Riontan

Riontan
Episode 159


__ADS_3

Hari sudah menjadi sore Rio pergi untuk membelikan buah-buahan untuk intan tidak meminta bantuan anak buah ataupun pelayan nya karena intan yang meminta langsung jika Rio yang harus membelikan nya


Rio sampai ditoko buah-buahan segar dia tidak hanya membeli buah stroberi melainkan buah yang lain juga dan ketika Rio ingin mengambil buah kiwi dan tangan yang bersamaan yang juga mengambil buah yang sama


Rio menatapnya dia seorang wanita tapi wanita itu ketika melihat Rio langsung pergi membuat Rio bingung,wanita itu adalah Gemia tapi karena Gemia menggunakan masker dan baju yang menutupi leher nya jadi Rio tidak tau jika itu adalah Gemia


Lalu Rio membayar semua belanjaan nya dan pergi dan lagi-lagi diparkiran mobil Rio bertemu dengan Gemia lagi


Rio hanya menatap Gemia tapi penampilan Gemia sangat menawan tidak ada kesan tomboy kali ini bahkan dia juga cantik


Seperti mobil Gemia ban nya bocor karena Gemia menatap ban mobilnya tapi Rio acuh dan meninggalkan nya Gemia menatap Rio yang sudah pergi dia menendang ban mobilnya


"Brengsek seharusnya dia tolong aku bukan malah kabur karena dia target ku setelah istrinya"Ucap Gemia lalu dia tersenyum miring benar-benar seperti pembunuh berdarah dingin


Gemia sudah menyiapkan pisau belati di balik baju nya andai saja tadi Rio mendekati nya mungkin dia akan menusuk Rio dengan brutal sampai Rio tewas


Dijalan Rio sedang bervideo Call dengan intan anak-anak nya sambil menyetir kan mobil


"Ay kok lama?"Tanya Intan sambil menggendong Cio sedangkan Serena ada disamping intan duduk sambil memainkan mainannya


"Ini aku sudah arah pulang kok Ay,sabar yah"Ucap Rio


"Hati-hati yah Didi"Ucap Intan seperti anak kecil dan dia memunculkan Cio didepan layar ponselnya


"Iyah Didi hati-hati kok"Jawab Rio baru mengucapkan itu mobil Rio sudah ada menyerempet sampai Rio ingin menabrak mobil yang beda arus dengan nya lainnya tapi Rio bisa menghindarinya dia selamat karena dibelakang nya tidak ada pengendara lainnya sedangkan yang menyerempet nya sudah pergi dia adalah Gemia


Intan panik melihat mobil Rio seperti berputar-putar dari layar ponselnya bahkan ponsel Rio juga jatuh kebawah


"Ay kamu kenapa?"Tanya Intan panik dan Rio mengambil ponselnya dan meletakkan didepan setirnya lagi


"Aku gak papa kok"Jawab Rio lalu dia mulai menjalankan mobilnya


Gemia singgah dipinggir jalan dia melihat mobil Rio lewat dan dia menjadi kesal pada Rio


"Berapa sih nyawanya? sampai-sampai di serempet gak mati?"Ucap Gemia


"Liat aja gua bakal terus ganggu dia"Ucap Gemia lalu kembali melajukan mobilnya pergi


Gemia pintar dia merubah tampilan dimana pun agar tidak diketahui oleh Rio bahkan tidak ada yang memiliki foto nya


Disisi Rio


Dia sampai baru Rio turun dari mobil intan sudah datang sambil menggendong kedua anaknya wajahnya sangat khawatir dia takut Rio kenapa-napa apalagi Rio pernah kecelakaan hebat dulu nya

__ADS_1


"Kamu gak papa Ay? kamu tadi kenapa?"Tanya Intan dengan panik membuat Rio tersenyum sambil mengambil Serena dari gendongan Intan


"Malah senyum aku tanya Ay"Omel Intan


"Tadi dijalan ada yang serempet mobil aku Ay tapi aku gak papa kok"Ucap Rio tapi intan masih khawatir lalu dia menyuruh berputar dan Rio memang baik-baik saja


"Kita masuk Ay"Ucap Rio dan intan mengikuti Rio sedangkan buah-buahan belian Rio tadi anak buahnya membawanya


"Kamu benar-benar gak papa Ay?"Tanya Intan lagi dan mereka sambil menaiki tangga menuju kamar


"Kalau aku kenapa-kenapa pasti aku pulangnya ke rumah sakit bukan kesini Ay"Ucap Rio


"Tapi aku benaran khawatir"Ucap Intan


"Tapi aku benaran gak papa"Jawab Rio lalu intan memeluk tangan Rio dia sangat takut Rio kenapa-napa


Disisi Gemia


Gemia sangat marah karena dia bisa melukai Rio bahkan Rio bisa pulang dengan selamat


"Rioooooooo kamu harus mati dengan sangat sadis"Teriak Gemia


Gemia melempar kan pisau yang dia bawa tadi dan pisau itu menancap di kaca lemarinya


"Lihat saja apa yang akan ku lakukan nanti"Ucap Gemia lalu dia tertawa jahat


3 hari berlalu


Rio sedang hari ini berniat menemui Tio untuk membicarakan sesuatu tapi Tio tidak mengetahui itu dan Rio sengaja meluangkan waktunya untuk menghampiri Tio yang sedang berkerja di aquarium ikan


Tio melihat Rio yang berjalan mendekatinya dia tersenyum melihat Rio


"Rio"Sapa Tio dan Rio menganggukan kepalanya


"Cuma sendirian?intan dan anak-anak mana?"Tanya Tio


"Gua kesini buat ketemu dan ini juga intan belum tau"Ucap Rio


"Kalau mau ngomong kita bisa duduk dulu kalau berdiri begini kaya gak sopan"Ucap Tio Rio mengikuti langkah Tio menuju kursi


"Gua langsung aja yah"Ucap Rio yang tidak mau berbasa-basi


"Apa?"Tanya Tio

__ADS_1


"Lu mau berhenti dari perkerjaan lu?"Tanya Rio membuat Tio kebingungan


"Kalau gua berhenti gua makan apa?"Tanya Tio sambil tertawa kecil


"Lu mau urusin perusahaan gua yang ada di Australia sekaligus gua bakal kasih itu buat lu"Ucap Rio membuat Tio melotot mendengar nya


"Australia?"Tanya Tio lalu Rio menganggukan kepalanya


"Gua cuma bisa kasih lu itu sebagai ucapan terimakasih gua ke elu,karena lu selalu selamatin istri gua bahkan lu berkorban melebihi gua"Ucap Rio


Tio tersenyum tapi dia menggelengkan kepalanya


"Itu terlalu jauh Rio sedangkan Mamah gua sudah tua dia butuh gua"Ucap Tio


"Gua juga nyaman kerja disini karena gua suka dengan ikan-ikan"Ucap Tio


"Gua tau gajihnya kecil tapi kalau gua senang kerja disini itu lebih nyaman kan?"Ucap Tio lagi


"Kalau gua beliin tempat ini buat lu gimana?dan lu bisa jadi pemilik ini kan dan elu gak perlu kemana-mana"Ucap Rio


Tio benar-benar tidak habis dengan sikap Rio yang begitu mudahnya mengucapakan sesuatu tanpa pikir panjang


"Terima tanda terima kasih Gua Tio,gua bakal merasa bersalah kalau lu gak terima hadiah gua"Ucap Rio memohon pada Tio


"Lu sangat kaya beli sesuatu yang mahal kaya beli kue dipinggir jalan"Ucap Tio


"Terima pemberian gua Tio gua mohon sama lu"Ucap Rio ,Tio diam sejenak sambil menatap Rio


"Gua bisa mikir dulu?"Tanya Tio


"Gua bolehin tapi cuma 1 menit"Ucap Rio membuat Tio tertawa kecil


"Yes or no?"Tanya Rio lagi


"Gua ikhlas bantu Intan Rio,kalu lu kasih gua ini bisa-bisa gua dibilang gak ikhlas"Ucap Tio


"Tio lu gak minta tapi gua kasih"Ucap Rio


"Terima aja dan dalam 2 hari lu bakal milikin tempat ini"Ucap Rio lalu dia menjabat tangan Tio


"Deal!"Ucap Rio sedangkan Tio hanya geleng-geleng kepala,Lalu Rio berdiri


"Gua permisi dulu buat urus semuanya"Ucap Rio lalu dia pergi

__ADS_1


"Semoga kamu selalu bahagia dan dilindungi tuhan Rio"Ucap Tio sambil menatap Rio yang sudah menghilang


__ADS_2