Ayanggggg"Ancam Intan
Mereka semua menganggukan kepalanya sambil bersila didepan intan
"Kenapa sepatu coklat disebut coklat?"Tanya Intan
"Karena memang sepatu coklat?"Jawab indra dan intan langsung bertepuk tangan karena jawaban indra benar
Indra menatap temanya disampingnya dengan tatapan bingung
"Lucu gak?"Tanya Intan dan spontan mereka semuanya menganggukan kepalanya sambil berpura-pura tertawa
"Coba kalian dong!"Suruh intan
"Hewan apa yang selalu ajak kita buat bersih"Tanya Indra
"Monyet?"Jawab Frans didepan muka Indra
"Lu ngomong monyetnya biasa aja dong!"Ucap Indra
__ADS_1
"Maaf gua terlalu bersemangat tapi betulkan jawaban gua?"Tanya Frans
"Muka lu kaya monyet,jawaban lu jelas salah"Ucap Indra
Semuanya sudah menjawab tapi tidak ada yang benar sampai intan sekarang yang menjawab
"Ayo nona apa?"Tanya Indra
"Panda?"Jawab Intan dan Indra menggelengkan kepalanya
"Apa dong om?"Tanya Intan
"Jawaban Gajah!Gajahlah kebersihan"Ucap Indra
Semuanya tidak ada yang tertawa hanya intan yang bertepuk tangan sambil tersenyum
"Keren om"Ucap Intan
"Kalian kalau gini asik juga tapi kenapa kalau ada ayang atau anggota keluarga yang lain kalian kaya harus jadi orang serem sih?"Tanya Intan polos pada para anak buah Rio ini
"Kami digajih untuk serius nona bukan jadi pelawak"Jawab Frans
"Kalian udah punya istri?"Tanya Intan mereka semuanya menganggukan kepalanya
"Kalian bucin gak ke istri kalian?"Tanya Intan
"Mau sih bucin nona tapi ya gimana kalau bucin kan nempel terus kaya tuan ke nona kalau kami gitu bisa-bisa kami diceraikan"Jawab Indra
"Bukan gitu nona maksud Indra maksudnya kalau kami keseringan nempel ke istri kami jadi gak bisa kerja terus kamu gak punya penghasilan jadi mau makan apa istri kami dan itu bisa berpotensi diceraikan atau gak impoten"Jawab Frans
"Hah kok impoten?"Tanya Intan dengan polosnya
"Ya jelas lah mau minta dimanja atau minta jatah malah dicuekin gara-gara gak kerja"Jawab Frans
"Ohhh gitu aku kira impoten gara-gara penyakit"Ucap Intan
"Polos sekali nona ini tapi kalau pergaulan nya nona Gabriel kayanya bakal salah alur"Ucap Indra pelan sambil menatap intanb
"Iyah mana kakanya nona Tiara lagi pas sudah 100 persen salahhhhh"Ucap Frans mereka berdua tertawa bersama membuat yang lain kebingungan
"Kalian ketawa kenapa?"Tanya Intan dengan wajah polosnya membuat Indra dan Frans menatap nya
Mereka semuanya menatap intan tapi tiba-tiba langsung menundukan kepala nya membuat intan mengerucutkan alisnya dia juga menatap sekitar lalu dia mendongak menatap kebelakang lalu intan tersenyum kuda ternyata ada Prince sambil berkacak pinggang di belakangnya
"Kalian ngapain disini? bukannya jaga intan didalam kok malah disini?"Tanya Prince
"Suami lagi istirahat ka makanya aku kesini bosan aku didalam"Ucap Intan
"Tapi setidaknya jangan luar intan"Jawab prince
"Ayo sekarang masuk!"Suruh Prince dan intan mengikuti langkah Prince
__ADS_1
Intan dan Prince masuk kamar Rio dan ternyata Rio sedang wajah duduk sambil memeluk guling bergambar wajah intan karena dia merasa kesal karena intan tinggal pergi tanpa pamit tapi intan bukannya mendekati Rio malah bersembunyi di belakang Prince
"Kenapa ngumpet?"Tanya Prince keheranan dengan sikap intan
"Aku kesel liat dia manja-manja ke aku bikin pengen tonjok"Jawab Intan pelan membuat Prince menutup mulutnya dengan tangannya karena menahan tawanya
"Ayyyyy"Panggil Rio dengan manjanya padahal didepan Prince
"Ka gak mau dekat-dekat sama dia"Ucap Intan pada Prince
"Kok jadi gini?"Tanya Prince bingung
"Ayyy kalau gak kesini aku samperin kamu nih"Ancam Rio dan intan langsung berlari mendekati Rio
"Syukurlah kalau kondisi lu udah baik sekarang gua tinggal yah gua mau samperin Opah Riko"Ucap Prince dan dia pergi lagi
"Kamu kemana aja?"Tanya Rio
"Kau habis dari luar buat cari makanan"Jawab Intan
"Lain kali kalau mau pergi bilang Ay"Ucap Rio ingin mengelus rambut intan tapi intan malah mundur sambil menundukkan kepalanya
"Ayyyy kok mundur?"Tanya Rio
"Gak papa"Jawab Intan sambil tersenyum tipis
"Sini gak?"Suruh Rio dan intan malah menggelengkan kepalanya sambil memanyunkan bibirnya
"Kamu kenapa?cemilan kurang?atau makanan yang kamu makan tadi kurang enak atau gimana?"Tanya Rio
"Aku kesel liat kamu"Jawab Intan membuat Rio langsung keherenan karena ucapan intan
"Jangan dekat-dekat aku gak mau nanti tonjok kamu"Jawab Intan
"Hah?"Tanya Rio tidak percaya
"Tega kamu Ay?"Tanya Rio dengan wajah sedihnya intan hanya diam dia mengambil kursi lalu duduk jauh dari Rio
"Ayyy kamu kenapa sih?aku salah apa?"Tanya Rio
"Kamu jelek!"Jawab Intan Rio terdiam sambil memeriksa wajahnya
"Muka aku gak berubah kan gara-gara kecelakaan?"Tanya Rio
"Sebentar lagi kan sore aku pulang yah"Ijin intan
"Kalau kamu pulang aku bakal ikut pulang"Ucap Rio
"Kamu belum sehat Ay"Ucap Intan
"Gak mau aku mau nya dekat-dekat sama kamu kenapa kamu malah gak mau aku dekatin sih?"Tanya Rio
__ADS_1
"Kamu jelek!"Jawab Intan lagi