Takdir Atau Hidupku

Takdir Atau Hidupku
Episode 59 Obsesi Rania Kiandra.


__ADS_3

***Apartemen Mewah Royal Garden***


Rania Kiandra murka di apartemen mewahnya, karena laporan dari anak buahnya yang mengawasi Lusi saat tinggal di hotel Wirajaya telah kehilangan jejak dari Lusi.


Mereka tidak mengetahui kapan Lusi keluar dari hotel wirajaya? mereka masih terus mencari tahu keberadaan Lusi saat ini, tetapi nihil tidak menemukan apa-apa? dan akhirnya mereka memutuskan untuk melaporkannya pada sang atasan.


Rania benar-benar murka dan marah sampai menghajar semua anak buahnya yang telah gagal mengawasi Lusi.


"kalian brengsek...kalian tidak becus...apa saja yang kalian kerjakan sampai menjaga seorang wanita lemah saja kalian tidak bisa...ah...Andi hajar mereka." perintah Rania murka dengan terus menampar ketiga anak buahnya dan memerintahkan sang bodyguard yang bernama Andi menghajar mereka sampai babak belur.


Teriak kesakitan ke tiga anak buah yang di pukuli oleh bodyguard Rania sangat memilukan telinga yang mendengar, tetapi tidak dengan Rania yang masih belum puas melihat anak buahnya babak belur dan minta ampunan dari sang majikan, bagi Rania mereka yang telah gagal menjalankan perintahnya, harus mendapatkan ganjaran yang bisa membuat Rania puas.


Rania Kiandra yang memang memiliki depresi akut dan emosi yang tidak stabil akibat depresinya, merubah dirinya menjadi wanita kejam yang suka melihat orang yang tidak di sukainya menderita bahkan harus mati bila dia menginginkannya.


Apa yang Rania mau harus dia dapatkan? apa yang Rania perintahkan harus di laksanakan? tidak ada yang boleh menghalangi semua keinginan dan jalannya, karena Rania merasa dirinya memang terlahir untuk menjadi seorang Ratu yang harus di hormati dan di takuti, itulah Rania Kiandra.


Wanita yang cantik dan anggun bila di pandang dari sisi luarnya, dan wanita kejam, egois dan keras hati bila memandang dari sisi sifat dalamnya, Rania selalu pandai menyembunyikan sifat kejam dan egoisnya dari orang lain, hanya anak buahnya saja yang tahu akan kekejaman seorang Rania Kiandra.


"aku ingin kalian cari wanita itu, dan bila perlu cepat tangkap dia dan habisi saja, sudah tidak ada waktu lagi membiarkannya bebas terlalu lama, aku tidak peduli siapapun dia, aku ingin dia menghilang dari hadapanku dan Ardian, kalian mengerti..." teriak Rania pada anak buahnya yang sudah terkapar babak belur.


"siap nona...kami akan cepat melaksanakannya." ucap pimpinan anak buahnya tersebut.


"jangan sampai meninggalkan jejak, bila perlu hilangkan juga jasadnya, bila kalian sampai gagal lagi, kalian yang akan aku habisi..kalian mengerti..!!" perintah mutlak Rania pada anak buahnya.


"mengerti nona." jawab serempak ketiga anak buahnya itu.


Rania hanya mengibaskan tangannya tanda untuk mengusir ketiga anak buahnya untuk pergi dari hadapannya.


"Yani bagaimana? apa kau sudah menghubungi Balck Lion agar bisa membantu kita?" tanya Rania pada Yani salah satu bawahannya yang juga anggota wanita Balck Lion.

__ADS_1


"sudah mereka akan sampai malam ini juga, dan kebetulan ketua Black liaon akan datang ke kota ini besok karena ada sesuatu yang ingin dia pastikan? jawab Yani, yang membuat Rania mengerutkan keningnya menatap Yani.


"Oya...ketua Black Lion akan datang ke kota ini juga, kita harus bisa berbicara padanya untuk mendapatkan bantuannya, agar dapat melancarkan semua rencana ku untuk mendapatkan Ardian." ucap Rania tersenyum devil membuat rasa ngeri bagi yang melihatnya.


"semoga kita bisa dengan mudah untuk berbicara dengannya, karena setahuku ketua tidak bisa sembarangan untuk di temui." balas Yani yang membuat Rania merubah mimik wajahnya menjadi sangar.


"apa kau pikir aku orang sembarangan yang tidak pantas berbicara pada ketua Black Lion?" ucap marah Rania menggebrak meja kaca yang ada di depannya.


untung meja kacanya tebal dan tidak mudah pecah.


"bukan begitu..." jawab takut Yani.


"aku tidak mau tahu,kau harus bisa membuatku bertemu dan berbicara pribadi dengannya." perintah mutlak Rania.


'aduh..ini namanya keluar kandang macan masuk ke kandang harimau, sama saja bohong..tugasku berat sekali..' gumam Yani dalam hati yang tak kuasa menolak perintah Rania, bisa-bisa dia yang habis hari ini oleh bodyguard nya yang tinggi besar.


"bukan akan...harus pasti...kau mengerti??!!" perintah Rania dengan tatapan mata tajam dan dinginnya.


"baik." jawab singkat dan pasrah yani agar aman dulu untuk hari ini.


Dia harus mencari ide untuk membuat Rania bisa bertemu dan berbicara langsung dengan ketua Black Lion, dan dia akan meminta bantuan kepada temannya yang nanti malam akan datang.


"kau bagaimana lukas? apa kau sudah persiapkan semuanya untuk acara di hotel R.W.C dua hari lagi?" tanya Rania pada Lukas.


Rania ingin Lukas mempersiapkan beberapa anak buahnya untuk berada di area dekat hotel R.W.C, Rania ingin menculik mama Ardian saat acara akan selesai dan akan berpura-pura untuk menyelamatkannya dengan bantuan Lukas dan bodyguard nya.


Rania ingin mencari simpati dari Ardian dan mamanya, berharap Ardian bisa melihatnya dan mama Ardian bisa merestui dan membantunya agar mendapatkan Ardian untuk menjadi miliknya.


"semua sudah aku persiapkan, sekitar 15 orang akan berada di dalam area hotel dengan menyamar dan 10 orang ada di sekitar luar hotel berjaga-jaga bila rencana kita di dalam gagal."

__ADS_1


"aku tidak ingin gagal kali ini." ucap Rania marah karena dia tidak ingin gagal kali ini.


"sudah cukup kau gagal dalam misimu sewaktu ingin menculik si kembar di taman dengan memprovokasi mantan karyawan Ardian yang sakit hati karena di pecat olehnya, dan aku tidak ingin gagal untuk kedua kalinya, kau mengerti...!!" ucap Rania dengan menajamkan setiap kata-kata nya, Rania menatap tajam dan garang ke arah Lukas.


Saat si kembar bermain di taman kota Nathalia Putri dari Ardian di tangkap dan di ancam, oleh salah satu mantan karyawan Ardian yang sakit hati karena di pecat tidak hormat oleh Ardian. Semua itu tidak lain adalah ulah dan rencana dari Rania dan anak buahnya.


Rania dan Lukas memerintahkan salah satu anak buahnya untuk memprovokasi mantan karyawan Ardian untuk membalaskan sakit hatinya pada Ardian, dengan cara menculik dan mengancam Ardian melalui putrinya, dan bila rencananya berhasil dia akan berpura-pura untuk menyelamatkan Nathalia sang keponakan, agar mendapatkan simpati dari Ardian, mamanya dan si kembar.


itu yang di rencanakan Rania, tetapi gagal karena ulah Lusi yang ikut campur dan menolong Nathalia dari aksi penculikannya.


Rania sangat marah dan murka sejak itu, dan diapun baru tahu bila rencananya gagal karena ulah Lusi, sehingga dia benar-benar membenci Lusi dan ingin menyingkirkannya bagaimanapun caranya? siapapun Lusi dia sudah tidak peduli? yang dia inginkan hanya menjauhkan semua penghalang dirinya untuk mendapatkan Ardian Adhitama sang pujaan hatinya.


"baik aku tidak akan gagal kali ini." jawab tegas Lukas agar Rania tidak murka padanya yang bisa saja menghancurkan anggota mafianya detik itu juga.


"itu bagus...itu yang aku inginkan" jawab puas Rania dengan senyum devilnya.


Rania sangat licik dan kuat dalam bentuk kekayaan, dan kekuasaan. Dukungan dari orang-orang kuat dan berpengaruh sudah banyak berada dalam genggamannya, sehingga tidak membuatnya takut akan apapun, dia berani membayar mahal dan merayu orang-orang yang berkuasa dengan kecantikkan dan kemolekan tubuhnya, agar semua orang kuat, kaya dan berkuasa bisa membantu melancarkan apa yang dia inginkan.


Bahkan Rania berani membayar mahal anggota mafia yang terkenal kejam sekalipun agar keinginannya tercapai. Obsesi Rania sudah mengalahkan akal sehatnya, karena di dalam hidup seorang Rania Kiandra hanyalah ingin mendapatkan Ardian Adhitama untuk menjadi miliknya.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung ke episode selanjutnya....


...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....


Jangan lupa vote dan like nya.

__ADS_1


__ADS_2