Takdir Cinta Fisha

Takdir Cinta Fisha
Kencan (2)


__ADS_3

“Kita ada di sini ya jalan-jalan lah mumpung libur, sekali-kali jalan bareng biar pernah, mumpung belum berangkat Malang, ya gak Bi, Sa, Res.” Sesil mengabseni semua sahabatnya satu persatu agar afdhol, mereka semua mengangguk mengiyakannya.


“Lagian kalian, gak ajak-ajak kita nongkrong, malah dengan asyiknya berduaan, dan apa itu suap-suapan bak pengantin baru, ihh ...,” sahut Sasa menunjuk ke arah Fisha dan Awan, yang ditunjuk hanya cengengesan keduanya.


“Mana ada, kalian yang gak ngajak kita.” Fisha mengelak dengan ketusnya.


“Ealah ngeyel nie anak haha, kita gak ajak juga tau kalian kencan, Alby tadi lihat kalian di jalan, niat kita surprise langsung jemput kamu juga Awan, eh udah duluan yaudah gak jadi, paham?” jelas Sesil dengan wajah dibuat seimut mungkin.


“Haha udah lah biarkan mereka seperti itu, dunia milik Berdua, tak apa, nanti kalau dunia runtuh kita lari bersama dan sembunyi bersama, tinggallah mereka sendiri sepi tiada yang menemani, haha.” canda Alby, semuanya pun tertawa terbahak-bahak, sedangkan yang diketawain mereka tersipu malu.


“Tega ya kalian ... Aku ya bisa dong lari sama Awan, iya kan Hon ... haha.” Fisha berucap dengan genit, Awan pun tersenyum tanda iya, sedangkan yang lainnya menggelengkan kepala dengan memanyunkan bibirnya karena sahabatnya itu baru kali ini gila karena cinta, lalu mereka pun duduk bersama berdampingan masing-masing.


“Mau mesen apa kalian? Biar aku yang traktir, besok aku udah balik ke Jogja teman-teman ...,” lontar Awan dengan wajah tak bersemangat.


“Makan apa saja, burger saja boleh sama es teh,” ucap Ares, semuanya pun menunya disamakan seperti Ares.


Lho kok cepet, kita aja lusa, lusa aja dech biar besok bisa jalan lagi Wan ...,” rayu Alby dengan menatap Awan, yang lainnya pun mengikuti Alby menatap Awan, jadi mereka saling menatap penuh menunggu jawaban Awan.


“Pengen sih ... tapi gak bisa, Papa ngajak besok karena ada investasi dan perkumpulan peresmian kantor barunya, jadi aku disuruh bantuin dech,” kata Awan dengan muka yang ditekuk dan menopang dagu di meja makannya, Fisha yang melihatnya pun tersenyum, lalu mengusap wajah Awan kasar, Awan pun terkekeh.


“Udah lebay pada melow, yuk nikmatin makanannya, kayak di luar negeri aja, kan masih se Indonesia, jelas masih ketemu dong ....” Fisha berujar dan memakan pizza yang tadi, dia pun menyuapi Awan, Awan dengan senang menerima, dia sangat sumringah dan bagaikan melayang ke udara.


Mimpi apa aku semalam, makasih Tuhan sudah beri aku kebahagiaan seindah ini, aku yakin besok bakalan rindu setengah mati, jaga dia Tuhan selalu untukku. Batin Awan.


Haha tak apa sekali-kali aku kasih romantis ke dia agar dia bahagia, aku seneng membuatnya bahagia, aku bakal merindukannya nie, jaga dia Tuhan selama jauh dariku. Batin Fisha. Mereka saling tatap dan tersenyum, sedangkan semuanya geleng-geleng kepala dibuatnya.


“Huwek, huwek, huwek aih.” Alby menirukan gaya muntah untuk menggoda Awan dan Fisha, dia pun berdiri dan duduk kembali dengan kedua tangan dikatupkan ke mulutnya.

__ADS_1


“Kenapa kamu? Hamil?” Sasa bertanya dengan polosnya, membuat Sesil melototkan matanya karena ulah Sasa yang terlalu polos. Sasa yang ditatap dia hanya mengangkat bahu tak tahu, Awan dan Fisha pun tertawa terbahak-bahak.


“Sasaaaaa ...,” teriak Alby, Ares dan Sesil bersamaan.


“Kenapa? Ada apa? Ya gak mungkin lah hamil, Alby kan cowok aku juga cuma bercanda,” ujarnya dengan meminum jus buah jambunya.


“Kamu ini, ah Sasa polosnya, Alby itu menggoda mereka, malah kamu menyahuti Alby begitu, diam sedikit gak bisa apa!” Sesil memukul pelan kepala Sasa dengan tasnya, Sasa yang baru sadar dia tertawa.


“Iya, iya maaf, lagian kalian gak ngasih kode sih, terus aku kalau diam sebentar saja, lidahku rasanya sakit kayak ditusuk jarum tau haha,” Sasa menjulurkan lidahnya membuat Sasa geram.


“Eh gak kode apa, aku melotot tadi itu kode, kamu yang terlalu polos apa oon ya haha,” Sasa yang diejek dia pun memukul bahu Sesil, mereka pun tertawa bersama.


“Sudah, sudah, ayo kita mau ke bioskop, apa kalian mau ikut?” Ajak Fisha kepada semuanya dan beranjak berdiri, semua pun mengikuti berdiri karena makanan pun sudah ludes dan dirasa kenyang, Sasa pun mengangguk mengiyakannya, sedangkan Ares menatap tajam Sasa dengan sedikit menggelengkan kepala, Sasa yang tau kodenya dia pun tersenyum.


“Hey, apa kalian mau ikut? Ikut apa enggak sih, woe pada diam.” Fisha melambaikan tangan kepada semuanya. Mereka semua cengengesan.


“Tidaaaak, kami mau pulaaaang, di bioskop bikin ngantuk.” Jawab mereka kompak.


“Heyyy, dasar kaliaaan, awas yaaa ....” Mereka yang mendengar teriakan Fisha, cekikikan sambil terus berjalan dan menoleh ke arah Fisha dengan menjulurkan lidahnya, mereka aslinya tidak pulang tapi mau jalan-jalan lagi sepuasnya, tapi mereka alasan mau pulang agar tidak mengikuti sejoli yang dimabuk cinta, mereka tau itu adalah kencan, jadi mengerti akan situasi dan memberi ruang berdua untuk sejoli itu.


“Udah ayo kita ke bioskop berdua.” Awan menggandeng tangan Fisha, mereka pun mengibaskan tangan mereka yang bergandengan ke atas dan ke bawah dan saling tersenyum mesra.


Lalu sampailah mereka di tempat bioskop, Awan pun memesan tiket film romantis, sedangkan Fisha memesan pop corn dan ice tea lemon, Awan pun memandang Fisha sambil tersenyum melambaikan tangannya dan memperlihatkan tiketnya ke atas, Fisha pun mengangguk dan masih mengantri makanannya, tiba-tiba ada yang mendorongnya, dia pun jatuh tersungkur, Awan yang melihatnya pun berlari menghampiri Fisha dengan khawatir. Dia pun membantu Fisha untuk berdiri.


“Kamu gak apa-apa Ney?” tanya Awan dengan khawatir dan memeriksa semua badan Fisha.


“Enggak, hanya sedikit memar saja, untung belum bawa makanan dan minumnya, kalau sudah jelas tumpah nie,” jawab Fisha dengan menatap Awan dan memelas.

__ADS_1


Sebenarnya agak sakit sih, dia mendorongku dengan kencang, untung aku gak gagar otak atau patah tulang, hanya terkilir saja. Batin Fisha.


“Yakin gak apa? Lagian siapa sih yang mendorongmu, mana orangnya.” Awan mencari ke sana ke mari tapi tak ditemukan.


“Tadi di situ, pakai topi koboy kayaknya,” tunjuk Fisha tapi nihil, orangnya pun sudah menghilang.


“Yaudah gak apa, mungkin gak sengaja,” sambungnya.


“Gak apa gimana, kalau aku menemukannya aku injak dia, ayo aku bantuin.” Fisha terkekeh.


”Mau ke bioskop apa pulang? Kamu sakit gini,” lontar Awan.


“ke bioskop saja, kamu ambil pop corn sama ice tea lemon sana ya, aku haus dan pengen nyemil, Awan mengiyakannya, lalu mereka masuk ke bioskop.


Seseorang yang mejatuhkan Fisha menyeringai dari jauh dan mengepalkan tangannya.


“Awas ya kalian ....”


----


Siapa hayoooo ... 😂, lanjut nanti yaaa insyaAllah .... 😍😘


Note :


Dukungannya yang kenceng kakak-kakak kesayangan, like-nya gak boleh pelit ... nanti dimarahin Allah, gak mau kan Allah marah karena kalian kikir 😁😝


Mampir juga ke cerita keduaku ....

__ADS_1


*Pangeran Gayung & Putri Tidur, sama serunya.


Maaf kalau masih banyak typo dan kata yang kurang enak dibaca, bisa komen yaaa ... Kritik dan saran .... ❤


__ADS_2