
" Kay "
" Iya, ada apa ini "
" Jujur saja semalam aku suruh Hana menggambil ponsel mu, dan tadi aku ajak Hana keluar dari rumah sakit untuk meminta ponselmu, jujur aku khawatir dengan mu karena ponsel itu sudah membuat mu seperti sekarang ini "
" Terus "
" Terus aku ingin tau apa yang sebenarnya terjadi, tapi... "
" Tapi apa? "
" Maaf ponsel mu jatuh di jalan tadi pas aku mau ambil ada mobil di arah yang akan mendekat ke arah ku, lalu aku menghidar karena refleks dan ponselmu pun tertindas mobil hingga rusak "
Rafa berbohong karena sebenarnya dia menyimpan ponsel Mikayla dengan alasan supaya Mikayla tidak lagi berhubungan dengan Alex, Karena Rafa tau semua kebenaran tentang Alex selama ini dan kini sudah ber istri dan memiliki anak maka dari itu Rafa tak ingin Mikayla sakit hati dan harus berbohong kepadanya.
__ADS_1
Mikayla terdiam atas jawaban Rafa
" Kenapa kamu ingin mencampuri urusan pribadiku Raf? aku tak ingin merugikan orang lain atas masalah ku "
" Tidak Kay, bagiku kamu bukan orang lain, kamu orang paling spesial di hatiku yang tak pernah aku ubah selama ini "
" Jangan Raf buang perasaanmu, aku sama sekali tak ada rasa padamu aku hanya menganggap mu teman tak lebih, dan kamu tau aku sudah punya kekasih Alex yang paling aku sayang "
Deg hati Rafa langsung sakit mendengar perkataan Mikayla, namun hati Rafa harus di kuatkan dengan pura-pura tersenyum dihadapan Mikayla.
Mikayla terdiam dia tak bisa menjawab apa-apa, karena Mikayla tau bahwa perkataannya tadi sudah menyakiti diri Rafa namun bagi Mikayla jujur lebih baik dari pada bohong dan menyakiti perasaan orang lain.
" Oiya tunggu sebentar ya Kay aku mau keluar, kamu gak papa kan sendirian disini "
Mikayla menggeleng, bertanda bahwa dia tidak papa dan Rafa pun beranjak dari duduknya yang sedari tadi duduk di pojok ranjang milik Mikayla.
__ADS_1
Rafa memandang dalam diri Mikayla yang kini hanya menunduk lesu tak tau hendak berbuat apa.
Andai kamu milikku Kay ingin rasanya aku memelukmu dan mencium kening mu, semoga tuhan menjawab semua doaku selama ini untuk mendapatkan hatimu. Aminnn... Batin Rafa berdoa dan dia berlalu meninggalkan Mikayla
Hana yang tadi di beri tugas buat siapkan makan malam, kini dia sedang masak di apartemennya. Tak selang beberapa menit masakan ala kadarnya sudah selesai dan dia pun menatanya di atas meja makan dengan rapi.
Hana yang sudah selesai dengan acara menyiapkan makan malamnya, dia pun mendatangi apartemen Mikayla yang dekatnya hanya dua kaki sudah sampai.
" Kayla " Hana berteriak memanggil Mikayla dan itu sudah kebiasaannya.
Hana yang merasa curiga karena tak mendengar ada jawaban dari Mikayla dia pun segera bergegas menuju kamar sahabatnya yang sudah dia tau dimana letaknya.
" Kay " Hana kembali memanggil
" Kayla mana? eh aku lupa disini ada Rafa, sedang apa mereka " pikiran Hana mulai kemana-mana saat mengingat bahwa Mikayla tidak sedang sendiri melainkan ada Rafa di dekatnya
__ADS_1
Bersambung...