Takdir Cinta Fisha

Takdir Cinta Fisha
Terlambat Menyadari


__ADS_3

Fisha Pov


*****


Sore hari, aku duduk termenung di taman rumah yang tak seberapa luas di depan kolam ikan. Aku termenung sambil memberi makan ikan dan mendengarkan musik dari hp ku.


Lagu pertama:


Malam sunyi ku impikanmu ...


Ku lukiskan kita bersama ...


Namun selalu aku bertanya adakah aku di mimpimu ...


Di hatiku terukir namamu ...


Cinta rindu beradu satu ...


Namun tak henti aku bertanya ...


Adakah aku di hatimu ....


(Simfoni hitam-Astrid)


Lagu kedua:


Aku ... ingin engkau ada disini ...


Menemaniku saat sepi ...


Menemaniku saat gundah ...


Berat ... hidup ini tanpa dirimu ...


ku hanya menginginkan kamu ...


Ku tak bisa hidup tanpamu ...


(Rindu setengah mati-D'masiv)


Ish, Ish, Ish hey, apa-apaan kenapa lagunya dari tadi melow seperti menyindir aku rasanya nyata. Batinku sambil berdehem dan mematikan musiknya.


“Aku kenapa sih udah gila kali yaaaa!!!! Aaaaa,” teriakku dengan frustasi seraya mencengkram kepala dengan kedua tangan.


Lalu tiba-tiba ada notif masuk ke hp ku.


Uhu ... uhu ... uhu .... suara burung hantu, suara musik notifku. Aku penasaran lalu ku buka ternyata nomor baru, dengan malas aku mengeceknya.


📤 Hai lagi apa? Aku ganggu?


Aku mengernyitkan dahi karena bingung, siapa yang sms, tapi ku acuhkan karna aku malas dengan nomor tak dikenal. Lalu dia chat lagi.


Uhu ... uhu ... uhu ...


📤 Fisha ini aku pangeranmu dari langit yaitu ... Awan ... bales dong beibh!♥♥♥


Aku kaget dan terbatuk karena tersedak air liurku sendiri, hingga hp ku terjatuh dengan keras gara-gara notif itu, lalu aku ambil kembali hp ku dan ku baca ulang sambil berteriak.


“Wooooooy ihirrrr.” Aku berjingkrak seneng bukan main sambil joget gak jelas.


Kesadaranku menurun hanya karena notif yang biasa sederhana itu, yang bernuansa pergombalan permusyrikan perayuan bisa membuat hatiku goyah dengan seheboh ini? Wow amazing sekali.

__ADS_1


Ada apa gerangan? Jantungku, hatiku, kenapa eh kenapa seperti tersengat listrik bertegangan tinggi dan rasanya pengen loncat? Karena oh karena apa aku sedang jatuh cinta.


Apa benar aku jatuh cinta? Uhhh dengan sebegitu dalam polosku hingga dasar mana kok aku tak tau dan tak menyadarinya. Uhh mengharu biru seorang aku yang biasanya berlevel pedas sang mulut, jatuh cinta? Apa kata dunia, kenapa harus Awan? Apa kata sahabat-sahabatku?


Aku langsung menyalurkan hawa murniku kepada mbah google. “Mbah google oh mbah google apa itu cinta?” kring dijawab dengan suara khas google cewek centil manja, cinta adalah antara 2 insan dengan rasa berdebar di hati, bertemu canggung apabila jauh rindu.


“Apa?! Jadi aku jatuh cinta? Sejak kapan? Aduh bodohnya aku bisa jatuh cinta kepada Mega Mendung tatapan mesumnya itu,” ucapku dengan menggaruk kepala yang tidak gatal dan menutup mulut karena takjub.


“Kebanyakan makan bangku sekolah sama rotan aku jadinya begitu polosnya, hmmm sungguh, peri cintaku miris dahsyat sekali, menjerumuskanku dan aku terjungkal jatuh ke pelukan tatapan mesum itu,” lanjutku.


Aku balas chatnya Awan.


📥 Oh ya mega mendung? Kenapa?


📤 Gak papa agak rindu kamu hehe.


📥 Apa! jangan macem-macem!


Aku mengetik sambil tersenyum kegirangan entah kenapa di pikiranku sekarang Awan dan Awan, lalu seperti ada musik dalam hatiku ....


Hari ini ... dadaku bergetar terguncang melinu dan mengerang ....


Ku yakinku tak salah karna hatiku tak akan dan takkan berdusta ....


Cinta ... cinta ... cinta ....


Aku ... jatuh ... cinta....


(Ost.My heart-Nirina Zubir)


Uhu ... uhu ... uhu ....


notif masuk membuat musik yang gemuruh, hilang dengan sendirinya, tanpa ku sadari dan aku mengedipkan mata agar kesadaranku kembali dan tidak stres.


Awan mengirim pesan lagi.


📥 Ok setelah ini, aku hampir lupa sorry.


Lalu aku otak atik hp ku dan membuka grup chat, grup aku rubah namanya dari semula namanya ciwi cantik menjadi ubah master percabaian berlevel Wkwk. Aku masukin trio cowok pedas, selesai.


Aku : Selamat datang!


Alby : Oke oke


Ares : Siap


Awan : Oke beibh


Aku : udah jangan rame ok, besok lagi, aku pusing lagi blank habis tersengat listrik tadi.


Sesil : @Fisha Hey di mana? Kapan? Gak papa kan?


Sasa : @Fisha Kapan jangan bikin kita khawatir, kok aku gak kedengeran dari rumahku.


Aku : di ... hatiku, batinku


Alby : @ Fisha Apa di apa ... jangan bikin penasaran.


Awan : @Fisha Fish kamu gak papa?


Ares : Ahem yang lain ngontrak nie? kabur yuuuk teman-teman ...

__ADS_1


Aku : Apaan! Udah sana pada sholat ashar, yang belum, aku udah. Bye


Sesil : Bye, besok jelasin ke kita.


Aku : Siiip.


Aku masuk kamar dan tergeletak di kasur dengan suasana hening dan beku, hanya ada suara jam tik tok tik tok dan suara ayam tetangga kukuruyuuuuk.


Aku tersenyum, entah kenapa hatiku bahagia sambil ku meluk guling dan ku cium dengan dahsyat dan aku terbengong hingga air liurku menetes dan memenuhi gulingku, aku pun menghapusnya sambil ketawa.


Aku kembali duduk, lalu berdiri dan bernyanyi kecil dengan membawa sapu aku pakai sebagai mic dengan bergoyang rege.


Kau adalah hatiku ...


Kau belahan jiwaku ...


Seperti ku mencintamu sampai mati ...


Di hidupku yang tak sempurna ....


(Mencintaimu sampai mati-Utopia)


Lalu aku ketawa, meskipun lagu belum selesai dan aku berfikir, gimana besok ketemu dia jelas canggung. Lalu aku geletakin sapu ke sembarang arah dan kembali ku ke pulau kapuk tanpa ku sadari aku sudah terpejam bermimpi sampai ke maluku jauhku karena saking pulasnya.


Notif masuk ....


Uhu ... uhu ... uhu ....


📤 Kamu sakit? Kesetrum di mana?


Awan mengirim pesan lagi.


Awan menunggu satu menit, 5 menit tiada balesan, hening, sepi, karena memang yang ditunggu udah ke alam mimpi tertidur capek mikir cinta wkwk.


Awan Pov.


*****


Aku menunggu balesan tak kunjung datang, lalu aku chat lagi karena khawatir.


📥 Fish kamu gak apa kan? Gak sakit kan?


Tetap no respon, aku berfikir apa Fisha suka aku ya atau tidak, aku benar-benar takut kehilangannya, apa besok aku tembak aja ya, gak apa ditolak dicoba dulu, kan cinta butuh proses.


Aku pun tersenyum dan melamun membayangkan wajah bidadari hatiku yang manis semanis gula.


“Oh Fisha, kamu membuatku terpesona sejak pertama melihatmu, aku jatuh cinta pandangan pertama, apa aku terlalu dan dosa mencintaimu, tapi cinta kan datang dengan sendirinya, Pokoknya aku harus memperjuangkanmu titik gak pakek koma,” ucapku bergumam dengan mengepalkan tangan ke udara tanda semangat


Aku pun berbaring dengan sedikit gesrek, tersenyum sendiri memeluk guling, ku cium bergelimpang balik kanan kiri hingga lama. Cinta,,, emang membuat orang gila.


“Semoga Fisha menyadari cintaku yang tulus dan semoga cintaku tak bertepuk sebelah tangan,” ucapku sambil menadahkan kedua tangan memohon kepada sang kuasa membolak balikkan hati agar bidadari hatinya tertambat paten, terpatri makjleb satu sama cintanya dengan dia dalam hatinya dengan dikunci rapat. Amin, mengusap wajahnya...


“Fighting! Oke Awan pangeran tampan mega mendung ups, lucunya panggilan kesayangan darimu.” Awan tersipu sambil menutup mulutnya.


Aku gak tau gimana menghadapi Fisha besok, kalau aku di dekatnya rasanya salah tingkah dan lidahku kelu, tapi kalau gak segera tindak nanti keburu diambil orang. Batinku seraya menggeram.


Ihir, ihirrr ada yang jatuh cinta nie cieee, bersiap-siaplah menggila ria, selamat Fisha dan Awan jangan terlalu stres ya haha ....


------------


Note:

__ADS_1


Klik favorit, like, vote dan komen, makasih kakak-kakak ... dukung aku terus yaaa ....


Salam sayangku untuk semuannya .... 😍😘❤


__ADS_2