
Seseorang mengintip dari jauh sambil mengepalkan tangannya, ia lalu berlalu pergi dan menuju ke parkiran, lalu mencari mobil Awan, ia tau mobilnya Awan yang mana karena mobilnya tetap sama seperti dulu tiada perubahan, ia pun mengempes ban Awan lalu ketawa jahat sambil menggeram.
“Hahaha rasain kalian, pembalasanku belum seberapa ya, tunggu hingga ke akar,” ucapnya sambil menyeringai, dia lalu meninggalkan mobil Awan dan pergi entah ke mana.
Di bioskop
Awan dan Fisha duduk di bangku nomor 5, mereka berada di deretan kursi yang berisi 2 orang, hari ini weekend jadi yang nonton banyak, sampai kuota kursi penuh.
Mereka sesekali ketawa karena menonton film romantis bernuansa komedi, Awan pun tiba-tiba menarik tangan Fisha dan menaruh kepala Fisha di pundaknya, Fisha pun tersenyum, dia terbawa arus oleh keromantisan film yang di tontonnya, mereka saling menyuapi dan tersenyum, lalu sejenak saling adu tatap lama.
Aduh Jantungku, jantung kondisikan ya jangan terlalu kencang, mati aku kalau Awan dengar. Batin Fisha.
“Hey kamu kenapa? Kenapa dengan jantungmu? Ada apa? Apa sakit?” Goda Awan dengan berbisik lirih, sambil tersenyum dan mengusap dahi Fisha memeriksa apakah ada yang panas atau tidak.
“Normal kok gak ada apa-apa,” lanjutnya dengan masih terus tersenyum.
Fisha lalu bangkit dari pundak Awan dan tegak lurus dengan masih menahan gemuruh di hatinya. Tapi Awan menarik kembali kepala Fisha, hingga sekarang terjerembah di dada Awan, Fisha pun mendengarkan jantung Awan yang sama berirama kencang seperti jantungnya, ia pun tersenyum, Awan yang tau Fisha tersenyum dia mengusap puncak kepala Fisha yang berhijab itu dan memulai berbicara.
“Udah kamu gak usah malu, aku tau maksudmu dan aku pun sama, aku tak kan bisa bila tanpamu.” Bisik Awan agar gak terdengar yang lainnya dan berisik.
“Hey, kamu gombal sayaaaang, belajar dari mana?” Bisik balik Fisha dengan menahan tawanya.
“Belajar dari langit,” jawab Awan dengan canda dan entengnya.
“Apa? Maksudnya? Kamu agak gesrek ya hahaha,” teriak Fisha tak sengaja, sehingga membuat semua orang yang menontonnya menatap ke arah Fisha.
Eh, aku keceplosan, apa kenceng banget ya suaraku haha, mati aku, semua menatap tajam aku nie, hais mau taruh di mana mukaku, apa kantong kresek ya, tapi mana, apa ada kantongnya. Batin Fisha, ia pun sambil melirik ke Awan sambil menahan malunya, lalu mencari sesuatu dengan mengorek tasnya lama. Awan yang melihatnya pun menahan tawanya.
__ADS_1
Pasti dia malu sekali haha, lucunya dia, menggemaskan sekali. Batin Awan.
“Kamu cari apa Sayang?” tanya Awan sambil meminum mengaduk es yang dibawanya.
“Apa aku bantuin cari? Mana sini ke mari kan tasnya.” Awan mencoba mengambil tasnya Fisha dan membantu merogoh isinya namun Fisha menyingkirkan tasnya ke samping.
“Haha, gak usah, aku gak cari apa-apa,” ucapnya sambil menunduk masih menahan malu.
“Udah aku tau apa yang kamu rasakan, Sayang.. Santai saja, jangan pikirkan orang lain, lagian kita gak kenal,” Awan meraih tangan Fisha lalu menggenggamnya dengan menyalurkan kehangatan membuat Fisha merasa nyaman dan melupakan malunya tadi, Fisha pun tersenyum.
“Terimakasih, kamu ter-segalanya, Sayang, lophyupolepel unch.” Fisha berbisik namun Awan mendengarnya, dia pun tersenyum dan mengangguk lalu berbisik.
“Iya sama, lophyupolepel too Honey,” bisiknya dengan lirih lalu singkat ia mencium pipi Fisha, Fisha pun kaget karena Awan mencium secara tiba-tiba, dia memegangi pipinya dan mengelusnya, dadanya bergemuruh dengan alunan nada yang kencang, ia pun mematung dan melongo, dalam hatinya ia senang, namun ia takut karena belum pernah melakukan itu, dia takut akan berdosa, ia memang manusia banyak dosa, dosa-dosa yang kecil, namun ia selalu menjaga hal-hal yang menuju ke arah rawan dan yang menjurus ke maksiat yang semakin dalam.
Awan yang tau Fisha terdiam, dia mencoba menatap Fisha, dia merasa lalu dia memelas takut Fisha marah, dia memegang tangan Fisha lalu mengatupkan tangannya tanda minta maaf kepadanya.
------
2 jam pun berlalu
Mereka pun selesai menonton bioskopnya, mereka sudah melupakan kejadian itu, mereka tersenyum berbunga-bunga sambil sesekali cekikikan terbawa arus filmnya tadi.
Jam menunjukkan pukul 13.30, Fisha pun segera mengajak Awan untuk sholat dhuhur, mereka pun mencari musholla yang ada di mall itu, mereka pun berpisah di tempat cewek dan cowok masing-masing untuk menunaikan sholat, setelah selesai mereka bertemu kembali di luar musholla, lalu mereka keluar dengan bergandengan tangan.
“Apa mau pulang? Atau mau ke mana lagi?” tawar Awan kepada Fisha, Fisha pun tersenyum dan mengangkat bahunya dan menunjuk Awan, tanda tak tau, terserah kamu saja begitu kodenya. Awan pun tersenyum, mereka pun menuju parkiran dan berniat makan di luar saja, mencari makanan ayam bakar yang enak, sesuai makanan kesukaan Fisha.
Hingga tiba di parkiran mereka dikejutkan oleh ban mobil Awan yang kempes.
__ADS_1
“Hah? Kenapa ini ban mobilku, tadi baik-baik saja kok, wah ada yang mau bermain-main denganku,” ucap Awan dengan kesal lalu mengacak rambutnya frustasi.
“Iya juga ya Hon, siapa yang berani macam-macam ini hmmm.” Fisha pun geram dan menopang dagunya dengan telapak tangannya.
“Yaudah Hon, gimana kalau kita naik taxi saja dech, lalu pulang, main di rumahku saja, nanti aku masakin yang enak wes, gimana lagi keadaannya lagi begini, nanti mobil kamu minta tolong seseorang buat bawa ke bengkel,” ungkap Fisha memberikan ide.
“Beneran gak apa nie, apa naik taxi terus makan di luar juga gak apa kok,” balas Awan dengan menatap Fisha.
“Enggak, di rumahku aja, nanti kita kelamaan Ibu khawatir, kan kita sudah lama pulangnya, meskipun diizinkan sampai malam tapi capek juga haha, besok lagi, gak enak juga sama Ibu Ayah,” jelas Fisha dan Awan pun mengiyakannya pasrah apa kata Fisha.
Mereka pun menyebrang untuk mencari taxi dan melambaikan tangannya ke arah jalan agar taxi terhenti, namun ada mobil melaju cepat ke arah Fisha, Awan yang melihatnya pun dia terkejut.
“Fishaaaa awas Sayaaaang ...!”
“Aaaaaaaaaa,”
--------
Note :
Sesuai janjiku aku kembali lagi nie, gimana? Aku bener sayang kalian kan ... kalian juga harus membalas sayangku dengan menghargaiku, setelah baca senam jempolnya agar tidak kaku, paham kakak-kakak ... 😎
Like, vote dan komen ... 🤗
Mampir juga cerita receh keduaku ...
Pangeran Gayung & Putri Tidur. 😘
__ADS_1
Makasih ... Sayang kalian selalu dan terus, semoga Allah membalas kebaikan kalian semuaaaa unch.💋