
Beberapa bulan pun berlalu, setelah liburan beberapa bulan yang lalu sehabis UN, kini tiba waktunya mereka untuk wisuda. Fisha nampak cantik dengan baju kebayanya dan make up yang natural, dia semakin cantik kalau tersenyum, membuat Awan yang melihatnya tak berkedip memperhatikan dengan seksama ciptaan Tuhan yang indah itu.
Lalu Alby dan Ares pun menghampirinya dengan memukul bahu Awan, tapi tak diperhatikan dengan Awan karena dia asik memandangi gadisnya.
“Ehem, hem, hem ...! Samperin sana dari pada ngiler, cemen sekali jadi cowok, gentle dong!” ejek Alby sambil tersenyum simpul. Membuat Awan berdecih dan berlalu meninggalkannya dan menghampiri Fisha.
“Haha dia sok jaim ya, ternyata berhasil juga sindiran kamu,” ucap Ares mendorong Alby. “Yuk, kita samperin mereka dan kita foto-foto yuuuk!” lanjutnya menarik tangan Alby dan berlalu pergi. Alby pun terpaksa mengikutinya saja.
Awan yang sudah sampai depan para gadis duluan, dia salah tingkah dengan senyumnya yang gak jelas, membuat Fisha mengernyitkan dahinya, lalu Sesil dan Sasa memberi ruang untuk mereka berdua.
“Kamu kenapa Hon? Mesum? Atau mau apa? Haha.” Fisha menggoda Awan, Awan yang dibilang mesum dia membisikkan kata cinta di telinga Fisha.
“I love you full forever honey, my baby,” ucapnya dengan berbisik lirih. Fisha pun tersenyum dan menatap Awan, dalam hatinya ia bergemuruh.
Ihh tumben banget dia ucapkan cinta, kena angin apaan, apa tadi ada badai pas ke sini, perasaan mana pernah dia ucapkan cinta, cuma pas awal nembak saja dia mengucapnya, sungguh tak romantis sekali haha. Batin Fisha.
“Kenapa gak jawab Ney?” tanya Awan dengan menatap balik Fisha. Namun Fisha hanya mengangguk, sedangan Awan menggelengkan kepalanya.
Ihh kapan Fisha berbicara cinta, jawab aja enggan, dunia kiamat baru dia ucap kali ya haha, tapi tak masalah emang dia bukan orang yang melow dan cintaku tak bertepuk sebelah kaki haha. Batin Awan.
Mereka semua akhirnya menghampiri Fisha dan Awan yang sedang mabuk kepayang karena cinta.
__ADS_1
“Udah ayo kita foto-foto, pacarannya nanti lagi setelah selesai acara, setelah ini acara banyak sekali, kita harus mengumpulkan tenaga extra.” Sesil berkata sambil mengambil camera yang dibawakan oleh bibiknya. Bibiknya pun memberikannya dengan tersenyum.
---------
Mereka akhirnya berfoto ria dengan banyak gaya dan bersama keluarga masing-masing bergantian, kebetulan semua orang tua mereka datang jadi lengkap. Mereka pun saling menyapa dan bersalaman, karena para anaknya sudah pada menceritakan kisah persahabatannya masing-masing jadi semua orang tuanya pun sudah mengetahui dan mengenal satu sama lain, tapi untuk ketemu belum pernah karena para orang tua mereka jarang di rumah sibuk berbisnis.
“Hey, ngomong-ngomong udah pada daftar kuliah belum? Aku udah ambil jurusan bisnis nie di Malang di UM, dan kalian tau alhamdulillah aku di terima yeay, ayo ikut aku semua..!” Fisha mengangkat kedua tangannya dengan bahagia sambil berkaca-kaca karena bahagia lolos dengan beasiswanya.
“Ihh ... akhirnya kamu mau juga dengan rayuanku dulu di Malang, aku juga di Malang tapi di UB Fish diterimanya jurusan pertanian,” ucap Sesil dengan sedih karena terpisah dengan Fisha sahabatnya itu.
“Jangan gitu, santai Sayangku ... kan sama daerah Malang jadi kita bisa kumpul dong, lagian kayaknya kamu kumpul sama Alby, iya kan ... di UB jurusan peternakan kayaknya, terus semuanya pada di mana ini? Sil, Res, Hon?” ucap Fisha panjang lebar.
“Iya bisa kumpul kok tenang saja. Aku juga di Malang kok, di Unisma, meskipun swasta tapi sama seperti negeri akreditasi sudah beberapa A, aku jurasan Akuntansi, aku denger Ares sama kamu lho Fish di UM, dia jurusan bahasa inggris.” Sasa berceloteh dengan santainya menjelaskannya.
“Oh ya terus kita terpisah semua berarti ya, lucu juga jurusan semuanya, aku pertanian haha jadi petani sukses besok aku semoga haha, terus apa tadi Alby jurusan peternakan, hih jorok haha jelasnya kamu nanti bersihin kotoran sapi, kasihan... wkwk, rasain kamu!” lanjut Sesil mengejek berulang. Membuat Ares dan Alby menatap tajam ke Sesil, Sesil pun ketawa dan membentuk kata V tanda piss maafkan, sedangkan Fisha dan Sasa juga Awan ketawa terbahak-bahak mendengar celoteh Sesil dengan ejekannya.
Lalu mereka semua melirik ke Awan yang belum membahas masalah kuliahnya, Awan yang di lirik dia cengengesan dan memulai bicaranya.
“Emmm aku mau pindah ke Jogja, aku jurusan manajemen di UGM, papa menyuruhku kuliah di sana dekat dengannya untuk membantu bisnisnya yang ada di sana,” ucapnya dengan lirih dan sedih karena nanti alamat dia LDR kepada Fisha dan merindu setengah mati. Fisha pun tersenyum dengan menyemangati Awan, namun padahal hatinya berdenyut sedih, tapi dia tidak boleh egois mementingkan dirinya sendiri.
“Ney, maafkan ya aku gak bisa menemani lagi setiap waktu, tapi akan aku usahakan sering menemuimu, bagiku jarak dan waktu tak akan menghambat kita berdua, apa kamu ikut aku ke Jogja saja? Kamu kan pintar bisa cari beasiswa lagi di Jogja.” Awan menatap Fisha dengan tatapan mesumnya yang berubah menjadi berkaca-kaca.
__ADS_1
“Haha ehem, lebay sok sweet sekali iyekkkk.” Sesil menggoda Awan, yang digoda tidak merespond, dia bahkan semakin menghadap ke Fisha mendekat penuh.
“Ihh kita tak direspond, ayo kita masuk teman-teman bentar lagi masuk, kita tinggal saja pasangan ini yang gila.” Alby berlalu pergi sambil menunjuk pasangan dibuai asmara. Fisha yang merasa ditinggal teman-temannya dia mengajak Awan masuk, namun Awan memegang tangan Fisha agar menjawab pertanyaan yang tadi, Fisha pun tak bisa menolaknya.
“Honku Sayangku ... gak apa kita LDR, suatu saat juga akan berubah indah, aku gak akan berpaling dari siapapun, hanya kamu saja yang mesum ini haha, terus aku gak bisa kalau ke Jogja kejauhan Hon, kasihan nanti Ibuku kepikiran, kalau Malang kan Surabaya Malang deket cuma 3 jam an kalau naik bos, kalau ke jogja bisa 5/6 jam kan, sabar ya cinta kita sedang diuji dengan LDR haha, seperti ditinggal ke mana aja, masih di indonesia kan gak di luar negeri,” jawab Fisha panjang kali lebar kali tinggi.
Membuat Awan tersenyum dan mengangguk, lalu mengajak masuk Fisha dengan menggandeng tangannya, karena acara akan segera dimulai dengan proses panjang lebar hingga ada sebagian anak yang mengantuk karena jenuh dengan sambutan-sambutan itu.
Acara pembacaan nilai terbaik pun dimulai dan dibacakan, geng percabaian berlevel bisa menebak yang terbaik siapa lagi kalau bukan ketua gengnya yaitu Fisha, dan benar tebakan mereka ternyata Fisha yang mendapat nilai terbaik, dia pun dipanggil dan maju ke depan, gengnya pun meneriakinya dengan bersorak ria bagaikan burung beo yang berkicau, membuat guru yang menatapnya geleng-geleng kepala terhadap mereka.
Akhirnya acara wisuda pun selesai, Awan memberikan bunga dan coklat juga boneka besar kepada Fisha, keluarganya pun berdatangan dan memberikan hadiah bermacam-macam, Fisha pun sangat senang dengan rasa syukur yang berlimpah ruah, mereka berniat berkumpul dan mengadakan syukuran acara di rumah Awan saja, sebagai perpisahan terakhir rumah Awan yang ada di Surabaya itu.
-----
Note:
Like, vote dan komen ya kakak-kakak kesayangan ... ❤
Yuuuk senam jempolnya agar tidak kaku ... 😝
Mampir juga yuuuk di novel receh keduaku ...
__ADS_1
Pangeran Gayung & Putri Tidur ... 😍 dukung terus ya kakak kesayangan😘