Takdir Cinta Fisha

Takdir Cinta Fisha
Dalam Selimut


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Fisha pun masuk ke kamar dianterin sama Ibu, Fisha merebahkan dirinya dengan dibantu Ibu, Ibu pun menatap Fisha dengan kasih sayang dan menyelimutinya.


“Bu, aku udah beberapa kali gak sholat Bu, aku sungguh berdosa,” ucap Fisha dengan wajah ditekuk sedih.


“Kamu sakit sayang, gak apa di ma'fu dong sama Allah, apa ada orang di bawah alam sadarnya bisa sholat, aneh kamu, emang kamu punya nyawa berapa? Di satu sisi di alam sadar gentayangan, di sisi lain sholat, pasti semuanya takut seperti roh punya arwah 7.” Ibu membayangkan bergidik ngeri dengan memperlihatkan expresi wajahnya yang takut. Beliau menggoda Fisha yang benar-benar imut menurut ibu.


“Ihh Ibu, apa-apaan ditanya serius jawabnya ke mana-mana,” ucap Fisha dengan memelas.


“Haha kamu lucu Sayang, nanti ya kalau udah benar-benar baikan boleh sholat dengan duduk juga oke, islam itu indah apapun bisa dilakukan selama di hati hanya ada Allah.” Ibu cengengesan dan mengusap tangan Fisha.


“Oke Bu, makasih ya selalu ada buat Fisha, nanti Fisha sholat kok setelah ini, dan besok akan aku qodlo semua yang tertinggal.” Sahut Fisha dengan mencium pipi Ibunya.


“Anak pintar, sampai kapanpun kamu akan jadi putri kecil ibu, udah kewajiban ibu dan ayah selalu ada buat anaknya, yaudah kamu istirahat sayang udah jam 8 ini, kamu biar cepet sembuh kalau mau cepet sekolah, eh ngomong-ngomong tentang sekolah besok kamu mau sekolah Sayang?” tanya ibu dengan wajah serius.


“Iya Bu, sekolah dong besok, udah banyak ketinggalan pelajaran aku Bu, terus lusa UN hmmm cepet ya aku udah dewasa ternyata haha,” ucap Fisha dengan ketawa. “Nanti akan diisi Fisha apa kalau Fisha gak sekolah Bu,” lanjutnya dengan tersenyum.


“Yakin mau sekolah? Kamu beneran udah baikan dan gak apa sayang?” Ibu menatap Fisha dengan sendu tanda khawatir.


“Iya Bu yakin, tenang aja sahabatku kan baik-baik semua yang biasanya itu, mereka akan melindungiku dengan sepenuh raga dan jiwanya pret wkwk.” Fisha cengengesan menjawabnya.


“Termasuuuuk itu tuh, siapa namanya lupa ibu, Langit atau siapa ya haha,” ucap ibu dengan ketawa mengedipkan mata menggoda Fisha.


“Siapa? sudah jangan menggodaku Bu, Ibu juga tau namanya jangan sok lupa Bu hih, aku mau tidur Bu.” Jawab Fisha tersipu malu dan menutup mukanya dengan selimutnya rapat.


“Yaudah ibu pergi ya, kamu tidur yang nyenyak.” Ibu mengelus badan Fisha, Fisha menggeliat di dalam selimut dan mengangguk, membuat Ibu tersenyum lucu dan gemas. ”Hey jangan mikir macam-macam di dalam sana, langsung tidur Sayang,” lanjutnya.


“Iya Ibu, bawel amat kayak nenek haha.” Fisha ketawa di dalam selimut. Ibu menggelengkan kepala seraya langsung keluar dari kamar putrinya.


-------------


Fisha berguling ke kanan dan ke kiri bergeliat di dalam selimut dengan gelisah tidak bisa memejamkan matanya, rasanya sulit sekali, lalu dia mengambil hp nya yang ada di atas mejanya, tangannya meraba ke meja karena dia enggan keluar dalam selimut.


Dia mengecek hp berharap ada chat menghampiri, dia berulang mengecek bolak balik hp nya, tapi gak ada notif apapun membuat dia sebal, dia berniat ingin mengechatnya, tapi begitu enggan, kegengsiannya sangat tinggi.

__ADS_1


“Ihh dia jahat bener gak chat aku sama sekali, aku males kalau chat dulu, gengsi dong lagian kan cewek, dia gak peka banget, apa lagi sibuk ya? Gak boleh suudzon Fisha,” ucap Fisha dibalik selimut dengan menepuk jidatnya dan memanyunkan bibirnya.


“Yaudah aku mau sholat aja dari pada gak bisa tidur, insyaAllah aku kuat bismillah, semangat.” Tangannya menarik ke atas dan mengepal ke udara menyemangati diri sendiri.


Dia bangkit keluar dari selimut lalu pelan-pelan berjalan menuju kamar mandi untuk berwudhu, selesai wudhu dia segera memakai mukena, belum selesai pakai mukena ada notif masuk.


Uhu ... uhu ... uhu ...


“Pasti Hon dech, panjang umur dia, baru tadi aku membicarakannya sebentar dia langsung muncul haha, apa dia benar-benar merindukanku sama sepertiku ahhh asyik, biarin nanti ya tunggu, aku mau pacaran sama kekasih utama dulu, jangan ganggu oke, awas kalau ganggu lagi, setan jangan ganggu awas ya, kalau ganggu akan aku sentil.” Fisha menengok ke hp nya dia terkekeh lalu ketawa karena berbicara sendiri dengan mengibaskan tangannya ke arah hp dan menaruh jari telunjuk di mulut tanda diam. “Aku gila gara-gara dia,” lanjutnya.


Uhu ... uhu ... uhu ....


Notif masuk lagi, Fisha pun sudah memulai sholat dengan memejamkan mata takut imannya goyah, dia berusaha se-khusyuk mungkin takut terganggu setan yang terkutuk.


Beberapa menit kemudian.


Selesailah Fisha sholat, dia berniat mengaji Al-qur'an sebentar, tapi sebelumnya dia menoleh ke hp-nya dan memakinya.


“Hey diam sebentar! Aku belum selesai, anak manis diam ya oke Sayangku, anak pintar.”


“Apa dia merasa terganggu karena aku chat? Apa dia udah tidur? Apa dia baik-baik saja? Aduh aku gelisah memikirkannya,” ucap Awan dengan bertanya-tanya dan merana menunggunya.


Fisha pun sudah selesai dia beranjak dari sajadahnya dan masuk ke dalam selimut siap untuk bertempur bersama Awan. Dia pun membuka pesannya yang isinya.


📤 Lagi apa Ney sayangku? Udah tidur belum? Udah baikan kan?


📤 Kamu marah sama aku karena aku baru chat? Aku tadi baru datang langsung dipanggil papa ada perlu sayang.


Fisha membuka chatnya. “Busyet panjangnya chatnya kayak bajay gak direm wkwk, emang aku anak kecil, dikit-dikit ngambek? tapi dia lucu juga, takut mungkin aku marah kayak dulu haha,” ucap Fisha sambil ketawa dengan menutup mulutnya takut terdengar Ibu. Bisa gawat kalau denger dia dimarahin.


Awan yang tau pesannya di baca dia senang sekali dan menunggu balesannya, tapi Fisha lupa akan membalasnya.


Uhu ... uhu ... uhu ....

__ADS_1


Notif masuk lagi.


📤 Ney kok gak dibalas? Aku ganggu? Maaf kalau gitu. 😭


“Ini anak sensitif amat, sejak kapan kayak kulit bayi sensitifnya haha.” Fisha semakin gencar ketawanya, “Eh bukannya udah aku balas tadi kok gitu amat muncul posesifnya akut.” Fisha melihat handphone-nya. Lalu Fisha katawa karena ternyata belum dibalas karena lupa tak terkirim.


“Ehh ampun aku lupa mengirim pesannya.” Fisha menepuk jidatnya, dia bergulat dalam selimut dari tadi. Lalu dia membalasnya.


📥 Cup, cup, cup jangan nangis besok aku kasih permen 😂, lagian kamu bawel amat Hon, aku habis berserah diri tau? Kamu udah belum? Sana kalau belum.


📤 maksud kamu, sholat? ❤


📥 Iya sholat, tumben otaknya encer nyambung bahasa keren haha.


📤 Sekarang aku pintar dan sakti banyak belajar dari google. Belum sholat haha


📥 Apa? Google, yaudah sholat sana.


📤 Iya google kan pintar melebihi kalian haha, yaudah aku sholat, kamu tidur ya biar cepet pulih, lopyupolepel unch🤗❤


📥 Yes sama-sama.


Ihh Ney pelit amat, dia cuek sekali dasar, tapi aku tergila-gila dengannya hahaha dasar ikanku. Batin Awan.


Hahaha ternyata bukan aku sendiri yang dimanfaatkan dan tampak bodoh oleh google, dia juga, kenapa bisa sama, apa sehati? Aaaa. Batin Fisha.


Dia pun menutup selimut dengan erat lalu tertidur pulas dan bermimpi indah berkat chat dari Awan.


---------


Note :


Aku kembali kakak-kakak ... sesuai janjiku kan kalau oke pasti up 2x, makasih yang selalu menyukaiku dan mendukungku, dukung terus ya ....

__ADS_1


Aku tanpa kalian bukan apa-apa, salam sayang penulis receh. Lophyupolepel❤


__ADS_2