
Selesai makan bersama, Ethan mengantarkan Baruna, Snowy dan Kitty kembali ke apartemennya Baruna.
Sedangkan Ethan bergegas menuju ke kantor kembali. Sepanjang perjalanan dia memikirkan permintaan Baruna untuk membawa Rico menjauh dari Frans seharian dan terfokus pada Ethan sehingga tidak akan menyadari Frans dalam masalah.
Karena biasanya seorang cenayang akan bisa merasakan sesuatu terjadi pada orang yang dia lindungi. Tapi jika dia terfokus pada hal lain maka dia tidak akan konsentrasi dan tidak akan menyadari pertanda apa pun.
Itu lumrah karena cenayang masih manusia biasa dan jika fokusnya pecah atau terfokus pada sesuatu hal lain yang lebih menarik baginya maka dia tidak akan menyadari pertanda masalah pada orang yang dia lindungi.
Mereka akan merencanakan hari di mana bisa melaksanakan niat mereka itu dengan baik. Baruna juga masih memantau semua rumah dan lokasi bisnis Frans dengan baik. Agar mereka tidak salah langkah dan menyebabkan kecurigaan keduanya.
Ethan juga memikirkan cara mendekati Rico agar tidak terlihat mendadak dan memiliki niat buruk. Dia harus membuatnya senatural mungkin dan berhati - hati karena Rico mungkin bisa melihat niatnya jika dia tidak bisa mengontrol diri dengan baik.
Hari itu berlalu begitu saja. Belum ada pergerakan yang signifikan dari Baruna dan lainnya. Mereka masih memantau kondisi dan situasi sekelilingnya.
Hingga Ethan mendapat undangan temannya untuk menghadiri sebuah acara di Bar yang baru di buka oleh kenalannya itu.
Di sana ternyata Frans dan Rico juga hadir. Dan seperti biasa Frans menggandeng wanita baru yang tampak masih polos dan penurut. Sedangkan Rico hanya ikut bersama Frans mungkin untuk mencari target baru mereka.
Ethan berpura - pura tidak menyadari kehadiran RIco dan Frans. Apalagi dia memang selama ini tidak pernah menyapa ataupun mendekati kedua orang itu terlebih dahulu.
Ethan berusaha tidak memedulikan kehadiran mereka namun dari sudut matanya dia selalu memperhatikan gerak gerik kedua orang itu dengan seksama.
Tampak Frans yang sedang menggandeng seorang gadis masih sempatnya menggoda wanita lain. Dan gadis itu tampak takut namun tidak bisa protes melihat Frans yang begitu playboy.
__ADS_1
"Kasihan" Gumam Ethan pelan.
Dia tau pasti gadis itu sudah menjadi korban Frans. Di lihat dari sikap dan ketakutannya membuat Ethan yakin kalau gadis itu korban pembodohan juga sudah di jual Frans. Jika tidak mana mungkin gadis cantik itu tampak takut dan tidak berani menegur tindakan Frans sebagai seorang kekasih.
Ethan melihat Rico menuju ke arah kamar kecil. Ethan mengikutinya dengan jarak tertentu agar seolah tidak sengaja bertemu di kamar kecil itu.
Dengan sengaja Ethan menabrak Rico saat memasuki kamar kecil. Hal itu tentu membuat Rico sedikit limbung dan hampir terjatuh.
"Maaf"
Ucap Ethan berpura - pura tidak tau yang dia tabrak adalah Rico.
"Loh Ethan?"
"Ah, kau ternyata. Maaf aku sedang buru - buru. Aku masuk dulu"
Ucap Ethan sambil tersenyum tipis seperti biasanya cara dia menanggapi sikap Rico.
Selesai dari bilik kamar mandi itu ternyata Rico menunggu Ethan untuk berbincang sebentar.
"Kau datang sendiri?" Tanya Rico yang penasaran.
"Tentu saja. Kau?" Tanya Ethan kembali.
__ADS_1
Meskipun tau Rico datang bersama Frans tetap dia berusaha berpura - pura tidak tau.
"Dengan Frans tentunya" Jawab Rico dengan santai sambil tertawa.
"Kalian seperti anak kembar" Ucap Ethan dengan sengaja.
"Ya mungkin, tapi kami punya kepentingan satu sama lain" Jawab Rico tanpa curiga.
"Bisnis?" Tanya Ethan berpura - pura tidak tau apa yang Frans dan Rico lakukan selama ini.
"Ya sejenis itulah. Oh ya di mana kekasih mu?" Tanya Rico yang memang sejak awal mengincar Avisa.
"AH dia sedang ada urusan jadi tidak ikut. Kenapa?" Tanya Ethan pada Rico.
"Tidak. Biasanya kalian selalu bersama. Haha" Ucap Rico sambil tertawa menutupi niatnya itu.
Ethan sudah tau niat Rico tapi dia tidak mungkin menyerang Rico jika pria itu tidak berulah.
"Kalau begitu aku duluan. Sampai jumpa" Ucap Ethan tersenyum tipis.
Rico tentu senang mendengar Ethan yang lumayan bersikap baik padanya saat tidak ada Frans.
"sepertinya benar dia dan Frans saling tidak menyukai. Aku harus menemuinya lagi tanpa ada Frans" Gumam Rico yang begitu ingin mendekati Ethan dan juga Avisa tentunya.
__ADS_1