Riontan

Riontan
Episode 64


__ADS_3

Prince menepuk pundak nya Rio memberi tahu jika intan sudah tidak ada dihadapannya lagi


Rio langsung panik tapi Willy menepuk pundak nya Rio menunjuk jika dimana intan berada


Rio ingin mengejar intan tapi di tahan oleh Prince dan Willy


"Gak usah dikejar biarin aja"Ucap Willy


"Apa sih istri kalian itu bawa-bawa istri gua hah?"Bentak Rio


Riko menepuk kedua pundak anaknya


"Kenapa sih marah-marah terus Rio?"Tanya Riko pada putranya


"Istriku dibawa kabur Pi"Ucap Rio


"Mereka masih disekitar sini kamu jangan berlebihan"Ucap Riko


"Aku berlebihan Pi?Papi tahu kan menantu Papi itu apa?dia model Pi bahkan dia punya banyak fans nya banyak disini"Sanggah Rio


"Gak mau ketemu Alice?"Tanya Riko


"Apasih Pi?aku bahas intan bukan Alice"Ucap Rio


"Dulu sampai bentak Papi karena mau nikahin Alice"Ucap Rio


"Ahhhh Papi gak nyambung"Ucap Rio lalu di pergi meninggalkan Riko


Ponsel Rio berdering yang menelepon adalah Gabriel dia bilang kalau dia akan membawa intan pergi


"Kaka istriku jangan dibawa pergi"Teriak Rio sambil berlari dengan kencangnya dan ketika di parkiran Rio melihat Tiara dengan Gabriel sudah pergi tapi mereka melambaikan tangan nya pada Rio


"Kaka!"Teriak Rio


Prince datang untuk mengetahui kenapa Rio bisa berlari dengan kencangnya


"Lu ngejar apa?"Tanya Prince


"Kaka bawa Intan padahal acaranya belum selesai kan?"Tanya Rio


"Kejar!"Ucap Willy yang baru datang


Mereka bertiga sama-sama kemobil Rio yang menyetir juga Rio


Rio membawa mobil nya sangat cepat agar bisa mengejar istrinya dan Rio bisa mengejar mobil istrinya tapi karena kecepatan tinggi dia jadi mendahului mobil para istri


Prince lalu menelpon Tiara


"Booo pulang sekarang!"Suruh Prince


"Pulang?aku mau jalan-jalan dulu nanti baru pulang aku titip anak-anak yah"Jawab Tiara

__ADS_1


"Rio kita dugem aja,kalau istri kita aja selalu giniin kita kan"Ucap Prince padahal ponsel nya belum dia matikan karena sengaja


"Oke!tempat dugem biasanya kan?"Jawab Rio yang paham arah pembicaraan Prince


"Yang banyak penari tiang nya lah"Tambah Willy


"Woyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy"Teriak ketiga istri mereka masing-masing lewat ponsel Prince tapi Prince mematikan ponselnya lalu mereka bertiga tertawa


"Sesekali kita kerjain mereka"Ucap Prince


"Betul tuh!bawa mobil lebih cepat biar mereka gak bisa kejar"Suruh Willy


"Oke Om!"Jawab Rio dan dia menambahkan kecepatan mobilnya tapi siapa sangka jika mobil para istri mereka sudah ada di samping mereka karena Gabriel yang menyetir mobil


Mereka seperti jadi balapan karena jalanan memang senggang jadi mereka leluasa saja


Mereka kesal lalu melemparkan apa saja yang ada didalam mobil ke mobil nya Rio


Rio memperlambat mobilnya tapi para istrinya tetap dengan kecepatan tinggi dan Willy menyuruh keluarga yang lain untuk pulang


Mobil Rio sampai di mansion Arka dan Hana dengan ragu-ragu turun dari mobil karena mobil Gabriel sudah terparkir sempurna didepan mansion nya Arka


Mereka memberanikan diri untuk turun dari mobil dan masuk diruang tengah mereka langsung mendapatkan tatapan tajam dari para istri mereka


Mereka sama-sama berdiri sambil menunduk karena takut dan para istri juga berdiri


Gabriel langsung menarik hidung Willy dengan kuatnya sedangkan Tiara menarik telinga Prince dan lagi intan malah memukul perut Rio dengan kuatnya


"Mau liat cewe sexy tari tiang kan?"Tambah Gabriel


"Kami juga kenapa malah ikutan sih?"Omel Intan


"Ampun Ay"Jawab Rio dengan permohonan


Mereka bertiga sama-sama diam sambil menatap tajam suami mereka masing-masing dengan tangan melipat didadanya


Disisi Alice dia baru datang dari Australia karena urusan mendadak tapi sekarang dia datang lagi dengan wajah penuh keyakinan


"Aku datang lagi"Ucap Alice dengan suasana hati yang sangat senang


"Cukup main-main nya Alice sekarang kita harus serius membawa mempelai pria pulang kerumah"Ucap Alice


Alice sampai di apartemennya dia langsung duduk disisi ranjang nya sambil menatap dirinya dicermin


"Hay Alice kamu wanita cantik yang pantas bahagia dan kebahagiaan kamu ada Rionaldo Wijaksono"Ucap Alice lalu dia tersenyum


"Ah iyah aku besok ke kantor Rio aja buat liatin dia kerja kalau bisa aku masuk jadi sekertaris dia kan"Ucap Alice


"Semangat Alice"Ucap nya menyemangati diri sendiri


Ke esokkan harinya

__ADS_1


Disisi Rio


Intan dan Rio masih perang dingin karena kemarin begitupun dengan Gabriel dan Tiara


Intan terus menjauhi Rio dia tidak mau disentuh oleh Rio tapi intan mengunci pintu kamarnya agar Rio tidak bisa keluar dan mabuk tanpa sepengetahuan nya lagi


Rio sudah siap ingin berangkat kerja tapi dia masih belum memasang dasi karena berharap intan yang memasangkan dasi ke lehernya tapi intan berpura-pura tidur agar dia bisa menghindari Rio


"Ayyyy"Panggil Rio sambil menari-nari didepan Intan


"Ayanggg ku tercinta"Ucap Rio


Intan langsung melempar kan guling ke wajahnya Rio membuat Rio langsung membeku sambil memeluk guling tadi


"Berisik aku mau tidur!"Ucap Intan


"Ay pasangin dasi aku dong"Pinta Rio dengan manja


"Aku lagi males pasang aja sendiri kan biasanya pasang sendiri kan?"Jawab Intan


Rio tersenyum sambil mengangkat alisnya dan intan yang melihat senyum suami nya ingin ikut tersenyum karena sangkin menawannya



"Ayy ayok pasangin aku mau berangkat ini"Ucap Rio


Intan malah menghentak-hentakkan kakinya berpura-pura kesal padahal dia dari tadi salting karena Rio terus mencari perhatian nya


Intan lalu memasangkan dasi Rio yang sudah disediakan di atas meja,selama intan memasang dasi Rio terus menatap wajah intan


"Gak usah liat-liat aku jadi lupa sampul nya"Bentak Intan


"Soalnya istriku cantik sih makanya kerjaan nya mah liat-liat wajah kamu terus,mau peluk-peluk kamu terus, cium kamu terus"Ucap Rio


"Berisik!"Bentak Intan


"Aku kayanya makan siang di kantor deh soalnya hari ini jadwal ku padat banget"Ucap Rio


"Terserah"Jawab Intan


"Aku minum dikit boleh?"Pancing Rio dan intan langsung mencekik leher Rio


"Berani kamu minum awas aja!"Ancam Intan tapi Rio malah tersenyum melihat intan yang marah menurutnya tidak menakutkan tapi malah menggemaskan sekali


"Oke deh gak kok,tapi temenin aku sarapan yuk"Pinta Rio


Intan melepaskan cekikikan nya lalu dia ikut Rio turun menemani nya sarapan


Selama makan Rio terus mengajak intan bercanda dan juga bersikap romantis seperti mengikat kan rambut intan sampai intan luluh dan mau berbicara lagi pada Rio


Rio sudah pergi dan intan akan ke kantor Rio nanti untuk makan siang bersama karena Rio yang menyuruh nya karena Rio tidak mau makan sendirian di ruang kerjanya

__ADS_1


__ADS_2