Riontan

Riontan
Episode 65


__ADS_3

Rio baru sampai di kantornya dia membuka tas yang diberikan intan tadi dia tersenyum melihat isinya karena isinya adalah minuman soda kaleng dan didalamnya juga ada kertas kecil


"Jangan minuman yang bikin kamu jadi bukan diri kamu Ay,kalau kamu mau minum kamu minum soda ini aja jangan yang beralkohol lagi"Tulis intan


Rio duduk sambil menatap kaleng soda itu



"Marah aja masih perhatian kaya gini ya tapi gimana nama juga istri gua"Ucap Rio lalu dia tertawa kecil


Rio lalu memasang jas nya untuk melakukan meeting dengan Klien nya


"Selamat pagi semuanya"Sapa Rio ramah tapi wajah dingin jadi dia sangat di hormati disana


Rio duduk di kursinya dan meeting di mulai


Rio hanya diam mendengarkan apa yang dijelaskan oleh para klien nya didepannya


Rio berdiri membuat semuanya ikut berdiri apalagi ekspresi wajah Rio yang seperti tidak puas


"Ini yang kalian sebut meeting penting hah?"Bentak Rio sambil mengangkat-angkat map


"Tidak ada penting-penting nya sama sekali saya liat dari tadi,dia hanya membicarakan hal yang membuat saya mengantuk!"Ucap Rio dengan nada tinggi


"Gara-gara ini saya harus menyuruh saya datang kesini agar bisa makan siang dengan nya"Ucap Rio lalu dia merobek jurnal yang ada ditangannya


"Ubah semua pekerjaan kalian dalam waktu 2 hari dan lakukan meeting lagi dengan karyawan saya baru dengan saya langsung jika sudah saya akan tanda tangani kontrak nya tapi dengan syarat buat saya puas!"Ucap Rio lalu dia pergi begitu saja meninggalkan ruangan meeting


Semuanya yang ada di dalam ruangan terdiam karena kemarahan Rio tadi,Rio memang seperti itu kalau dia suka pasti dia akan bilang suka tanpa basa-basi begitupun sebaliknya jika dia tidak merasa puas pasti dia akan meledak tapi hanya didalam ruangan meeting


Dibawah gedung Rio ada Alice dia datang untuk menemui Rio karena dia sangat kangen pada Rio dia bertanya apakah bisa bertemu dengan Rio dan bagian resepsionis yang menanyakannya jadi Alice duduk menunggu dia kursi yang sudah disediakan


Dia mendengus kesal melihat foto intan di mana-mana apalagi foto intan sangat cantik dengan merek terkenal bahkan foto itu tepat dihadapannya



"Kok bisa sih dia pakai merek terkenal gitu?apa Rio gak gila jadiin dia model semahal itu?"Tanya Alice


"Kaya nya si Rio udah terhipnotis sama dia orang padahal dari mana pun bagusan aku kali"Ucap Alice


Rio datang dengan tanpa ekspresi diwajahnya melihat Alice

__ADS_1


Alice langsung berlari menghambur pelukan pada Rio tapi dia membatalkan niatnya karena ada 2 anak buah Rio yang berdiri didepan Rio


"Rio aku mau peluk kamu kok ditahan?"Rengek Alice


"Aku sudah pernah bilang kan kalau yang boleh sentuh aku cuma istriku"Ucap Rio dengan nada datar


"Langsung aja gak usah bertele-tele kamu mau apa disini,aku mau ada urusan setelah ini jangan buang waktuku,waktuku adalah uang"Ucap Rio


"Aku mau ngomong berdua sama kamu"Ucap Alice


"berdua?katakan saja atau aku pergi"Ucap Rio


"Jadikan aku istri mu Rio!"Ucap Alice tanpa malu sampai-sampai ada karyawan Rio yang tadinya berjalan sampai berhenti dan bertabrakan


Disisi Intan


Intan baru selesai mandi dan dia menghidupkan musik dengan kencangnya dan dia menari-nari dikamarnya dengan musik K-Pop kesukaannya


Intan juga ikut bernyanyi dengan deodorant yang jadi micropon ya


"Nyonya Wijaksono satu ini kenapa cantik banget sih?"Tanya Intan pada diri sendiri


Intan lalu duduk didepan meja rias nya sambil terus bernyanyi dengan tanpa beban


"Pakai baju apa yah?"Tanya Intan sambil mencari-cari pakaian nya


"Atau aku telpon Ayang aja tanya baju apa gitu?"Tanya Intan tapi dia menggelengkan kepalanya


"Kita harus mandiri kalau dia yang pilihin baju nanti gaj suprise dong,yaudah deh aku cari sendiri aja jadi kalau aku datang nanti dia langsung,wah cantiknya ayang aku"Ucap Intan sambil membayangkan ekspresi suaminya dan dia malah salah tingkah sendiri


Disisi Rio


Rio sedang diruangan nya dengan Alice karena dia terus menyebutkan kenangan nya dengan Rio dulu waktu di Australia jadi mau tidak-tidak mau Rio membawanya ke ruangannya


Rio bersandar dimeja dengan wajah tanpa ekspresi menatap Alice



"Kamu mau ngomong apa Alice!cepatlah"Suruh Rio


Alice yang tadi duduk dia berdiri ingin mendekati Rio tapi Rio selalu menghindarinya

__ADS_1


"Rio kamu kenapa sih?dulu ketika aku masuk keruangan kamu,kamu pasti akan memelukku Rio"Ucap Alice sambil menatap wajah Rio dengan tatapan dalamnya tapi Rio masih dengan ekspresi nya


"Rioooo"Panggil Alice dengan mata berkaca-kaca menatap Rio tapi Rio seakan-akan tidak perduli dia juga ingin memeluk Rio tapi dia mendorong tubuh Alice dengan kasarnya sampai terjatuh ke lantai


Alice meringis tapi Rio benar-benar tidak perduli dengan wanita yang dulu pernah dia cintai ini


Rio berjongkok lalu mencengkram kuat pipi Alice


"Dulu kamu perlakukan aku seperti sampah Alice sampai sekarang ada yang memungut ku dan menjadikan ku layaknya berlian dan orang itu adalah intan"Ucap Rio


"Kamu pernah perlakuan aku seperti sampah tapi kamu lebih buruk dari sampah Alice karena kamu mengejar aku yang kamu anggap kamu sampah"Ucap Rio


"Apa yang aku rasakan sekarang kamu rasakan"Ucap Rio dan dia melepaskan cengkraman


"Lebih baik kamu keluar saja!"Usir Rio


Alice berdiri dengan wajah penuh air mata menatap Rio


"Oke aku pergi tapi aku mau ke toilet dulu boleh?"Tanya Alice tapi Rio hanya diam menatap Alice dia benar-benar tidak Sudi


Alice lalu masuk ke toilet ruangan Rio itu sedangkan Rio duduk di kursi kebesarannya sambil memijat pangkal hidungnya


"Istri gua lagi apa yah?"Tanya Rio dan membuka ponsel nya untuk mengirim chat menanyakan nya pada intan


Tapi chatnya tidak dibalas oleh intan dia lalu menelpon nya tapi tidak diangkat intan


"Dia tidurkah?"Tanya Rio


"Tapi sebentar lagi jam makan siang gak mungkin kan dia masih tidur?"Tanya Rio


"Apa aku samperin aja?"Tanya Rio yang mulai khawatir pada istrinya nya tapi baru dia ingin berdiri pintu ruangan nya terbuka dia adalah intan dengan makanan ditangannya dan tidak lupa senyuman cantiknya untuk Rio


Rio langsung tersenyum melihat kedatangan istrinya intan berjalan masuk menghampiri Rio


Rio memeluk intan mencium-cium leher intan karena wangi tubuh intan yang sangat wangi


"Cantik sekali sih?niat banget kayanya mau ketemu aku"Puji Rio sambil terus mencium leher Intan


"Emangnya aku kalau datang kesini harus dekil gitu?"Tanya Intan


"Sedekil-dekil kamu,kamu tetap cantik kok Ay"Puji Rio

__ADS_1


"Dasar penipu"Ucap Intan sambil tertawa kecil


Rio tidak bisa melepaskan pelukannya pada intan karena secandu itu dia pada istri kecil nya ini


__ADS_2