Sang Penakluk Cassanova

Sang Penakluk Cassanova
Bab 57 Persiapan Resepsi


__ADS_3

Setelah acara pemberkatan pernikahan yang diadakan di Villa milik Daniel , seluruh keluarga besar Valentino dan juga para sahabat dari kedua pengantin bergegas menuju ke hotel GRAND VALDAN yang juga milik Daniel.


Sesampainya disana mereka semua langsung menuju ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat untuk mempersiapkan diri dengan acara resepsi pernikahan malam ini.


Waktu sudah menunjukkan pukul lima waktu setempat. Itu artinya sudah waktunya untuk semua wanita untuk bersiap-siap dan menuju ke tempat makeup yang dilaksanakan di kamar pengantin.


Begitu juga Vanya, kini ia sedang berhias diri setelah mandi. Setelah ia selesai dengan riasannya, ia segera memakai gaun pesta yang tadi diberikan oleh pihak MUA padanya saat ia masih di villa.


Gaun berwarna silver dengan butiran-butiran Swarovski penuh hingga membuat gaun itu berkelip- kelip. Gaun tanpa lengan itu memang dipesan oleh Vanya pada butik langganannya.



Dengan hati-hati ia memakai gaun tersebut, lalu ia mengambil sebuah kalung berlian yang akan membuat penampilannya semakin sempurna. Setelah yakin dengan penampilannya sudah sempurna, Vanya mengambil tas kecil miliknya yang juga berwarna silver, senada dengan gaunnya.


''Perfect,'' ucap Vanya seraya memandang penampilannya di cermin yang ada di depannya.


Ia berputar sekali lagi, memastikan jika penampilannya sudah sempurna.


''Let's go,'' ucap Vanya dengan senyuman yang manis. Lalu ia pun segera keluar dari kamar hotel nya dan segera menuju ke kamar milik Annisa yang berada di lantai yang sama dengannya.


*tap


tap


tap*


Suara heels miliknya terdengar sepanjang lorong hotel tersebut. Semakin lama Vanya berjalan, hingga dirinya sampai di depan kamar milik Annisa yang secara bersamaan para sahabatnya juga sudah sampai disana.

__ADS_1


Tampak mereka tengah menunggu pintu kamar Annisa terbuka. Apalagi terdengar suara Renata dan juga Angela yang terlihat saling adu argumen. Vanya hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya tanpa menegur mereka.


''Sudah sampai?'' tanya Vale yang melihat kedatangan Vanya.


''Iya,'' jawab Vanya.


Ceklek


Lalu mereka semua yang terdiri dari Valerie, Angela, Vanya, dan Renata memasuki kamar Annisa.


Di dalam sana sudah berkumpul para orang tua dari pihak Daniel dan juga orang tua Angela.


Sesampainya didalam sana, Renata dan juga Angela masih saja berdebat bahkan cekcok hanya karena masalah penampilan mereka.


" apa kamu bilang ?? bilang aja kamu iri dengan kecantikan ku " ucap Rena menyombongkan diri sambil mengibaskan rambutnya tepat di depan wajah Angel. seketika membuat Angel geram.


" sstt .... Danish masih tidur " ucap Annisa kepada Angel dan Rena yang baru masuk kamar langsung berdebat hanya karena hal sepele.


" kalian ini selalu saja berantem " ucap Vanya sambil geleng-geleng kepala. Ia tak habis pikir dengan Renata dan Angel. Karena dimana kedua wanita itu bertemu, pasti saja keduanya selalu bertengkar tak pernah akur.


Annisa pun bangun dari tempat tidur nya dan menuju ke kamar mandi itu untuk membersihkan diri karena ia akan segera di make up untuk acara resepsi pernikahan malam hari ini.


" dia yang mulai " ucap Rena sambil menunjuk Angel.


Angel yang tidak terima ia juga berbalik menunjuk ke arah Rena


" kamu yang mulai " ucap Angel kepada Rena. terlihat kedua saling berkacak pinggang dan bertatapan mata.

__ADS_1


" kamu " ucap Rena.


" kamu " ucap Angel.


" STOP !!! " ucap Vale , Vanya dan juga Olivia bersamaan karena sudah muak melihat kedua orang itu selalu berdebat . Ketiganya sudah muak mendengar suara kedua sahabat mereka itu.


karena teriakan ketiganya justru membuat Danish yang tadinya tertidur pun terbangun dari mimpi indahnya. melihat itu nyonya Wang langsung menghampiri Danish disana dan menemaninya. untungnya Danish tidak menangis karena teriakan itu.


terlihat mama Sasa dan juga mami Agatha mendekati kedua wanita itu. setelah sampai disana keduanya pun menjewer telinga Angel dan juga Rena. membuat keduanya meringis kesakitan seketika.


" aw .... aw ..... ampun maa " ucap Angel sambil memohon kepada mama Sasa untuk segera melepaskan jeweran nya.


" aduh ... aduh !!! ampun mi .... ampun .... " ucap Rena lebih histeris kepada mami Agatha. pasalnya selama ini ia tidak pernah mendapatkan jeweran walaupun itu dari mamanya.


beberapa saat kemudian mama Sasa dan mami Agatha pun melepaskan jeweran mereka setelah memastikan Renata dan Angela ampun-ampun dan tak mengulangi lagi perbuatan mereka. Baik Vale , Vanya dan Olivia yang melihat itu hanya bisa tertawa terbahak-bahak. Mereka seakan puas melihat kedua sahabatnya tersiksa akibat jeweran itu.


" itu hukuman buat kalian !! " ucap mama Sasa sambil berkacak pinggang dihadapan Angel dan juga Rena itu. Tak lupa ia juga menunjuk ke arah Renata dan Angela.


" maaf ma ... " ucap Angel dan Rena bersamaan sambil menundukkan kepala mereka.


semuanya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Angel dan juga Rena yang seperti anak kecil. setelah Annisa selesai dengan mandinya , merekapun langsung mulai di make up.


Canda tawa menghiasi ruangan itu sehingga membuat suasana menjadi lebih santai. Apalagi Danish yang saat ini juga sudah mulai bersiap memakai setelan jas yang senada dengan milik sang Papa.


Setelah menjalani proses make up selama 2 jam lamanya , kini semua para wanita yang ada di dalam kamar Annisa sudah siap untuk turun menuju ballroom hotel tempat resepsi pernikahan Annisa dan Daniel.


CEKLEK

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2