Sang Penakluk Cassanova

Sang Penakluk Cassanova
Bab 49 Tanjung Lesung 3


__ADS_3

''em ... sepertinya aku gk bisa deh " ucap Vale hati-hati kepada ketiga wanita itu.


setelah mengucapkan itu , ia langsung mendapatkan tatapan tajam dari Angel maupun Rena.


" kenapa ?? " tanya Rena.


" soalnya .... " ucap Vale terputus. lalu ia menjentikkan jarinya kepada Angel dan Rena.


kemudian Vale berdiri dari duduknya berjalan menjauh diikuti oleh Angel dan Rena.


ketiganya kini berada tak jauh dari mejanya karena ajakan Vale tadi. Sedangkan Vanya kembali duduk di tempat duduk miliknya.


Tampak semua laki-laki yang ada di sana biasa saja melihat penampilan Vanya saat ini kecuali Arga. Laki-laki itu terlihat sekali memperhatikan wanita yang ada di sampingnya itu dengan intens.


Kembali pada Vale, Angela, Renata


" aku malu " ucap Vale. membuat Angel dan Rena mengeryitkan dahinya heran mendengar ucapan itu.


" kenapa ? " tanya Angel penasaran.


" kamu ingat kan aku pernah bilang kalau aku membuat tatto lagi ? " tanya Vale kepada Angel. kemudian ingatan Angel muncul saat ia ditinggal di rumah Alex dan disaat yang sama papa Alex datang dari Singapura.


" iya ... waktu papa Alex pulang itu kan ?? " ucap Angel kepada Vale.


terlihat Vale menganggukkan kepalanya.


" sebenarnya aku membuat tatto sebuah nama " ucap Vale lirih. Angel yang mendengarnya terlihat manggut-manggut saja namun beberapa detik kemudian ia melototkan matanya karena memikirkan sesuatu tentang tatto nama itu.


" Val .... jangan-jangan .... " ucap Angel menggantung kepada Vale.


Vale pun hanya menganggukkan kepalanya. sedangkan Rena hanya bisa diam saja karena tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh mereka.


" whatt !!! mana ?? " ucap Angel penasaran karena dugaannya ternyata benar.

__ADS_1


"di sini " ucap Vale sambil menunjuk di bagian tempat nama Alex yang terukir di bagian atas payu**ra kirinya. seketika Angel mendekati Vale dan mengintip dari balik baju Vale.


" ckckck .... " ucap Angel saat ia melihat jelas nama itu. Renata yang penasaran ikut melihat ke dalam baju yang dikenakan oleh Valerie.


" wow ... " ucap Rena sambil tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat itu.


" baiklah kalau begitu ... kamu boleh tidak melepaskan pakaian mu !!! " ucap Angel kepada Vale. Rena pun menganggukan kepalanya setuju. karena keduanya juga tidak mau mempermalukan Vale disana.


setelah itu ketiganya kembali ke meja mereka.


setelah selesai dengan makanannya, mereka pun langsung menuju ke pesisir pantai. para wanita berjalan di depan , sedangkan para laki-laki berada di belakangnya.


sesampainya di pesisir pantai , Rena dan Angel langsung berlari ke sana kemari menerjang air laut yang ada di sana. keduanya terlihat sangat bahagia seperti anak kecil yang baru pertama kali melihat air laut.


sedangkan keempat laki-laki itu duduk di kursi kayu yang ada di sana. begitu pula dengan Vale dan Vanya , keduanya terlihat sedang bermain bola yang kebetulan tadi ditemukan oleh Vanya di sekitar kursi kayu itu.


melihat Vale dan Vanya yang sedang bermain bola itu , membuat Alvin mempunyai ide untuk mengajak ketiga nya bermain voli di sana karena memang cuaca disana sangat mendukung.


sontak membuat ketiga laki-laki yang ada di sana menoleh ke arah Alvin.


Mendengar ucapan Alvin , ketiga laki-laki itu langsung berpikir sejenak kemudian mereka menganggukkan kepalanya.


''Sepertinya bukan ide buruk. Let's go,'' sahut Alex.


mereka pun langsung pergi dari sana menuju ke salah satu toko pakaian yang ada disana. beberapa saat kemudian keempatnya kini sudah kembali ke pesisir pantai sambil sudah mengganti pakaian mereka hanya menggunakan celana pantai pendek. Dan juga David yang memegang sebuah bola voli.


" Val " panggil Alvin sambil mendekati Vale dan Vanya yang tengah bermain bersama.


Vale dan Vanya pun menoleh karena panggilan tersebut.


" Ap .... " ucap Vale terputus saat ia melihat Alvin yang sudah berganti pakaian nya. seketika Vale pun mengedarkan pandangannya melihat ke arah yang lainnya.


Dan benar saja , ia bisa melihat Alex , David , dan Arga juga sudah berganti pakaian yang sama seperti dengan Alvin.

__ADS_1


" kalian .... " ucap Vale berhenti sambil menatap ke arah Alvin. terlihat Alvin hanya tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Vale.


" kita mau main voli " ucap Alvin. terlihat Vale menganggukkan kepalanya sambil melihat ke arah Vanya. Vanya hanya diam saja menyimaknya.


" Nya , bagaimana kalau kita ikut mereka " ucap Vale mengajak Vanya untuk bergabung bersama dengan Alvin dan yang lainnya.


" em ... memang boleh ?? " ucap Vanya bertanya.


" tentu saja !!! kalau begitu ayo kita main !! " ucap Alvin bersemangat karena mendapatkan tambahan personilnya.


setelah menyiapkan sebuah net disana , kini mereka mulai untuk bermain bersama. Vale masuk ke dalam team Alex dan Alvin. sedangkan Vanya masuk ke dalam team David dan Arga.


saat Rena sedang menghindari kejaran dari Angel , tak sengaja ia melihat ke arah Vale dan yang lainnya yang sedang bermain voli disana. karena asyik melihat permainan voli itu , membuat Angel berhasil menangkap Rena.


" i got you " ucap Angel sambil mencekal tangan Rena. Rena yang hanya diam saja , membuat Angel mengikuti pandangan Rena.


kini Angel juga melihat ke arah permainan voli Vale dan yang lainnya itu.


" apa kau bisa voli ? " tanya Angel.


" tentu saja !!! dulu aku atlet di sekolah " ucap Rena dengan bangganya.


" benarkah ??? berarti sama dengan Vale , dia dulu juga atlet olahraga " ucap Angel kepada Rena.


" so , tunggu apa lagi !! ayo kita ikut bergabung " ucap Rena . Angel terlihat antusias langsung menganggukan kepalanya.


kemudian keduanya berjalan ke arah Vale dan yang lainnya.


" stop !! " teriak Angel dari kejauhan.


membuat Vanya yang sedang ingin servis , menghentikan aksinya. mereka pun melihat ke arah Angel dan Rena yang sedang berjalan ke arah mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2