Sang Pewaris Lautan

Sang Pewaris Lautan
Saling Mengancam


__ADS_3

"Dia datang"


Bisik Ethan di telinga Baruna.


Terlihat Frans masuk ke dalam ruangan pesta bersama Rico tentunya.


Pria itu berjalan dengan gaya santainya. Frans tampak menyapa beberapa wanita di sana.


Ethan menatap Baruna, Dia bisa melihat dari mata Baruna yang menunjukkan kemarahan yang sangat besar.


"Tenangkan dirimu. Ada Rico. Dia sangat sensitif"


Bisik Ethan di telinga Baruna yang membuat gadis itu mengalihkan pandangannya. Dia mengikuti saran Ethan akan keberadaan Rico. Karena Baruna juga tau akan sangat berbahaya jika Rico menyadari siapa dia sebenarnya.


Di tempat Rico dan Frans berdiri tampak keduanya sedang berbincang dengan beberapa orang, namun Rico sedikit gelisah dan terus melihat ke sekeliling seolah mencari sesuatu.


Rico merasakan ada energi yang sangat besar di dalam ruangan itu, dia sedikit terusik dan berusaha mencari tau energi dari mana itu.


Rasa penasaran Rico membuatnya terbawa menuju ke arah Ethan. Mata Rico memicing heran, dia melihat sekelebat cahaya merah yang tipis melingkari tubuh Ethan. Namun hanya sekilas dan tipis bahkan hampir tidak tampak.


"Siapa dia sebenarnya. Sangat aneh"


Gumam Rico sambil menatap ke arah Ethan yang tampak asyik berbincang dengan yang lainnya.


Rico juga melihat sosok perempuan bernama Avisa ada di samping Ethan. Rico terdiam memperhatikan gerak gerik Ethan. Pria itu tampak biasa saja bahkan tidak bersikap aneh. Begitu pula dengan perempuan bernama Avisa itu.


"Apa dia sendiri tidak sadar jika dia di jaga sesuatu yang besar?"


Gumam Rico lagi penasaran. Bagi cenayang seperti dia itu merupakan sesuatu yang aneh dan luar biasa. Melihat sosok seperti itu tentu menjadi sesuatu yang berbeda bagi Rico. Apalagi dia sangat tertarik memperdalam ilmunya.


Baruna tau jika Rico terus menatapnya dan Ethan. Namun entah Baruna harus senang atau cemas karena Baruna juga melihat cahaya merah di tubuh Ethan.


Baru kali ini Baruna melihat cahaya itu, padahal sebelumnya tidak pernah ada. Kini bukan hanya Rico yang penasaran dengan cahaya tubuh Ethan tapi juga Baruna.


'Apa ini karena aku memberinya kelopak teratai kolamku juga terlalu lama menghangatkannya dengan tenaga ku??' Batin Baruna.


Dia belum tau apa yang sebenarnya terjadi pada Ethan. Namun setidaknya hal itu bisa membuat Rico malah berfokus pada Ethan dan tidak memperhatikan Baruna sementara ini.


Sedangkan Ethan sendiri tidak tau apa yang terjadi dengan dirinya. Dia tidak merasakan ada yang berbeda. Tetap sama seperti biasanya.


Frans yang menyadari Rico terus menerus melihat ke sebuah arah ikut tergoda melihat siapa yang di perhatikan Rico.


Mata Frans berbinar senang melihat Avisa ada di sana. Namun seketika perasaan senang itu lenyap karena dia juga melihat Ethan di sebelah Avisa bahkan dengan mesra memeluk pinggang gadis incarannya itu.

__ADS_1


"Ayo ke sana"


Ajak Frans sambil menarik tangan Rico untuk bergabung dengan Ethan dan yang lainnya.


Tentu tujuannya untuk bisa mendekati Avisa dan mencuri waktu bersama gadis cantik itu.


Walau kecil kemungkinan namun Frans mau memanfaatkan Rico yang bersamanya agar bisa membuat Avisa tunduk dan mau menemaninya berduaan.


"Hai"


Sapa Frans pada Ethan dan juga orang - orang yang sedang berkumpul bersama Ethan.


"Oh Kau datang juga Tuan Frans?"


Tanya Ethan dengan nada mengejek. Dia tau pasti Frans akan menghampirinya dan Baruna jika melihat kehadiran mereka.


"Kau sepertinya sangat sering membawa Nona Avisa bersama ke mana saja ya. Memang apa hubungan kalian?"


Tanya Frans yang merasa kesal pada Ethan. Setiap saat dia mencoba mendekati Avisa pasti akan ada Ethan di sana. Tentu itu sangat menyebalkan bagi Frans.


"Memang apa urusan Tuan Frans untuk tau tentang hubungan ku dengan Avisa? Sepenting itu ternyata Aku di mata Tuan Frans"


Sarkas Ethan sengaja meledek Frans.


Selain karena mereka sedang di acara orang berpengaruh juga karena ada Avisa di sana. Frans tidak mau tampak buruk di mata Avisa.


Frans melangkah maju mendekati Ethan.


"Jangan sombong. Kau juga sama brengseknya dengan ku. Bukan kah kau juga tidak menolak gadis yang pernah aku berikan pada mu? Heh!"


Bisik Frans di telinga Ethan dengan nada mengejek.


"Tapi Aku jauh lebih baik dari pada pria yang menjual kekasihnya sendiri seperti kau"


Balas Ethan di telinga Frans.


Frans tampak sangat geram, Ethan terus saja mencoba menyudutkannya. Meskipun itu fakta sebenarnya tetap saja Frans tidak terima. Menurutnya dia dan Ethan sama brengseknya.


"Ah Nona Avisa apa ada kegiatan sosial lainnya?"


Tanya salah satu pria di sana.


Baruna menatap pria itu dan tersenyum ramah.

__ADS_1


"Tentu. Anda mau berpartisipasi Tuan?"


Tanya Baruna dengan sopan.


"Jika di perkenankan. Apa boleh Tuan Ethan?"


Tanya pria itu meminta ijin pada Ethan seolah Ethan adalah pasangan Baruna saat ini.


"Tidak masalah. Itu kegiatan sosial. Semua berhak ikut. Aku akan mendukung penuh"


Ucap Ethan dengan formal dan sopan yang membuat semua orang memperbincangkan Ethan. Mereka cukup terkejut melihat Ethan bisa begitu lembut dan perhatian pada wanita bernama Avisa itu.


Selama ini Ethan terkenal cuek dan dingin dengan lawan jenis. Namun sekarang orang - orang bisa melihat sisi lain dari Ethan yang super bucin pada wanitanya.


Mereka memuji Ethan dan gadis bernama Avisa itu adalah pasangan yang sangat cocok.


Mendengar itu membuat Frans merasa muak dan mengajak Rico memisahkan diri dari orang - orang di sana.


Keduanya berada di sudut ruangan sambil menikmati champagne di  gelas masing - masing.


"Kau bisa melakukan hal itu pada Avisa? Aku mau mendapatkan gadis itu. Dia sangat sesuai seleraku"


Ucap Frans dengan suara yang pelan dan hanya di dengar oleh Rico.


"Sulit. Ethan memiliki aura yang sangat kuat. Semakin ke sini dia semakin berbeda. Bahkan aku tidak bisa mendekati Avisa bukan. Kau tidak lihat aku hanya bisa terdiam saja? kekuatan ku tidak berfungsi jika di dekat mereka untuk sementara ini"


Jelas Rico yang memang heran dia tidak bisa melakukan apa pun pada Ethan dan Avisa. Padahal dia juga penasaran pada Avisa.


"Sial! Apa perlu aku pisahkan mereka?"


Tanya Frans pada Rico.


"Jika kau sanggup. Aku tidak yakin Ethan akan membiarkan itu terjadi"


Ucap Rico yang ragu. Dia juga bisa melihat jika Ethan yang begitu menyukai Avisa.


"Aku tidak akan kalah"


Gumam Frans menatap tajam ke arah Ethan.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2