
Gadis manis berada di dalam toilet sedang menggerutu kesal dan sangat kesal, dia ke toilet berniat menghindar dari hati yang membara, hatinya kini memanas hingga 45 derajat celcius, bayangkan saja gimana panasnya itu.
Dia mengumpat, mencela, menghantamkan tangannya ke tembok, memukul, menendang apa saja yang ada di sana, mentang-mentang dia jago bela diri dia semakin menjadi-jadi karena emosi memuncak sampai toilet seperti kapal pecah retak tak tersisa, gak tau nanti dia tanggungjawabnya bagaimana.
Dia melamun di depan cermin dan sekejap wajah Awan muncul dan tersenyum, dia semakin kesal dan menutup matanya sambil berceloteh.
“Huh bahkan aku melamun pun wajahnya muncul, kenapa dia seperti setan aja gentayangan dan aku yang selalu dihantui, apa salahku Tuhan aaaaaa.” Gumam Fisha.
“Dia benar-benar kurang ajar! Akan aku patahkan semua organ tubuhnya sekalian biar gak ada yang meliriknya, aku kubur hidup-hidup, aku hempaskan ke udara dan aku lempar ke kandang singa hidup-hidup agar dicabik-cabik habis aaaaa, apesss banget hidup akuuu haaaaaa.” Fisha menghela nafas panjang frustasi hingga air mata lolos sendiri ke pipinya. "Apa jatuh cinta semenyakitkan ini?” nadanya merendah dan Fisha menunduk.
Tiba-tiba ada yang mendekat ke arahnya, lalu Fisha mengangkat kepalanya dan menanap nanar cermin itu.
“Hey bisa-bisanya dia selalu muncul dalam benak dan fikiranku, apa dia hantu tiba-tiba di depanku,” ucapnya lalu menuju ke arah wastafel untuk cuci muka dan setelahnya dia melirik lagi dan ternyata Awan tersenyum di balik cermin.
“Eits eits itu dari tadi fakta berarti ini manusia beneran?” Fisha maju ke arah Awan dan mentowel pipinya membuktikan asli apa halusinasinya yang berlebihan, sedangkan Awan menahan tawa.
Eh Neyku sayang, menggenaskan banget itu matanya sembab, apa gara-gara aku ya, terus tangannya juga kakinya agak bengkak, apa yang dia lakukan sebenarnya, apa dia menjadi tidak waras kalau salah paham gini? batin Awan, dan dia memandang ke arah Fisha tanpa berkedip terus dan terus.
“Lho, lho, iya ini, asli berarti tadi aku gak berkhayal dong? Eh, tapi sejak kapan kamu di sini! Fisha menggeram kesal dan mendorong Awan hingga tersungkur.
--------------------
Kekuatan kecemburuan Fisha 2x lebih ganas dari keadaan seperti kesehariannya, biasanya dia mendorong trio cowok mana berubah posisinya dikarnakan tubuh cowok lebih kuat dan mereka semua bisa bela diri.
“Haha rasain beraninya macam-macam denganku, jangan dekat-dekat dengankuuuu! Camkan ituuuu.” Fisha berteriak, ketawa dan menunjuk-nunjuk Awan dan mengancamnya.
Awan pun beranjak bangun lalu dia ke arah Fisha dan menggenggam tangan Fisha, sedangkan Fisha menggeliat dan memberontak tanda lepaskan aku, lepaskan! Begitu bunyi suaranya yang ditunjukkan dengan gerakan saja. Juga dia melotot ke Awan dengan gerakan menyayat leher, Awan hanya tersenyum merasa lucu kalau Fisha cemburu.
“Kenapa kamu ketawa? Ada yang lucu? Dasar playboy cap kuda terbang, berapa cewek yang kau rayu, bodohnya aku ke makan rayuanmu.” Fisha berusaha mengibaskan tangannya agar terlepas dari genggaman Awan, tapi Awan justru mengeratkan genggamannya, bahkan menarik Fisha dan memeluknya, Fisha memberontak tapi kalah tubuh mungilnya tak sangup.
Hmmm hangatnya mengalahkan mentari, baru kali ini aku dipeluk cowok, apa semuanya hangat? Apa boleh? Apa tidak apa-apa ya Allah, apa gimana ya ya Allah, aaa jelas dosa tapi kenapa dia memelukku dan hangat, aku bahkan memberontak gak bisa, jangan salahkan aku ya Allah, salahkan dia saja ya yang memelukku, pacaran juga termasuk dosa, tapi kita gak ngapain kok ya Allah beneran, aaaa kalau hangat seperti ini aku pengen nikah ya Allah,,, aaah aku terpeleset salah omong, jangan ya Allah aku khilaf, bukan aku tadi yang ngomong kayaknya tapi setan jahat, ok ya Allah maafkan. Batin Fisha bergemuruh bergelut manja dan berperang dengan hatinya.
__ADS_1
Lalu Awan menatap Fisha dengan tatapan nanar, sedangkan Fisha mengalihkan pandangannya ke bawah.
“Ney sayang, aku mau bicara angkat kepalamu,” ucapnya sambil memegang dagu Fisha agar menatap, tapi Fisha menepis tangannya.
“Kenapa? Kalau mau ngomong, ngomong aja, gak usah bertatapan dosa!” keluhnya dengan nada sewot, Fisha menekankan kata dosa dia menahan tawa, bukankah dia sering berdosa kecil karena zina mata dan semua zina yang kecil-kecil.
“Hey tadi itu salah paham Ney? Aku juga gak tau kenapa tiba-tiba dia datang dan memelukku, aku juga gak kenal dia, mungkin dia cewek gila beneran, tatap mataku lihatlah aku bohong apa jujur, bukankah mata selalu berkata jujur?” Tegas Awan dengan mata berkaca-kaca karena dia sedih Fisha begini, rasanya seperti separuh hatinya hilang, dia benar-benar mencintai Fisha tulus dan sangat tulus.
Fisha pun menatapnya dengan sendu karna matanya banyak mengeluarkan cairan bening tadi, dia menatapnya menatap dalam hingga mereka terbuai saling menatap dengan penuh cinta.
“Mungkin aku tak romantis, tak sweet seperti nabi yang mencintai istrinya, tapi yakinlah aku sangat mencintai, sangat, sangaaaat sejak pandangan pertama, kalau kamu tak percaya pegang dadaku dan rasakan detakan yang kencang bagaikan genderang, kalau masih tak percaya belahlah dadaku pasti ada tulisan love Fisha.” Awan menarik jemari Fisha dan menaruhnya di dadanya, Fisha menatapnya dan merasakan detakan kencang seperti jam beker yang menggelegar, dia kaget tak percaya dan jantungnya pun ikut berdetak kencang.
Ihh jantungkuuu, kenapa ikut-ikutan sih, kenapa aku jadi melow gitu, tapi emang bener dia jujur kelihatan dari matanya, tapi tidak, tidak boleh, aku tidak boleh melow dan gampang terpengaruh, aku harus waspada, kan jaga-jaga pelakor banyak di dunia ini, jadi aku harus siap-siap kapan pun itu, gak boleh terlalu cinta nanti terluka. Batin Fisha.
“Bagaimana? Percaya kan sama aku, kalau gak percaya tanya sama Alby dan Ares yang selalu berada di sampingku dan mengerti tentangku kan mereka,” ucapnya sambil memelas dan mengatupkan tangannya memohon maaf.
“Maafkan aku Ney, cinta emang kadang banyak rintangannya, tapi kita harus melalui dengan saling percaya, jangan gampang terpengaruh dengan orang, ok sayangku,” sambungnya, Fisha mengangguk.
“Tapi sama aja kamu menikmati pelukannya tadi aku lihat.” Fisha memonyongkan bibirnya.
“Jangan colek-colek, mahal! Hey kita ketinggalan pelajaran kayaknya bagaimana ini, udah terlanjur aku mau bolos sembunyi di toilet saja, pasti Sasa Sesil khawatir sama aku, gara-gara kamu ini!” keluh Fisha sebal dan memutar kedua bola matanya. Awan terkekeh dan mengiyakannya, dia juga ikut sembunyi di toilet.
“Eh tunggu dulu, terus kata Sesil kemarin lihat kamu sama cewek, ya agak cantik, tapi masih cantik aku, itu siapa hayo?” Fisha memasang mode serius menunggu jawaban.
“Oh jadi 2 ya salah pahamnya di sini, pantes aja kamu marahnya double membara dan toilet meledak seperti ini. Haha lucunya gemesnya.” Awan mencubit pipi Fisha. “Dia adikku keles, cantik kan mirip kayak aku.” Sambungnya dengan percaya diri.
“Ohhh mana aku tau cantik ndaknya, yang jelas kata Sesil cantik aku. Fisha berucap dan mengelus dadanya tanda bangga percaya diri sekali.
“Iya dech Sayangku ini cantik tak tertandingi, makanya lain kali tanya dulu ya sayang, salah paham dalam hubungan pasti akan terjadi, kuncinya pertama saling percaya, oke cinta. Awan menggenggam tangan Fisha dan menyilang ibu jari dan telunjuk dengan tangan satunya ala-ala korea yang ilopyu itu. Fisha terkekeh dan memukul bahu Awan.
“Lagian kita belum saling kenal ke dalamnya ya, aku punya adek, rumahku sebelah kakek kamu itu, terus mamaku di rumah, kadang ya arisan, papaku mengelola perusahaan, kemarin aku gak chat kamu karna sibuk bantuin papa dengan laporannya, gitu sayangku,” lanjutnya dengan mencolek bibirnya.
__ADS_1
“Ohh kalau tentangku cari tau sendiri sana, katanya cinta,” ucap Fisha sambil menggembungkan pipinya.
“Ehh jangan ditanyakan lagi, jangan meragukanku, aku tentangmu tau semuannya, sampai seluk beluk aku tau, cinta tulus jadi wajib tau,” ucap Awan menjulurkan lidahnya dan bangga.
“Iya, iya top markotop mendungku ini joss,” ucap Fisha sambil memonyongkan bibirnya.
Ihh imutnya dan bibirnya aduh aku rasanya pengen menciumnya, tapi jelas marah dia dan bisa-bisa aku dihajarnya hingga babak belur, dia kan kuat sekali kalau marah singa pun kalah. Tunggu Awan sabar, cinta yang haqiqi adalah karena Allah, harus melindunginnya dengan oke sampai darah penghabisan, kamu juga punya adik cewek ingat ya, kamu selalu melindungi mama dan adikmu cewek pujaanmu dari kecil. Batin Awan.
---------------------
Mereka pun berbincang-bincang dan kesalahpahaman selesai, lalu ada orang tubuh tegap tinggi menghampiri mereka. Mereka kaget hingga membelalakkan matanya.
“Hey kalian ngapaen di sini? Mesum ya, ” tanya orang itu dengan menggelengkan kepalanya karna merasa aneh dan kaget dengan toilet yang parah kotornya karna ulah Fisha, tisu berserakan dan amburadul.
“Ini kenapa toiletnya seperti ini?” teriaknya kepada mereka yang ternyata dia bapak ketua pendisiplin di sekolah. Fisha menunduk dia merasa bersalah, sedangkan Awan mengangkat jari telunjuknya ke atas tanda dia yang salah, Fisha menggelengkan kepalanya bersalah kepada Awan, Awan mengangguk.
Ihh dia berkorban untukku, aku tercyduk. Batin Fisha
“Ayo bersihkan dengan kinclong, kalau tidak kalian akan di skors,” ancam ketua pendisiplinan. Mereka mengangguk bersama.
“Ihh kenapa kamu masih di sini, masuk kelas biar dia saja yang membersihkan,” lanjutnya, Fisha menoleh ke Awan, Awan mengangguk dan tersenyum. Fisha pun terpaksa mengiyakannya dan berlalu pergi.
Cinta ... oh ... saling percaya kunci nomor 1 ....😍
----------
Note:
Makasih sudah mampir di karya recehku kakak-kakak ....
Ini Part terbanyak 1516 lho banyak kan haha, hargai aku ya kakak-kakak, aku sayang kaliaaaannn ....
__ADS_1
Ketik like, komen kritik dan saran, dan vote ya ....
Klik bintang lima, lophyupolepel kakak-kakak, unch salam jauh dariku sahabat dumay .... 😍😘❤