Takdir Cinta Fisha

Takdir Cinta Fisha
Siapa Asult?


__ADS_3

“Hey, apaan kamu ini, lepaskan! Aku mau berdiri! Kedip dong ngelihatin akunya, gitu amat! Kenapa? Kamu jatuh cinta sama aku pada pandangan pertama?” cerocos Fisha, lalu kakak itu pun membangunkan Fisha dengan menggerutu.


“Dibantuin malah nyolot gak berterimakasih, cih,” balas kakak itu.


“Kenalin namaku ... A-.” Menyodorkan tangannya berharap Fisha membalasnya.


“Gak penting! Dan aku gak mau tau, bye!” Fisha melambaikan tangannya dengan mengedipkan matanya, membuat kakak itu gusar dan malu karena diabaikan, dia pun menurunkan tangannya dan menaruh tangannya ke dalam sakunya.


Dia cuek amat, baru kali ini ada cewek yang gak tertarik sama aku, semakin berani dia menggodaku, awas ya ... Batin Kakak itu.


Ia pun kembali ke lapangan dan membina para mahasiswa-mahasiswi untuk merangkai kegiatan hari ini, sekarang waktunya kegiatan menulis merangkai pengalaman mereka selama ini, juga membuat bunga dari botol aqua. Fisha pun dengan giat membuat botol aqua menjadi bunga dan wadah yang cantik, membuat semua orang takjub dan memujinya.


“Wih cantik sekali, ajarin dong ...,” ucap temen sekelompoknya.


“Iya ajarin ya, biar nanti kita dikasih nilai bagus sama kak Asult, nanti siapa tau dia kasmaran sama aku juga,” sahut melan teman sekelompok Fisha dengan senyum genitnya sambil menopang dagu di lututnya.


“Siapa Asult?” tanya Fisha tak mengenalnya.


“Ihh masak kamu tak tau sih, Fish? Itu kakak tingkat yang kamu lawan kemarin, dan dia menyerah,” Fisha mengernyitkan dahinya mendenger ucapan temennya itu, dia memutar kedua bola matanya, lalu dia mengingatnya.


“Oh, dia yang menjengkelkan itu, berkali-kali dia menjengkelkan, sungguh ingin aku lempar ke kandang singa, biar dicabik-cabiknya,” pekik Fisha dengan berkacak pinggang.


“Siapa yang menjengkelkan? Siapa yang mau dilempar ke kandang singa?” Seseorang menimpali di belakang Fisha, Fisha pun berkomat-kamit karena agak horor takut kena semprot, lalu ia menengok ke belakang dengan wajah datarnya yang sok pura-pura tak takut, dia sangat pandai untuk berakting.


“Ehehe eh ada orang ya di belakangku, aku kira patung tadi.” Sewot Fisha dengan menahan tawanya.


Anak ini benar-benar berani sekali sama aku, tapi kenapa Jantungku rasanya aneh kalau dekat dengan anak ini, apa jangan-jangan aku jatuh cinta? Secepat ini? Apa mungkin? Batin Asult.


“Siapa yang kamu maksud tadi?” ulang Asult dengan wajah yang sedikit dikerutkan.


“Kasih tau gak ya? Kamu sudah tau jadi gak usah sok gak tau dech,” Asult tersenyum tipis, membuat Fisha semakin ilfeel. Lalu pergi meninggalkannya, acara pun selesai, kelompok terbaik dimenangkan oleh kelompok Fisha, dengan bunga yang cantik dan rapi.


Selanjutnya acara adu argument, Fisha dengan gesitnya menjawab terus tanpa cela dan tak memberikan harapan kepada yang lainnya, membuat Asult semakin takjub, dan memperhatikan Fisha berkali-kali dengan tersenyum ikhlas, Fisha yang tau diperhatikan dia menatap Asult dengan tajam.


Apa-apaan dia itu, apa naksir sama aku, tapi maaf ya hatiku sudah dimiliki Awan, kamu tak ada kesempatan, kasihan.. Tapi perasaan kenapa rata-rata cowok menatap seperti mesum sekali, tapi dia sangat berbeda, kalau Awan menatapnya sangat mesum hingga membuatku melayang, kalau ini biasa aja, cakep dan manis juga Awan, tetap Awan di hatiku haha, ngomong-ngomong tentang Awan aku merindukannya nanti akan aku chat.


---------

__ADS_1


OSPEK pun selesai dan ditutup, mereka pun berencana pulang dan nanti malam berkumpul di kampus untuk membawa pelepah pisang untuk dijadikan handphone, benar-benar tak masuk akal.


Fisha pun pergi berjalan dengan Ares ke arah kosnya, kebetulan kos Ares searah dengan kos Fisha, lalu Asult berlari menghampiri Fisha dan Ares, membuat keduanya mengernyitkan dahi karena heran.


“Fisha, Ares.. Tunggu dulu!” perintah Asult, namun hanya Ares yang menatapnya, sedangkan Fisha menoleh ke arah yang berlainan.


“Kenapa Kak?” tanya Alby penasaran.


”Apa kalian sudah punya pelepah daun pisang?” tanya balik Asult dengan masih memperhatikan Fisha.


“Udah ya Kak, udah tau gak punya dan kita anak kosan, masih aja tanya,” keluh Fisha dengan sewotnya.


“Udah kita mau balik ke kosan ngantuk,” lanjutnya.


“Oh yaudah kalau butuh aku kabari ya, ini nomerku,” Asult menyodorkan kartu namanya, Fisha tak bisa menolaknya, ia pun mengambil nomornya den berlaku pergi. Asult menatapnya dengan rasa cinta di hatinya.


Fisha melambaikan tangannya ke arah Ares, Ares pergi ke kanan, sedangkan Fisha ke kiri, ia berselonjoran diatas kasur lalu mengechat semua sahabatnya di grup.


Fisha : Halo sayang-sayangku assalamu'alaikum, apa kabarnya nie? Gimana kakak tingkat ngerjain gak?


Sasa : Ya endak dong malah aku kerjain balik dong, aku kok dilawan.


Fisha : Ndak juga sama, macam-macam sama aku langsung aku tendang dengan jurusku.


Ares : Haha iya teman-teman... Kalian tau kakak timgkat malah bertekuk lutut sama Fisha, kayaknya dia jatuh cinta sama Fisha dari gerak geriknya.


Awan : Masak? Siapa? Res siapa dia? Beraninya dia!


@Fisha, Ney apa bener? Siapa dia? Apa kamu akan berpaling dariku?


Fisha : @Ares, Hey kamu ini memperkeruh suasana dasar! @Awan, ndak Hon.. Gak ada yang bisa gantiin kamu di hatiku. 🤗


Awan : Aku pun begitu.😘


Alby : Hellooo ini grup? Jangan sok mengumbar kemesraan, alay kalian dasar! Bucin akuuuut😂.


Sesil : Iya dasar kalian mesum terus. @Fisha, eh Fish kapan kita kumpul-kumpul?

__ADS_1


Fisha : Nanti ya setelah OSPEK, tinggal besok ospeknya, oke! Oh ya apa ada yang punya pelepah pisang?


Awan : Buat apa Ney, ada di rumahku, mau?


Fisha : @Awan, apa?! Beneran ada? Tapi jauhnya? Gak usah aku akan cari sendiri di sini Hon. Yaudah teman-teman nanti lagi, ada yang harus aku urus bersama Ares.


Ares : Iya nanti lagi teman-teman, biasa mau pacaran? Haha tidak jangan cekik aku Awan, kita mau ngurus OSPEK kita sekelompok.


Fisha: Bye-bye ... 🤗🖐


Semuannya pun menyudahi handphone-nya dan mengurus OSPEK-nya masing-masing.


Hmmm sebenarnya kayak apa orang yang suka Fisha, aku bener-bener penasaran dibuatnya, besok aku akan datang melihatnya, dan surprise untuk Fisha, awas ya kalau berani-beraninya dia merebut Fisha dariku, lihat saja, jelas lebih tampan aku dong dari dia.. Batin Awan.


Ia pun langsung mengechat Fisha dengan perhatian.


📤 Ney, jaga diri baik-baik dan jangan berpaling dariku oke, lophyupolepel unch.😘, ingat kau adalah milikku, Sayang❤


Fisha yang membacanya pun ketawa terbahak-bahak karena Awan yang agak possesif.


📥 Kamu ini! Haha iya siap, Pak bosku...💋


Awan pun tersenyum lalu menaruh handphone-nya di atas meja, ia pun lalu menyelesaikan ritual siangnya yaitu ISHOMA.


--------


Note :


Hai? Aku kembali lagi kakak-kakak untuk memuaskan kalian ... ❤


Jangan bosan ya dukungannya ...


Like, vote dan komen ... makasih kakak-kakak kesayangan ... 😘


Mampir yuuk di novelku satunya yang berjudul.


💐Pangeran Gayung dan Putri Tidur. 💐

__ADS_1


Makasih atas dukungannya semuanya, Allah yang membalasnya, kalau ada kritik dan saran bisa komen ... 💋


__ADS_2