Takdir Atau Hidupku

Takdir Atau Hidupku
Episode 117. Kebenaran Yang Di Sembunyikan.


__ADS_3

***Mansion Keluarga Kiandra***


Flashback on…


Seorang Mr. X sampai sekarang masih menjadi seorang yang misterius, semua tentang dia tidak dapat di akses atau di selidiki. Apakah ini karena Mr.X memiliki dunia bawah atau dunia mafianya? tidak ada satu orangpun yang tahu.


Begitu juga dengan Seto Kiandra, sejak awal Lidya Kiandra bayi di titipkan padanya, Seto sudah mulai menyelidiki seorang Mr.X agar dia tahu, bagaimana cara menghadapinya? tetapi sampai saat ini Seto dan anak buahnya tidak mendapatkan informasi apapun tentangnya.


"perubahan ini sudah ada dari awal tuan Seto, Mr. X yang sudah mencantumkan syarat-syarat itu, dan saya hanya mengikuti semua yang di katakan oleh atasan saya. Bila nona Lidya Kiandra tidak memiliki keturunan atau suami, semua warisan yang nona Lidya miliki akan di berikan pada panti asuhan di bawah pengasuhan Mr. X. Ada satu wasiat lain yang pasti anda belum tahu." ungkap Chiko memandang datar Seto Kiandra. Itu penjelasan dari pengacara Mr.X, saat Seto protes tentang warisan milik Lidya Kiandra.


"apa itu…?" tanya Seto penasaran.


"Bila anda berniat untuk mengambil warisan dari nona Lidya Kiandra, dengan cara memanfaatkan putra dan putri nona Lidya, saya sebagai pengacara punya hak untuk melaporkan warisan tersebut kepada keluarga Mr.X yang lebih berhak atas warisan tersebut. Itu sudah syarat yang di cantumkan oleh Mr.X pada perjanjian di wasiat ini." ucap Chico Alessio sang pengacara.


Yang membuat Seto tertawa akan ucapan yang di katakan oleh sang pengacara. Semua kebenaran yang di ucapkannya, sudah sangat jelas mengartikan bahwa Seto Kiandra tidak berhak dan tidak akan mendapatkan apapun dari warisan tersebut?


"bila Mr.X memiliki sebuah keluarga yang berhak atas warisan itu, mengapa malah dia menitipkan seorang bayi pada keluargaku? mengapa tidak memberikan bayi itu pada keluarganya untuk mereka asuh?" ucap Seto yang sudah sangat geram akan ucapan sang pengacara.


"itu bukanlah urusan saya tuan Seto Kiandra. Itu sudah aturan yang di buat oleh Mr.X, saya hanya mengikuti perintahnya saja."


"setidaknya Mr.X bisa membalas budi kepada keluargaku, aku dan keluargaku sudah mau mengasuh Lidya hingga dewasa, kami juga memberikan nama keluarga kami pada Lidya, tetapi tidak ada balasan apapun yang di berikan untuk kami." ucap Seto masih tidak terima bila dirinya tidak mendapatkan apapun?


Chico Alessio tersenyum mendengar perkataan Seto Kiandra, yang mengatakan bahwa Mr.X tidak bisa membalas budi pada keluarga Kiandra.


"tuan Seto…apa perlu saya perlihatkan semua laporan keuangan atas biaya hidup dari nona Lidya Kiandra? apa perlu saya beberkan semuanya?" ucap Chico menyandarkan punggungnya pada sandaran sofa yang ia duduki.


Tatapan mata Chico kini tajam dan dingin melihat ke arah Seto Kiandra, yang membuat seluruh keluarga Kiandra ngeri melihat tatapan tajam tersebut.


"kalau saya pikir-pikir, biaya hidup nona Lidya Kiandra yang di kirimkan oleh Mr.X setiap bulannya pada anda, sudah lebih dari cukup untuk membiayai seluruh kehidupan mewah keluarga anda tuan Seto, bahkan biaya untuk hoby shopping istri dan putri anda yang gila belanja, anda pikir uang dari mana?" tanya Chico membeberkan segala kebenarannya.


Mr.X selalu mengirimkan biaya kepada keluarga Kiandra, untuk biaya hidup dari Lidya Kiandra yang di asuh oleh keluarga tersebut.

__ADS_1


"Sejak bayi hingga umur nona Lidya Kiandra 5 tahun, biaya perbulan mencapai 100 juta perbulan. Saat nona Lidya Kiandra mulai masuk sekolah, biayanya dinaikkan lagi menjadi 150 juta perbulan." ucap Chico membeberkan kebenaran yang memang dia tahu, karena dialah yang mengurusi segalanya untuk Lidya Kiandra.


"begitu nona Lidya masuk sekolah SMP, biayanya di naikkan menjadi 200 juta perbulan. Saat nona Lidya masuk sekolah SMA biayanya di naikkan kembali menjadi 250 juta perbulan. Dan begitu nona Lidya kuliah, biayanya menjadi 300 juta perbulan. Apakah itu kurang tuan Seto?" tanya Chico membungkam mulut Seto.


"Biaya hidup nona Lidya perbulannya, saya sangat yakin kalau tidak sebesar itu, tetapi karena kebaikan dari Mr.X yang tidak ingin nona Lidya kekurangan apapun? Mr.X memberikan biaya yang terbilang besar untuk biaya hidup sendiri." ucap Chico tidak ingin kalah dari Seto.


"ingat satu hal tuan Seto Kiandra, saya tahu bagaimana perlakuan anda terhadap nona Lidya selama ini? Saya tahu anda dan keluarga anda memperlakukan nona Lidya seperti pembantu di rumah anda. Dan ingat tuan Seto…semua bukti atas tindakan anda dan keluarga anda pada nona Lidya, saya memilikinya semua." ucap Chico dengan tatapan mata yang masih tajam dan dingin.


"apakah perlu saya kirimkan bukti tersebut kepada Mr.X? agar Mr.X yang akan turun langsung untuk bertindak?" ucap Chico sedikit menekan setiap kata-katanya, untuk mengancam Seto.


Terlihat wajah Seto menjadi pucat pasi. Semua keluarga Kiandra yang mendengar kebenaran yang di ungkapkan oleh Chico, hanya bisa diam karena melihat Seto Kiandra terlihat pucat dan takut. Mimik wajah Seto terlihat jelas bahwa dirinya takut, sekaligus membenarkan apa yang telah di ungkapkan oleh sang pengacara? kebenaran di masa lalu yang di sembunyikan oleh Seto Kiandra.


"itu baru sedikit kebenaran yang saya beberkan, biaya yang saya sebutkan tadi, hanyalah biaya untuk makan nona Lidya saja, untuk biaya kebutuhan yang lainnya. Mr.X juga mengirimkan biaya terpisah yang mencapai ratusan juta perbulan. Apa perlu saya sebutkan tuan Seto Kiandra?" tanya Chico menekan setiap kata-katanya.


Tatapan mata Chico masih setajam dan sedingin tadi.


Tuan Kiandra diam dan tidak bisa berbicara apapun untuk membela diri? Semua yang di katakan oleh sang pengacara adalah kebenarannya. Ancaman dari Chico sudah sangat jelas bahwa Seto tidak bisa membela dirinya sendiri.


"dan asal kalian tahu, sejak nona Lidya bayi hingga dia menikah, tuan Seto Kiandra sudah menerima uang sebesar 500 juta perbulan dari Mr.X, sebagai ucapan rasa terima kasihnya pada tuan Seto yang sudah mau mengasuh nona Lidya. Apa itu juga masih kurang tuan Seto…? kalau memang masih kurang, saya bisa melaporkannya kepada Mr.X." ucap Chico lagi-lagi membungkam mulut Seto, yang tidak bisa bicara lagi.


Bila saja bukan untuk melindungi Lidya Kiandra dari para musuhnya, Mr.X tidak Sudi memberikan pengasuhan Lidya kepada keluarga tamak tersebut. Keselamatan Lidya adalah yang utama bagi Mr.X. Sehingga sejak kabar berita kematian Lidya sampai ke telinga Mr.X, dia sangat sedih, jatuh dan tidak memiliki semangat hidup lagi. Keterpurukan yang di alami Mr.X saat kematian Lidya Kiandra.


Bayi cantik yang sudah terlanjur dia sayangi. Sebenarnya Mr.X sangat berat harus berpisah dengan Lidya, tetapi karena untuk menyelamatkan hidup dan memberikan sebuah keluarga yang utuh untuk Lidya, Mr.X menelan pahitnya perpisahan dan pahitnya kehilangan orang yang ia sayangi.


"saya rasa waktu saya sudah habis, saya permisi tuan Seto…bila ada yang anda perlukan lagi? anda tahu harus mencari saya kemana?" ucap sang pengacara. Karena dia yakin Seto Kiandra tidak akan melakukan protes apapun lagi?


Chico Alessio bangkit dari duduknya, setelah merapikan dan menyimpan semua file dan berkas pentingnya ke dalam tas kantor yang ia bawa. Dengan di kawal oleh 3 bodyguard yang terlihat besar, kuat dan seram. Chico akan tetap aman dari semua yang ingin mencelakai dan berbuat jahat padanya.


Seto Kiandra dan seluruh keluarganya menelan rasa malu dan kepahitan atas apa yang mereka harapkan? tetapi tidak mereka dapatkan. Semua warisan Lidya Kiandra tidak akan mudah mereka dapatkan.


Flashback off…

__ADS_1


"aku masih sangat ingat akan ancaman dari pengacara brengsek itu." ucap Seto melihat pada sang papa.


"papa tahu itu dan papa juga ingat itu " jawab sang papa.


"jadi kita harus tetap waspada dan hati-hati dalam bertindak, bila sudah berhubungan dengannya."


"papa tahu. Tapi kau tenang saja, pengacara itu yang menyetujui penjualan saham Lidya kepada kita, dengan syarat kita harus membelinya dengan harga dua kali lipat. Dan papa memberikan alasan padanya."


"apa itu pa…?"


"papa mengatakan, kalau saham yang akan kita beli, akan tetap bisa membantu si kembar di masa depan. Karena Rania akan segera menikah dengan Ardian Adhitama, papa dari si kembar. Jadi dengan alasan itulah papa ingin mempertahankan posisi kursi Presdir untuk si kembar, dengan cara membeli setengah saham si kembar." ucap sang papa menjelaskan.


"hanya alasan itu, lalu pengacara itu setuju begitu saja?" tanya Seto tidak percaya.


Apakah semudah itu membujuk pengacara yang terbilang jenius? Seto masih tidak percaya pada ucapan sang papa, Seto tidak percaya sang pengacara akan menjual setengah saham milik Lidya pada mereka, Seto curiga pasti ada suatu alasan di balik ini semua.


"iya…lagi pula saham kita yang 10% sudah terjual kepada perusahaan Faresta Group. Jadi kita hanya bisa membeli 25% saham milik si kembar. agar posisi kita aman." jawab sang papa dengan santainya.


Seto menghela nafasnya yang berat. Nasi sudah menjadi bubur, tidak mungkin menjadi nasi kembali. Saham yang sudah di jual tidak mungkin kembali lagi. Seto kini hanya bisa pasrah untuk mengikuti semua yang di rencanakan oleh sang papa.


Seto hanya berharap bila semuanya berjalan lancar, dan ini bukanlah jebakkan untuk mereka. Seto tidak ingin kehilangan perusahaannya untuk ketiga kalinya. Apapun akan Seto lakukan? agar bisa tetap mempertahankan perusahaan yang dengan susah payah dia bangun.


Tanpa Seto Kiandra sadari, apa yang dia takuti? sebentar lagi akan mendatangi mereka. Seto Kiandra sudah mulai jatuh pada titik terendah. Seto telah mendapatkan balasan dari semua perbuatannya, terhadap Lidya Kiandra.


Hanya menunggu sang waktu untuk bergerak, dan semuanya akan hancur tanpa tersisa sedikitpun. Semua yang bukan menjadi milik keluarga Kiandra, akan hilang dan kembali kepada pemiliknya.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya…

__ADS_1


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.


__ADS_2