
Pelajaran pun dimulai, mereka bertanya ini itu yang gak paham kepada guru di depan, mereka pun serius mendengarkan penjelasan guru tersebut, hingga dua jam lamanya, bel pun berbunyi dan pelajaran pun selesai.
Anak-Anak beranjak berlari dan hinggap ke sana sini bertaburan dengan langkah ke tujuan masing-masing, ada yang menuju kantin, ada juga bermain ke taman dan macam-macam.
Tapi tidak dengan ketiga anak ini, mereka lagi malas untuk beranjak dari tempat duduknya, bawaannya pengen nempel terus di kursi dan bangku, dengan duduk dan menopang dagu saling melirik bersamaan, mungkin lagi dapat bisikan dari sang api kejahatan yang menggoda mereka, sehingga tumben mereka malas beranjak, dan terjadilah pengobrolan unfaedah.
“Hey! mau ke kantin gak?” tanya Fisha dengan mencolek Sesil.
“Hmmm pengen tapi males! gendong?” Rengek Sesil dengan manja.
“Ihh apaan sih ngeri aku, gak sudi.” Sasa bergidik ngeri memukul bahu Sesil.
“Nyoh itu tawon masih di kelas, apa aku bilangin biar gendong kamu?” ujar Fisha sambil menunjuk ke tawon.
“Hih kenapa dia, gak sudi aku,” jawab Sesil sambil menendang kaki Fisha.
“Ish sakit tau? Terus apa? Mau digendong Awan mega mendung?” Fisha menjaili Sesil.
“Tau ahh diam!” teriak Sesil.
“Ayok ke kantin! Aku lapar?” ucap Sasa berdiri dan bergelayut manja di bahu Fisha. Fisha pun berdiri dan mengiyakan dengan malas, sebenarnya emang mereka laper tapi kena bisikan api jahat tadi alias setan malas jadi males beranjak haha.
Alby dan Awan yang melihat mereka masih di kelas heran, tapi tak mendengar obrolan trio gadis itu tadi. Sekarang Alby, Awan, Ares menjadi prend poreper semenjak perdamaian yang diciptakan Fisha.
Wow keren kan Fisha, mengharukan banget kan, penciptaan perkumpulan kaum percabaian yang pedes seperti tom and jerry bisa baikan dengan menjadi prend poreper, padahal sebelumnya rasanya bagaikan petir di siang bolong yang memporak-porandakan dunia, alias gak akan bersatu, nyatanya berhasil disatukan oleh Fisha. Wow amazing kan?
Seperti lagunya Dora, berhasil, berhasil, berhasil horeeee yessss, begitulah dalil perkartunnya, bukan dalil Al-qur'an wkwk.
__ADS_1
---------------------
Alby pun berdiri dan mengajak Awan dan Ares ke kantin karena perutnya dirasa laper, cacingnya menggeliat manja. Mereka pun berjalan dan di sana mereka bertemu dengan trio gadis percabaian dan menyapanya.
“Hai Siluman, hai Ikan, hai Shampo?” Alby mengejek dengan sedemikian rupanya dengan berkacak pinggang dan ketawa.
“Hmmm udah dech jangan mulai, kita males debat, katanya udah deal damai, preet apa ini masih mengejek.” Fisha dengan nada dibuat semales mungkin dan bertopang dagu di bahunya.
“Haha iya lupa maafkan, habisnya seru sih biar rame, kalau gak ada ejekan mana asik, iya kan? kita kan udah klop dunia pertikaian master percabaian,” keluh Alby dengan menggoyangkan tangan Fisha dan mengatupkan kedua tangannya. Fisha hanya melirik sedikit, sedangkan Awan dan Ares menggelengkan kepala dengan kelakuan mereka.
“Oh iya juga ya Sa, Fish, gak apa berdamai, tapi masih saling ejek nama biar rame, emang udah julukan mereka yang jelek itu, itu dia tawon kumbang jelek, dan dia Awan mega mendung, dan itu Ares arek stres.” Sesil ketawa sambil menunjuk nama masing-masing.
“Hmmm,” jawab trio cowok serempak, “terserah!” lanjutnya.
“Oh ya minta nomer dong Fish, boleh gak?” ucap Awan.
“Bukan, tapi nomer hp lho, mau ngapain kok nomer sepatu, ntar kalau kita udah nikah apapun buat kamu, ayolah!” rengek Awan mengguncangkan bahu Fisha. Fisha berfikir dan melirik ke Sesil dan juga Sasa untuk meminta persetujuan, mereka pun mengangguk bersamaan.
“Eh jangan mimpi nikah apaan, oke, 08575xxxxxxx, udah,” ucap Fisha secepat kilat dan ketawa.
“Ehh berapa pelan-pelan kecepetan aku belum selesai! sebentar aku catat dulu,” sambil mengambil bolpoin di saku Awan mencatat dengan teliti.
“08575xxxxxxx, oke kamu mau minta juga, Won? Minta sana ke Sesil, kamu juga Res, minta sana ke Sasa,” goda Fisha sambil menahan senyumnya.
“Ihh kamu apa-apaan jadi mak comblang hah?” jawab Alby dengan mengernyitkan dahinya, sedangkan Ares menatap Sasa, yang ditatap dia sedang sibuk memainkan es jeruknya.
“Terimakasih,” senyum manis Awan sambil mengedipkan matanya. Fisha mengangguk dan balas tersenyum seolah tersihir oleh Awan, dan Awan pun bergemuruh dengan memegang dadanya, sepertinya geng percabaian berhasil meletuskan trio cowok dengan meruntuhkan hati mereka.
__ADS_1
Apa! Itu lagi? Pengen aku tabok mukanya, tatapannya mesum bagiku, tapi buat jantungku pengen lepas dari tempatnya, aduh aku kenapa sih... Batin Fisha.
“Hey, hey sudah, sudah, aku punya ide, bagaimana kalau kalian masuk grup saja biar rame, udah damai kan kita?” ujar Sesil menunjuk ke trio cowok. Sedangkan Sasa pun mengangguk setuju, Fisha pun demikian.
“Grup apaan sih?” jawab Alby dengan serius. Awan dan Ares pun menopang dagu dan fokus mendengarkan dengan menatap heran.
“Kita dari dulu udah punya grup isinya 3 aja, aku, Fisha dan Sasa, kalau kalian mau boleh juga, ntar malam aku masukin grupnya,” ucap Sesil dengan semangat.
“Oke ngikut aja dech,” jawab trio cowok serempak.
“Kemarin grupnya namanya ciwi imut, sekarang enaknya apa ya?” Fisha memicingkan mata dengan memejamkan mata mencari ide, trio cowok ketawa dengan nama grupnya, tapi dengan lirikan Fisha mereka takut dan berhasil terbungkam, mereka takut sekali dengan Fisha, seperti anak takut sama ibunya.
“Bagaimana kalau master percabaian berlevel,” jawab Sasa sambil ketawa terbahak-bahak, mereka pun setuju dan tertawa.
Akhirnya dari tadi ngrumpi unfaedah, sekarang selesai dengan nama grup master percabaian berlevel. Karena memang mereka suka mengolok menjuluki nama dan pedas seperti cabe berlevel tinggi hahaha. Mereka pun makan dengan lahap dikarenakan waktu sudah mrepet, waktunya akan habis dan masuk kelas. Sesekali mereka ketawa dengan pembahasan yang modus, penghinaan dan pertikaian yang tak beres.
Mereka pun selesai dan kembali ke kelas masing-masing dan bel berbunyi tanda pelajaran kedua dimulai, mereka menjalankan aktivitas mendengarkan, belajar bersama dengan serius karena sebentar lagi akan UN, ya tinggal sebulan lagi. Hingga membuat mereka dagdigdug dan merencanakan belajar bersama di rumah Fisha, ketua geng master percabaian berlevel berkumpul.
Percayalah tak ada geng yang sempurna tanpa dilandasi perolokan dan percintaan, mereka pasti akan jatuh cinta dengan berkumpul selalu dan saling melindungi, indah seperti pelangi.
Kalian menunggu percintaan mereka??? Eits sabar ya kakak-kakak sayangku semuanya butuh proses, dengan kisah mereka seperti pelangi, seru dan manja! ditunggu ya ... Unch .... 😘
--------
Note:
Dukung terus saya kakak-kakak, like, vote dan komen kritik dan saran. Makasih sudah mampir.❤😍😘
__ADS_1
Love kalian semuanya ....