Riontan

Riontan
Episode 179


__ADS_3

Acara pernikahan lancar tanpa kendala dan Cio, Nuna pun pulang ke mansion meretka dengan di iringi oleh beberapa buah bodyguard nya


Tapi selama perjalanan Nuna hanya meminta Cio ingin bertemu dengan Jordi tapi Cio tidak menghiraukan nya sama sekali karena Cio menghindari perdebatan mereka


"Berci aku mau ketemu kekasih ku! Jordi"Ujar Nuna hanya itu-itu saja sejak didalam mobil tadi


Mereka sekarang berada di dalam kamar dan Cio sedang melepaskan kemeja nya sedangkan Nina sefanv duduk di sisi ranjang


"Berci aku benar-benar sangat ingin bertemu dengan Jordi"Ucap Nuna dengan memohon pada Cio


Cio menghela nafasnya dan menatap Nuna dengan tatapan datar


"Apa yang ingin kamu lakukan dengan dia kalau kamu bertemu dengan dia?"Tanya Cio


"Malam ini adalah malam pertama kita Nuna,apa kamu ingin bermalam pertama dengan dia?hampir 1 jam aku mendengar kamu menyebut namanya jangan sampai ancaman ku benar-benar ku lakukan"Ucap Cio dengan nada serius


"Aku suami kamu Nuna,kamu mau apa dari dia?kamu bisa dapatkan dari aku kan?"Ucap Cio


"Tapi aku tidak mencintai kamu Berci!"Ucap Nuna dengan nada tinggi bahkan dia berdiri sambil menunjuk wajah Cio


"Biar aku tegaskan ke kamu!aku hanya mencintai Jordi"Teriak Nuna menyebutkan nama Jordi


"Tapi semua orang tau sekarang kalau kamu adalah istri ku Nuna"Jawab Cio dengan tenang pada Nuna


Cio berjalan mendekati laci lemari pakaian yang didepannya dan dia mengambil sesuatu disana dan itu adalah sebuah pistol


"Aku orang nya sangat nekat Nuna dan aku ingin membunuh Jordi itu sekarang"Ucap Cio dan berjalan sambil membawa pistol nya tapi Nuna menahan tangan Cio


"Jangan lakukan itu!"Larang Nuna tapi Cio hanya diam bahkan dia menepis tangan Nuna dengan kasar


"Makanya berhenti menyebut namanya di wajah ku!"Ujar Cio dan dia melemparkan pistolnya ke kasur mereka


"Patuhlah dengan ucapan ku Nuna dan Jordi itu akan aman"Ucap Cio dan dia berjalan melewati Nuna begitu saja dan Nuna kembali menahan tangan Cio


"Aku tidak percaya dengan ucapan kamu Berci!Pasti yang sudah membuat dia masuk rumah sakit itu kamu kan?"Tuduh Nuna dengan tatapan tajam pada Cio


"Kamu mau apa?"Tanya Cio tenang


"Aku mau kita buat surat perjanjian kerjasama"Jawab Nuna membuat Cio tersenyum dan dia membungkuk kan tubuh mensejajarkan wajahnya dengan wajah Nuna

__ADS_1


"Perjanjian apa?"Tanya Cio sambil tersenyum manis


"Berikan aku kertas dan pulpen biar aku yang menuliskan nya"Ucap Nuna dan Cio menganggukan kepalanya,dia mengambil kertas dan pulpen yang ada laci meja samping kasurnya


Cio menyerahkan nya pada Nuna dia pun mengambilnya dan dia langsung duduk dilantai menulis sesuatu dikertas yang Cio berikan tadi


Cio berjongkok didepan Nuna tapi dia tidak menatap kertas Nuna melainkan menatap Nuna nya


"Aku akan turuti semua kemauan kamu Nuna sampai kamu lelah dan benar-benar jatuh di pelukanku"Cio membatin dan Nuna mendengar itu tapi dia tetap fokus pada tulisannya


Nuna sudah selesai menulisnya tapi sebelum menyerahkan pada Cio dia mengoreksi nya terlebih dahulu


"Surat perjanjian!"Ucap Nuna membacakan surat yang baru dia tulis tadi


"1.Abercio tidak boleh melarang aku kemanapun begitupun sebaliknya"Baca Nuna


"2.Abercio gak boleh berbuat kasar ke aku dan Jordi,Aku boleh menemui Jordi sebulan sekali"Baca Nuna sedangkan Cio hanya diam mendengarkan tanpa mencela


"3.Abercio harus mengizinkan aku berkerja lagi seperti dulu lagi bahkan gak boleh ikut campur dan mengganggu kehidupan ku"Sambung Nuna


"Sudah?Cuma 3?"Tanya Cio dengan santai dan Nuna menganggukan kepalanya


"Aku gak akan berbuat kasar lagi kecuali Nuna harus menurut pada ku dan berhenti menyebut nama Jordi dan aku mensetujui pertemuan kamu sebulan sekali dengan Jordi"Ucap Cio lagi


"Berhenti memanggil ku Berci,aku bukan anak kecil seperti dulu tapi aku sekarang suami kamu Nuna, Panggil aku Bae"Suruh Cio


"Kamu ingin berkerja lagi?kalau gak salah restoran tempat kamu berkerja sudah bangkrut karena ulah ku"Ucap Cio dan dia tersenyum miring seakan-akan mengejek Nuna


Nuna sangat terkejut,bahkan dia merasa lemas karena tempat berkerja sudah tidak ada lagi dan itu karena ulah Cio


"Kamu memang boleh menemui Jordi sebulan sekali tapi pertemuan itu hanya boleh terjadi selama 12 kali setelahnya kamu akan bebas nantinya"Ucap Cio membuat Nuna mengerucutkan alisnya


"Kamu bingung?artinya aku akan melepaskan kamu Nuna dalam artian aku akan menceraikan kamu"Ucap Cio dan dia mengambil kertas yang ditangan Nuna dan menandatangani perjanjian itu


"Semoga aku bisa mempertahankan kamu selama 1 tahun itu"Ucap Cio dan dia tersenyum manis sampai matanya menghilang


"Kamu sekarang bersih-bersih setelahnya kita makan malam,besok kita akan honeymoon dan itu hadiah dari Serena"Ujar Cio dia berdiri berjalan menuju sofa


"Kamu boleh buat aku marah dan kecewa tapi jangan adik ku"Ucap Cio sambil berjalan

__ADS_1


Nuna diam sambil menatap belakang Cio yang berjalan membelakangi nya


"Apa yang remaja ini inginkan dari ku?sampai dia mau melakukan ini semua?dulu aku hanya melakukan hal kecil"Batin Nuna


Cio sudah duduk di sofa dia menatap Nuna yang masih duduk dilantai


"Kamu mandi duluan atau mau mandi berdua?"Tanya Cio yang senyum nakal nya


Nuna buru-buru berdiri sambil membawa kertas tadi dan menyimpan nya di laci setelahnya dia masuk kekamar mandi


"Sejak menemukan Nuna aku merasa sudah kehilangan harga diri tapi aku tidak marah malah aku senang melakukannya"Ucap Cio dan dia menyandarkan tubuhnya disofa


1 jam Nuna dikamar mandi,dia pun keluar dengan kimono putih dengan kepala terikat anduk


Tapi tatapan tertuju pada Cio yang tertidur di sofa bahkan tidurnya sangat pulas membuat Nuna tertegun menatapnya


Nuna mendekati Cio dan entah kenapa Nuna tersenyum melihat remaja yang sudah menjadi suami itu sedang tertidur


Nuna ingin menyentuh pipi Cio yang mulus tapi tidak jadi


"Apa yang kamu lakukan Nuna,kalau tiba-tiba dia bangun bisa-bisa dia akan sangat ke geeran"Ucap Nuna


Tapi Cio membuka matanya sebelas sambil tersenyum manis dengan ekspresi yang menggemaskan


"Kamu gak tidur?"Tanya Nuna dengan nada terkejut


"Aku sebenarnya mengantuk bahkan tadi aku sudah tidur tapi aku ingin lebih nyenyak nanti sambil memeluk kamu"Jawab Cio lagi-lagi tersenyum


"Aku gak mau tidur di peluk"Tolak Nuna sambil geleng-geleng kepala


"Kalau begitu kamu peluk aku"Suruh Cio


"Jangan aneh-aneh"Ucap Nuna


"Ah Iyah kamu lebih tua dan mungkin lebih dewasa dari aku kan?kalau orang sudah menikah terus malam pertama ngapain?"Tanya Cio dengan wajah dibuat-buat polos tapi menggemaskan


"Makan kuaci!"Jawab Nuna asal dan dia juga meninggalkan Cio untuk memakai bajunya dan Cio terkekeh geli mendengar jawaban Nuna


"Istri galak dan judes itu kalau digoda lucu juga yah"Ucap Cio pelan

__ADS_1


__ADS_2